Untuk mengetahui lebih lanjut tentang berbagai opsi Peminatan Program Studi, mengeksplorasi Kurikulum yang tersedia, memahami Peraturan Akademik yang berlaku, mempelajari Prosedur Skripsi, menyesuaikan Jadwal Kuliah dengan kebutuhan Anda, dan memperhitungkan Biaya Studi yang dibutuhkan, memahami Standar Pencapaian yang Diharapkan, Mengevaluasi Capaian Pembelajar. Semua informasi yang Anda butuhkan untuk memulai perjalanan akademik Anda ada di sini.
Kurikulum
Membahas konsep dan urgensi pendidikan Pancasila; bagaimana Pancasila dalam arus sejarah bangsa Indonesia; bagaimana Pancasila menjadi dasar negara Republik Indonesia; mengapa Pancasila menjadi ideologi negara; mengapa Pancasila merupakan sistem filsafat; bagaimana Pancasila menjadi sistem etika; mengapa Pancasila menjadi dasar nilai pengembangan ilmu.
Menguraikan kedudukan dan fungsi bahasa indonesia; bahasa Indonesia baku; mengeksplorasi teks akademik dalam genre makro; menjelajah dunia pustaka; mendesain proposal penelitian dan proposal kegiatan; melaporkan hasil penelitian dan hasil kegiatan; mengaktualisasikan diri melalui artikel ilmiah;
Memperkenalkan kedudukan dan peranan linguistik sebagai ilmu; pembidangan dalam lingusitik; ciri-ciri universal bahasa; konsep-konsep dan analisis dasar dalam fonologi, morfologi, sintakis; dan semantik.
Memberikan pengetahuan dasar tentang hakikat dan fungsi kesusastraan; kedudukan dan peranan sastra sebagai ilmu; pembidangan dalam kesusastraan; hubungan sastra dengan bahasa, dengan kenyataan, dan dengan pembacanya.
Menjelaskan pendekatan fonologi generatif dalam mengkaji sistem bunyi bahasa Indonesia dan praktik penerapannya ke dalam data bunyi bahasa Indonesia.
Memperkenalkan dasar-dasar filologi; sejarah perkembangan filologi; peranan filologi; metodologi penelitian filologi; dan praktik alih aksara dari naskah lama.
Mengemukakan sejarah perkembangan puisi; jenis-jenis puisi; unsur-unsur dalam puisi dan hubungan antar unsur yang membentuknya; fungsi dan hakikat puisi dalam masyarakat lama dan modern.
Membicarakan pengertian dan klasifikasi kamus; sejarah perkamusan; fungsi kamus; metode dan tahapan penyusunan kamus; dan praktik penyusunan kamus yang sederhana.
Menguraikan latar belakang lahirnya kajian linguistik Indonesia; dan menguraikan latar belakang lahirnya sastra Indonesia; periodisasi sastra Indonesia; sastrawan dan karya sastra angkatan Balai Pustaka, Pujangga Baru, Angkatan ‟45, dan Angkatan ‟66.
Mengemukakan sejarah perkembangan folklor; bentuk-bentuk folklor; metode pengumpulan folklor bagi pengarsipan; dan praktik pengumpulan folklor.
Mata kuliah ini memberi pengetahuan, membentuk sikap, kepribadian, keterampilan peserta didik dalam memahami, menghayati, dan mengamalkan nilai-nilai agama yang menyelaraskan penguasaan dalam ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni serta mendorong peserta didik untuk taat menjalankan ajaran agamanya dalam kehidupan sehari-hari dan dalam memberikan layanan dan menjadikan agamanya sebagai landasan etika moral dalam kehidupan pribadi, keluarga, masyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Mengupas agama dan fungsinya dalam kehidupan manusia; allah dalam kepercayaan kristen; manusia menurut ajaran kristen; etika dan pembentukan karakter kristiani; hubungan iman kristiani dengan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni; menciptakan kerukunan antarumat beragama; penjaga ciptaan allah; cara bergaul yang baik.
