BAHASA MANADARIN FIB USU - Pada Kamis, 6 Agustus 2026 Program Studi Bahasa Mandarin, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Sumatera Utara (FIB USU), menyelenggarakan kegiatan peluncuran buku Tionghoa Medan: Merajut Kebhinekaan dalam Keharmonisan Berbangsa karya Dr. Mariana Makmur. Kegiatan berlangsung di Gedung Serbaguna Prof. T. Amin Ridwan FIB USU.


Buku tersebut mengangkat tema keberagaman dan harmoni sosial masyarakat Tionghoa di Kota Medan sebagai bagian dari kebhinekaan bangsa Indonesia. Peluncuran buku menjadi ruang akademik untuk memperkenalkan sekaligus mendiseminasikan kajian mengenai bahasa, budaya, sejarah, serta kontribusi masyarakat Tionghoa dalam kehidupan multikultural di Indonesia.


Kegiatan diawali dengan sambutan Ketua Program Studi Bahasa Mandarin FIB USU, Vivi Adryani Nasution, S.S., MTCSOL, dan Dekan FIB USU, Mhd. Pujiono, S.S., M.Hum., Ph.D. Acara juga menghadirkan perwakilan Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok di Medan dalam rangkaian sambutan kegiatan.


Sebagai agenda utama, Dr. Mariana Makmur memaparkan isi dan gagasan utama buku yang diluncurkan. Sementara itu, Dr. Sofyan Tan, Anggota Komisi X DPR RI, hadir sebagai pembahas buku. Diskusi dipandu oleh Julina, B.A., MTCSOL, dosen Program Studi Bahasa Mandarin FIB USU, selaku moderator. Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan dialog dan sesi tanya jawab yang melibatkan peserta dari kalangan dosen dan mahasiswa.


Dalam rangkaian acara, dilakukan pula penyerahan buku dari penulis kepada Ketua Program Studi Bahasa Mandarin FIB USU, Dekan FIB USU, dan Dr. Sofyan Tan. FIB USU turut memberikan plakat sebagai bentuk penghargaan kepada para narasumber.


Kegiatan diikuti oleh dosen dan mahasiswa Program Studi Bahasa Mandarin, civitas akademika FIB USU, serta tamu undangan dari kalangan akademisi, tokoh masyarakat, komunitas Tionghoa Medan, media, dan pemangku kepentingan terkait. Kehadiran berbagai unsur tersebut memperkuat ruang dialog dan pertukaran wawasan mengenai masyarakat Tionghoa serta dinamika kebhinekaan di Kota Medan.


Peluncuran buku ini juga memberikan kontribusi terhadap penguatan wawasan multikultural mahasiswa. Berdasarkan laporan kegiatan, kegiatan tersebut menghasilkan peningkatan wawasan peserta mengenai sejarah, budaya, dan peran masyarakat Tionghoa dalam kebhinekaan bangsa di Kota Medan, sekaligus membuka diskusi akademik yang konstruktif antara penulis, pembahas, dan peserta.


Melalui kegiatan ini, Program Studi Bahasa Mandarin FIB USU menegaskan peran perguruan tinggi sebagai ruang pengembangan pengetahuan sekaligus dialog kebudayaan. Peluncuran buku tidak hanya menjadi sarana memperkenalkan karya akademik, tetapi juga menjadi wadah untuk memperkuat wawasan multikultural dan membangun keharmonisan dalam kebhinekaan bangsa.