Mahasiswa FIB USU mendapatkan apresiasi supervisor dan Profesor dari Malaysia dikarenakan dari tahun sebelunya viewer yang di dapat 12 ribu dan pada tahun 2024 ini di saat mahasiswa FIB USU mendapatkan 43 ribu viewer.

facebookinstagram

HUMAS FIB USU - Jumat, 28 Juni 2024, Mahasiswa/i Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Sumatera Utara (USU) telah kembali dari Program Internship Ke Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM). Setelah di sambut oleh Ibu Dekan FIB USU, Mahasiswa/i akan diwawancarai oleh Anita Kartika Pasaribu, S.Sos sebagai Humas di Ruangan Laboratorium Multimedia FIB USU.

Dari hasil wawancara Bersama mahasiswa magang di UKM, Mahasiswa terbagi 5 tempat magang: Bagian pusat kebudayaan bagian produksi, Bagian Jetting publishing house, Bagian penerbit Universiti kebangsaan Malaysia, Bagian perkasa remaja UKM, Bagian Dewan Bahasa dan Pustaka UKM. Mahasiswa menjelaskan pengalaman, tujuan atau skill yang mereka dapat selama magang di UKM, mahasiswa tidak ada keluhan yang tidak mengenakan selama di UKM karna selama di UKM mahasiswa FIB USU sangat antusias dan mendapatkan sambutan hangat selama di Malaysia. Mahasiswa FIB USU mendapatkan pengalaman dan skill yang sangat membantu mereka untuk kedunia kerja yang akan datang. Pengalaman selama mangang sangat berpengaruh ke masa depan mereka. Ilmu yang mereka dapat sangat bermanfaat terutama dalam mengerjakan tugas akhir ataupun dalam pembelajaran.


Tempat magang yang berbeda-beda dapat menjadikan mahasiswa FIB USU menambah skill, seperti di pusat kebudayaan. Pusat kebudayaan merupakan salah satu unit yang bekerja dalam pengembangan budaya kesenian di Universiti Kebangsaan Malaysia. dalam pusat kebudayaan kami menghendel dalam bidang event seperti memberikan beberapa promosi untuk meningkatkan kebudayaan dari luar atau kebudayaan dari Malaysia. Dan juga mahasiwa FIB USU dapat apresiasi dalam pembuatan video sambutan, mahasiswa FIB USU mendapatkan apresiasi supervaiser dan professor dari Malaysia dikarenakan dari tahun sebelunya viewer yang di dapat 12 ribu dan pada tahun 2024 ini di saat mahasiswa FIB USU mendapatkan 43 ribu viewer.


Mahasiswa FIB USU juga di tempatkan magang di salah satu tempat pemasaran yang Dimana mahasiswa FIB USU diberikan workshop untuk mengeluarkan ide tentang workshop dan di desain serta membuat buku panduan Malaysia sendiri. mahasiswa FIB USU salah satu mahasiswa Indonesia yang ada dipenerbit UKM, jadi mahasiswa FIB USU orang pertama mahasiswa Indonesia magang di penerbit UKM. Setelah itu mahasiswa FIB USU tidak hanya membuat menerbitkan buku akademik saja, tapi mahasiswa FIB USU melakukan hari raya sama dengan susasana kekeluargaan. mahasiswa FIB USU juga merasakan kerja sambil belajar selama magang dimalaysia.


Mahasiswa FIB USU juga membuat Konten video yang magang di perkasa remaja. Perkasa remaja merupakan pusat pemerkasaan remaja yang ada di UKM. Pemerkasan remaja berfokus untuk membangun talenta -talenta untuk remaja-remaja Malaysia khususnya golongan menengah kebawah yang ada di Malaysia. Jadi perkasa ini hadir untuk memberikan kesempatan kepada remaja-remaja tersebut untuk mengembangkan Kemahiran mereka ataupun skill-skill mereka. Selain dari itu, mahasiswa FIB USU perwakilan magang diperkasa remaja juga banyak meliput kegiatan-kegiatan yang ada di kantor mahasiswa FIB USU juga ikut serta pembuatan artikel, shoting video dan editing poster dan alhamdulillahnya salah satu artikel yang mahasiswa FIB USU buat berhasil dibuku kan dan akan diuplod dalam perkasa tersebut.


Artikel yang dibuat adalah berbahasa Malaysia dan ada 10 halaman, bukan hanya itu saja perkasa remaja ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa FIB USU untuk mengikuti kelas-kelas canva yang memang berfokus untuk editing canva poster yang nantinya poster ini akan dijual didalam social media seperti IG, Twiter Youtube, Facebook dll.


Mahasiswa FIB USU ditunjuk membacakan puisi, mahasiswa FIB USU tidak menyangka. Sebab salah satu pensyarah dari UKM Dr. Zubir Idris menelpon mahasiswa FIB USU, sayapun heran dari mana Dr. Zubir Idris mendapat nomor saya. Jadi Dr. Zubir menyampaikan kepada saya ”boleh ta awa menyampaikan puisi diacara hari besar puisi” jadi saya merupakan salah satu perwakilan dari Indonesia yang Dimana saya akan membawakan puisi tersebut. Kemudian, karna perbedaan Bahasa melayu dengan Indonesia saya sedikit kesulitan jadi saya berjuang untuk mendapatkan teman dari melayu yang bisa mengajarkan saya puisi. Jadi ada salah satu mahasiswi UKM yang bisa membantu saya. Setelah saya membacakan puisi, banyak professor melayu yang setelah itu membaca puisi jadi bukan saya saja. Saya bersanding Bersama professor dalam membaca puisi.