Menerangkan panggilan hidup manusia menurut kitab suci; relasi manusia dengan diri sendiri, sesama, lingkungan, dan tuhan; agama dan iman dihidupi dalam pluralitas; yesus kristus; gereja dan iman yang memasyarakat.
Membahas bagaimana peran sejarah perkembangan Agama Hindu dalam memberi pembelajaran positif; bagaimana ajaran brahmavidya (teologi) dalam membangun sraddha dan bhakti (iman dan takwa) mahasiswa; bagaimana peran studi veda dalam membangun pemahaman mahasiswa tentang eksistensi veda sebagai kitab suci dan sumber hukum; bagaimana konsep manusia Hindu dalam membangun kepribadian mahasiswa yang berjiwa pemimpin, taat hukum, sehat, kreatif, dan adaptif; bagaimana ajaran susila Hindu dalam membangun moralitas mahasiswa Hindu; bagaimana peran seni keagamaan dalam membentuk kepribadian yang estetis;ran Hindu; bagaimana membangun kerukunan sesuai ajaran Hindu; bagaimana membangun kesadaran mahasiswa sebagai makhluk sosial sesuai ajaran Hindu.
Membahas bagaimana kerangka dan isi kitab suci tipitaka/tripitaka; bagaimana makna dan tujuan hidup manusia yang bersumber dari ajaran buddha; bagaimana peranan hukum universal buddha dalam kehidupan sehari-hari; bagaimana makna ketuhanan yang maha esa dalam ajaran buddha; bagaimana nilai dan norma moral (sila) sebagai landasan dan pola hidup; bagaimana harmoni iptek dan seni dalam kehidupan; bagaimana konsep masyarakat buddha dan konstruksi sikap kerukunan antarumat beragama; bagaimana dinamika budaya dan politik buddha dalam konteks kebangsaan indonesia; bagaimana bhavana membentuk batin bersih manusia berkarakter.
Membahas tujuan hidup dan setelah kehidupan manusia; esensi dan urgensi integrasi keimanan, kepercayaan, kesatyaan, dan kesujudan dalam pembentukan manusia yang berbudi luhur; konsep khonghucu tentang keragaman dalam keberagamaan serta kontribusinya dalam sejarah peradaban dunia; esensi dan urgensi agama dan nilai-nilai spiritual khonghucu, sumber dan implementasi ajaran khonghucu dalam konteks kemodernan dan keindonesiaan; konsep iptek, politik, sosial budaya, ekonomi, lingkungan hidup, dan pendidikan dalam perspektif khonghucu, peran dan fungsi kegiatan mahasiswa khonghucu sebagai pusat pengembangan budaya khonghucu.
Mata kuliah ini belum pernah diajarkan di prodi.
Membahas bagaimana hakikat pendidikan kewarganegaraan dalam mengembangkan kemampuan utuh sarjana atau profesional; bagaimana esensi dan urgensi identitas nasional sebagai salah satu determinan pembangunan bangsa dan karakter; bagaimana urgensi integrasi nasional sebagai salah satu parameter persatuan dan kesatuan bangsa; bagaimana nilai dan norma konstitusional UUD NRI 1945 dan konstitusionalitas ketentuan perundang- undangan di bawah uud; bagaimana harmoni kewajiban dan hak negara dan warga negara dalam demokrasi yang bersumbu pada kedaulatan rakyat dan musyawarah untuk mufakat; bagaimana hakikat, instrumentasi, dan praksis Demokrasi Indonesia berlandaskan Pancasila dan UUD NRI 1945; bagaimana dinamika historis konstitusional, sosial-politik, kultural, serta konteks kontemporer penegakan hukum yang berkeadilan; bagaimana dinamika historis, dan urgensi wawasan nusantara sebagai konsepsi dan pandangan kolektif kebangsaan indonesia dalam konteks pergaulan dunia; bagaimana urgensi dan tantangan ketahanan nasional dan bela negara bagi indonesia dalam membangun komitmen kolektif kebangsaan; menyelenggarakan project citizen untuk mata kuliah pendidikan kewarganegaraan ;
Mata kuliah ini belum pernah diajarkan di prodi.
