HUMAS FIB USU - Pada tanggal 15–17 Oktober 2026 Ketua Program Studi S1 Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Sumatera Utara (USU) berpartisipasi dalam rangkaian Seminar Internasional dan Musyawarah Nasional (Munas) Perkumpulan Program Studi Sejarah se-Indonesia (PPSI) yang diselenggarakan di Universitas Sebelas Maret (UNS), Surakarta, Jawa Tengah.


Rangkaian kegiatan tersebut meliputi seminar internasional ICCuLL 2026, seminar nasional bertema “Sejarah di Era Digital: Mengembangkan Ekosistem yang Inklusif, Adaptif, dan Berkelanjutan”, serta Munas PPSI. Kegiatan ini menjadi forum akademik bagi para pengelola program studi sejarah dan akademisi untuk bertukar gagasan, memperluas wawasan, serta membahas perkembangan kajian sejarah di tengah transformasi digital.


Seminar nasional menyoroti pentingnya pengembangan ekosistem pembelajaran dan kajian sejarah yang inklusif, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta berkelanjutan. Pemanfaatan teknologi digital dalam bidang sejarah diharapkan dapat memperluas akses terhadap sumber sejarah, mendukung dokumentasi dan pelestarian warisan sejarah, serta meningkatkan kualitas pembelajaran dan penelitian.


Dalam Munas PPSI, Dr. Waskito Widi Wardojo, M.A. dari Universitas Sebelas Maret terpilih sebagai Ketua Umum PPSI periode 2026–2028. Sementara itu, susunan kepengurusan PPSI untuk periode tersebut akan dibahas lebih lanjut dalam waktu satu bulan setelah pelaksanaan Munas.


Rangkaian kegiatan juga mencakup kunjungan ke Museum Manusia Purba Sangiran pada 17 Oktober 2026. Kunjungan ini menjadi kesempatan untuk memperkaya wawasan mengenai peninggalan manusia purba, perkembangan kehidupan manusia, serta pentingnya penelitian, dokumentasi, dan pelestarian warisan sejarah dan budaya.


Salah satu capaian penting dalam kegiatan ini adalah penandatanganan dua dokumen kerja sama berupa Implementation Arrangement (IA), masing-masing dengan Perkumpulan Program Studi Sejarah se-Indonesia (PPSI) dan Universitas Sebelas Maret (UNS). Penandatanganan tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat hubungan kelembagaan dan membuka peluang kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, serta pengembangan kajian sejarah.


Keikutsertaan Ketua Program Studi S1 Ilmu Sejarah FIB USU dalam kegiatan ini mencerminkan komitmen FIB USU untuk meningkatkan kualitas pendidikan sejarah melalui penguatan jejaring akademik dan kemitraan antarlembaga. Selain itu, forum ini menjadi ruang untuk mengikuti perkembangan metodologi penelitian sejarah, pemanfaatan teknologi digital, serta upaya pelestarian warisan sejarah dan budaya.


Melalui kegiatan ini, FIB USU diharapkan dapat terus memperluas kolaborasi dengan berbagai perguruan tinggi dan organisasi akademik, sekaligus mendukung pengembangan pendidikan, penelitian, dan pelestarian sejarah Indonesia yang inklusif serta berkelanjutan.