Memaparkan pendekatan morfologi struktural dalam mengidentifikasi morfem; jenis dan distribusi morfem; proses morfofonemis; derivasi dan infleksi; dan proses morfologis dalam bahasa Indonesia.
Menguraikan sejarah perkembangan prosa Indonesia; bentuk dan jenis prosa; dan unsur-unsur prosa seperti alur, tema, penokohan, dan latar.
Mengetengahkan pendekatan sintaksis struktural dalam tataran frasa, klausa, dan kalimat dalam bahasa Indonesia.
Mengulas pengertian drama; sejarah pertumbuhan drama di Indonesia; jenis drama; kerangka drama; teknik kajian drama; drama sebagai karya sastra; dan drama sebagai seni pertunjukan.
Mengutarakan pengertian dan bentuk apresiasi sastra; langkah-langkah dalam apresiasi sastra; dan praktik mengapresiasi sebuah karya sastra.
Memuat penulisan karya ilmiah, jenis-jenis tulisan, paragraf, cara penegmbangan pokok pikiran dalam pargraf, sistematika penulisan karya ilmiah, tata cara pengutipan dan daftar pustaka, dan keterampilan berbahasa Indonesia.
Membahas teknik kemampuan berkomunikasi dalam berpidato, publik speaking, membawa acara sesuai dengan tempat, waktu, dan jenis acara.
Menjelaskan tentang tradisi lisan yang mengandung nilai-nilai kearifan lokal di dalam bahasa dan sastra.
Membahas tata bahasa, percakapan, dan penulisan yang didasarkan pada teks bahasa Inggris yang berkaitan dengan profesi-profesi tertentu; pemahaman bacaan; kosakata; dan penerjemahan teks-teks yang barkaitan dengan profesi tertentu, seperti kesekretariatan dan periklanan.
Mengulas perkembangan teori linguistik mutakhir seperti teori sistemik fungsional dan teori relasi gramatikal.
Mengulas perkembangan teori-teori sastra mutakhir seperti dekonstruksi, feminisme, dan hermeneutika.
Membahas karya tulis ilmiah bidang buumusan masalah. bahasa dan sastra yang tediri atas penetapan topik, perumusan masalah, penetapan teori, metode, dan mewujudkan hasil tulisan menjadi sebuah artikel ilmiah.
Menjelaskan pendekatan fonologi generatif dalam mengkaji sistem bunyi bahasa Indonesia dan praktik penerapannya ke dalam data bunyi bahasa Indonesia.
Membahas dan menerapkan berbagai pendekatan terhadap puisi Indonesia seperti analisis strata norma, analisis struktural, dan analisis sosial budaya.
Mempelajari metode penyediaan data (misalnya, metode simak dan metode cakap) dan metode pengkajian data (misalnya, metode agih dan metode padan) dalam penelitian bahasa serta berlatih menerapkannya terhadap data bahasa Indonesia.
Membahas pendekatan intrinsik dan ekstrinsik dalam menganalisis karya sastra; metode hermeneutik; sejumlah teknik analisis data; serta berlatih menerapkannya terhadap karya sastra Indonesia.
Membicarakan konsep-konsep dasar morfologi generatif dan penerapan teori morfologi generatif dalam pembentukan kata dan proses morfologis bahasa Indonesia.
Menerangkan dan mempraktikkan pengkajian unsur-unsur instrinsik dan ekstrinsik sebuah prosa Indonesia.
Membicarakan hubungan bahasa dan masyarakat; variasi bahasa; bilingualisme dan diglosia; alih kode dan campur kode; interferensi dan integrasi; serta perubahan pergeseran, dan pemertahanan bahasa.
Membicarakan prinsip-prinsip pendekatan ekstrinsik yang memanfaatkan sosiologi sebagai sumber konsep penunjang.
Membahas perubahan bunyi; tipe-tipe perubahan fonetis; perubahan fonetik dan fonemik, penulisan kaidah; metode perbandingan; metode rekonstruksi; dan metode pengelompokan kata-kata kerabat.
Mata kuliah ini akan mengevaluasi tentang hubungan antar karya-karya sastra dunia, yang meliputi latar belankang lahirnya sastra bandingan, arti beberapa istilah dalam sastra bandingan, teori sastra terjemahan dalam sastra bandingan, analisis sastra terjemahan, ruang lingkup dan aliran dalam sastra bandingan, bidang-bidang kajian, dan mengevaluasi hubungan karya-karya sastra dunia.
Membahas tata bahasa, percakapan, dan penulisan yang didasarkan pada teks bahasa Inggris yang berkaitan dengan profesi-profesi tertentu; pemahaman bacaan; kosakata; dan penerjemahan teks-teks yang barkaitan dengan profesi tertentu, seperti kesekretariatan dan periklanan.
Membahas berbagai jenis seni dan olahraga dan menerapkannya dalam praktik seni tari dan olahraga.
Membahas pengertian filsafat bahasa sebagai alat analisis filsafat dan bahasa sebagai objek filsafat dalam hubungannya dengan perkembangan analisis terhadap bidang filsafat bahasa.
Membahas pengertian filsafat sastra sebagai alat analisis filsafat dan sastra sebagai objek filsafat dalam hubungannya dengan perkembangan analisis terhadap bidang filsafat sastra.
Membicarakan pendekatan semantik struktural dalam mengkaji berbagai jenis makna, perubahan dan perkembangan makna, niali rasa, dan relasi makna dalam bahasa Indonesia.
Menelaah hakikat makna; evolusi bahasa; perubahan bahasa dan kebudayaan; konsep emosi; konsep warna; nama dan gelar; bahasa dan jender; dan berlatih mengkaji berbagai konsep tersebut dengan menggunakan teori makna alamiah metabahasa dan wacana kebudayaan.
Mempelajari tentang hubungan sastra dengan antropologi atau budaya yang tergambar dalam karya sastra, teori-teori antroposastra, seperti citra primordial.
Menerangkan pengertian dialektologi; perkembangan dialektologi; tujuan kajian dialektologi; dialektologi diakronis; deskripsi perbedaan unsur-unsur kebahasaan; pemetaan bahasa; metode dan teknik dalam penelitian dialektologis; dan berlatih mengkaji berbagai dialek bahasa daerah di Sumatera Utara.
Membahas karya-karya sastra etnik yang ada di Sumatera Utara dan melakukan pengkajian terhadap karya-karya sastra etnik tersebut. Menyangkut puisi, prosa, dan drama tradisional.
Membentangkan hubungan bahasa dengan pikiran; psikolinguistik perkembangan, dan pemerolehan bahasa.
Membahas pemakaian sastra oleh anak-anak sesuai dengan perkembangan bahasa, kognitif, pribadi, dan sosial beserta ciri dan implikasinya.
Mengetengahkan pendekatan sintaksis struktural dalam tataran frasa, klausa, dan kalimat dalam bahasa Indonesia.
Menyajikan praktik pementasan drama.
Mata Kuliah ini membahas pokok-pokok bahasan yang meliputu pengertian analisis wacana; persyaratan wacana; pemahaman wacana‟ kohesi dan koherensi wacana; analisis kohesi dan koherensi; referensi dan inferensi; Analisis referensi dan inferensi; peranan konteks dalam wacana; analisis peranan konteks dalam wacana‟; wacana percakapan; analsis wacana percakapan; teori tindak tutur; analisis teori tindak tutur; serta teori skemata dan analisisnya.
Memperkenalkan pendekatan linguistik (seperti pilihan kata, gaya bahasa) sebagai salah satu kemungkinan pendekatan terhadap karya sastra.
Membahas kemampuan berliterasi.
Membahas proses menciptakan sesuatu agar bisa bernilai tambah dalam ekonomi.
Membahas dan mempraktikkan pendekatan semantik generatif dalam mengkaji berbagai jenis makna dalam bahasa Indonesia.
Menyajikan hubungan sastra dengan film, bagaimana karya sastra difilmkan, mengkaji film lewat skenarionya, langkah-langkah pengkajian film.
Membahas hubungan linguistik dengan lingkungan (ekologi), melestarikan kosataka lingkungan yang hampir punah, menjelaskan langkah-langkah pelestarian kosakata lingkungan tersebut.
Membahas hubungan sastra dengan lingkungan (ekologi), melestarikan nilai-nilai sastra lingkungan yang hampir punah, menjelaskan langkah-langkah pelestarian sastra lingkungan tersebut.
Menelaah hakikat makna; evolusi bahasa; perubahan bahasa dan kebudayaan; konsep emosi; konsep warna; nama dan gelar; bahasa dan jender; dan berlatih mengkaji berbagai konsep tersebut dengan menggunakan teori makna alamiah metabahasa dan wacana kebudayaan.
Memperkenalkan pengertian dan konsep estetika; teori keindahan; hubungan estetika dengan sastra; estetika resepsi; estetika sastra post-modernisme, pastiche, parodi, kitsh, camp, skizoprenia.
Menjelaskan konsep dasar tipologi bahasa dan klasifikasi tiopologis, baik pada tataran fonologi, morfologi, sintaksis, maupun semantis.
Memaparkan pengertian dan fungsi kritik sastra; hubungan kritik sastra dengan teori sastra dan sejarah sastra; perbedaan kritik sastra dengan apresiasi sastra; jenis-jenis kritik sastra; dan praktik menulis kritik terhadap sebuah karya sastra.
Menjelaskan proses semiotika, teori-teori tanda/semiotika hubungan semiotika dengan tataran sintaksis, semantik, dan pragmatik semiotika, tanda dengan denotatumnya dalam bahasa.
Menjelaskan proses semiotika, teori-teori tanda/semiotika hubungan semiotika dengan tataran sintaksis, semantik, dan pragmatik semiotika, tanda dengan denotatumnya, tanda dengan identitas, tanda ynag mengecamkan karena ilusi penglihatan, kode-kode, dan model-model semiotika dalam karya sastra.
Membahas masalah kebahasaan, menganalisis dan meneliti tentang kebahasaan tersebut yang digunakan sebagai alat bantu pembuktian di peradilan dan bidang hukum.
Membahas tentang pengertian sastra anak, jenis dan ragam sastra anak, kedudukan sastra anak, cerita anak, cerita anak berupa fantasi dan realistis, komik.
Membahas teknik pembelajaran keterampilan berbahasa Indonesia berbicara, menulis, membaca, dan menyimak bagi penutur asing dan penyiapan modul pembelajaran.
Mempelajari keterampilan dalam pengeditan tulisan atau naskah yang meliputi pemakaian ejaan, struktur kalimat dan paragraf, dan pilihan kata; dan praktik sebagai editor.
Membahas pembelajaran keterampilan berbahasa Indonesia yang terdiri atas berbicara, menulis, membaca, dan menyimak.
Menyajikan praktik presentasi proposal penelitian yang membahas penentuan latar belakang, perumusan masalah, penentuan metode dan teknik penelitian, dan pemilihan teori linguistik.
Menyajikan praktik presentasi proposal, penelitian yang membahas penentuan latar belakang, perumusan masalah, penentuan motode dan teknik penelitian, dan pemilihan teori sastra.
Membahas pembelajaran keterampilan berbahasa Indonesia yang terdiri atas berbicara, menulis, membaca, dan menyimak.
Mempelajari pengertian pragmatik; deiksis; implikatur; praanggapan; pertuturan dan struktur percakapan dan penerapannya ke dalam data bahasa Indonesia.
Menjelaskan berbagai teknik penulisan karya sastra seperti dalam cerpen, novel, puisi, dan skenario.
Mata Kuliah ini mengajarkan agar mahasiswa mampu berpikir, berprilaku sesuai standar etiket, bersikap dana berbahasa yang santun.
Membahas isi teks yang sudah ditrasnlitarasi sesuai dengan teori dan metode dlam fiologi.
Membahas teknik pembelajaran keterampilan berbahasa Indonesia berbicara, menulis, membaca, dan menyimak bagi penutur asing.
Membahas teknik kemampuan berkomunikasi dalam berpidato, publik speaking, membawa acara sesuai dengan tempat, waktu, dan jenis acara.
Membahas konsep dasar jurnalistik; sumber dan jenis berita; metode penyajian berita; penulisan artikel, feature, opini, tajuk rencana; dan praktik jurnalistik.
Menjelaskan cara-cara peliputan berita, mampu menulis berita dengan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Langkah-langkah penulisan berita di media massa.
Membahas penerapan teknik penelitian lapangan pada tahap pengumpulan data, yaitu teknik observasi, wacancara dan teknik lainnya, kemudian penerapkan teknik dan metode analisisnya.
Membahas suatu kegiatan mengatur dan memanfaatkan segala sumber daya yang ada dalam menyelenggara-kan kegiatan yang berhubungan dengan pertunjukan seni tari, seni musik, dan seni teater yang dapat memberi kepuasan dan kesan yang indah serta menyenangkan penonton dan seniman itu sendiri.
Membahas interferensi komputer pada penyusunan kamus digital.
Mempelajari keterampilan dalam pengeditan tulisan atau naskah yang meliputi pemakaian ejaan, struktur kalimat dan paragraf, dan pilihan kata; dan praktik sebagai editor di media masa, penerbit, atau biro layanan kebahasaan.
Membahas keterampilan menulis naskah berita dan praktik kemampuan berbicara sebagai penyiar (pembaca berita, pembawa acara).
Biaya Studi
Capaian Pembelajaran
Sastra Indonesia adalah bidang ilmu yang berkonsentrasi pada bidang bahasa dan sastra. Kedua bidang ini berada di bawah bidang keilmuan linguistik (ilmu bahasa) dan ilmu kesusastraan. Target capaian pembelajaran tersebut mahasiswa diharapkan mampu menganalisis masalah kebahasaan/linguistik Indonesia dan masalah kesusastraan Indonesia. Selain itu, mahasiswa diharapkan juga mampu mentransfer ilmu bahasa dan ilmu sastra; mampu menulis dengan baik; mampu mengimplementasikan teknologi dalam bidang bahasa dan sastra; mampu mengedit tulisan akademis, kreatif, dan bisnis.
| Capaian Pembelajaran | |
| 1 | Mampu berpikir logis, kritis, sistematis, dan inovatif dalam konteks pengembangan atau implementasi ilmu pengetahuan dan teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora yang sesuai dengan ilmu bahasa dan sastra Indonesia. |
| 2 | Mampu menjadi narasumber dalam pentransferan keilmuan bahasa dan sastra Indonesia, baik secara formal maupun informal. |
| 3 | Mampu menghasilkan tulisan akademis, kreatif, dan tulisan yang berkaitan dengan bisnis dalam bahasa Indonesia yang baik dan benar. |
| 4 | Mampu mengkaji implikasi pengembangan atau implementasi ilmu pengetahuan dan teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora dalam bidang bahasa dan sastra Indonesia berdasarkan kaidah, tata cara, dan etika ilmiah dalam rangka menghasilkan solusi, gagasan, desain, atau kritik seni dan menuliskannya dalam bentuk tulisan atau laporan. |
| 5 | Mampu menerapkan kaidah-kaidah dan prinsip-prinsip kebahasaan bahasa Indonesia dalam penyuntingan tulisan akademis, kreatif, dan bisnis. |
| 6 | Mampu bekerja sama dalam tim, mengelola waktu, bertanggung jawab atas pencapaian hasil kerja tim, dan melakukan supervisi serta evaluasi terhadap penyelesaian pekerjaan yang ditugaskan kepadanya dan kepada pekerja yang berada di bawah tanggung jawabnya. |
| 7 | Mampu memelihara dan mengembangkan jaringan kerja sama dengan kolega, sejawat, dan instansi lain berbasis bahasa dan sastra Indonesia. |
| 8 | Mampu berpikir kritis, menganalisis, mengambil keputusan secara tepat dalam konteks penyelesaian masalah di bidang bahasa dan sastra Indonesia, baik dalam konteks akademis, sosial, maupun budaya berdasarkan hasil analisis informasi dan data. |