Dekan juga berharap IR Songket dapat melakukan Workshop/ Pelatihan kepada para Mahasiswa/I FIB USU supaya Mahasiswa/I juga dapat melakukan mendesain Songket masa kini dan tahap-tahap awal melakukan Tenun Songket.
HUMAS FIB USU - Pada hari Selasa 27 Agustus 2024, Program Studi Sastra Melayu Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Sumatera Utara (USU) melakukan Penandatanganan MoA, IA dan Penyerahan Alat Tenun dan Kuliah umum “Songket Melayu dan Pengembangannya” dengan IR Songket Deli Serdang Sumatera Utara. Yang di hadiri oleh Dr. Tengku Syarfina, S.S., M.Hum selaku penasehat IR Songket Deli Serdang Sumatera Utara, Irfania Ramadhani Lubis, S.Sn CEO IR Songket Deli Serdang Sumatera Utara, Dekan FIB USU Prof. Dr. Dra. T. Thyrhaya Zein M.A, Wakil Dekan I Prof. Dr. Mauly Purba, M.A., Ph.D, Wakil Dekan III Mhd. Pujiono M.Hum., Ph.D, Kasubbag Bagian Penelitian, Pengabdian Masyarakat dan Kerjasama Ibu Adry Wiyanni Ridwan, S.S, Kaprodi Program Studi Sastra Melayu Dra. Mardiah Mawar Kembaren, M.A., Ph.D, Sekretaris, Bapak/Ibu Dosen Program Studi Sastra Melayu dan Mahasiswa/I Program Studi Sastra Melayu FIB USU di Ruang Rapat FIB USU.

Dalam kegiatan ini Dekan FIB USU Prof. Dr. Dra. T. Thyrhaya Zein M.A, menyampaikan kata sambutan kita sangat bersyukur dalam pengabdian Masyarakat salah satu dosen FIB USU yang memiliki Outpud MBKM itu mendapatkan satu alat Tenun yang di sumbangkan ke Program Studi Sastra Melayu FIB USU dan diharapkan alat Tenun akan menjadi alat praktek yang akan digunakan oleh Mahasiswa/I.
Dekan berharap para Mahasiswa/I yang telah mengambil mata kuliah berkait dengan seni budaya melayu dapat melakukan magang di IR Songket sehingga dapat di rekognisi.
Dekan juga berharap IR Songket dapat melakukan Workshop/ Pelatihan kepada para Mahasiswa/I FIB USU supaya Mahasiswa/I juga dapat melakukan mendesain Songket masa kini dan tahap-tahap awal melakukan Tenun Songket. Kita ketahui, dulu Songket digunakan oleh para Bangsawan dengan Benang Emas dimasakini sudah dilakukan inovasi dengan melakukan penenunan dengan benang yang lebih nyaman dipakai untuk sehari-hari.
CEO IR Songket Deli Serdang Sumatera Utara Irfania Ramadhani Lubis menyampaikan Sejarah berdirinya IR Songket yang dimana dari hasil temuan, Medan belum memiliki Songket Melayu Deli. Menurut Sejarah Kota Medan memiliki Sultan Deli yang memakai Songket, maka dari itu
“saya merevitalisasi Songket tersebut dengan Songket Melayu, pada tahun 2014 saya memunculkan Motif baru yaitu Motif Tembakau Deli”. Tutur Irfania
Salah satu tujuannya supaya Masyarakat lebih familiar dengan Songket, Songket Melayu Medan itu ada dan Masyarakat juga mengetahui bahwa dulu Songket kesultanan memiliki warna-warna tertentu seperti Kuning, Hijau dan Merah. Pada jaman sekarang sudah sesuai dengan masa kekinian yaitu Biru, Pink, Hijau dan IR Songket juga sudah bisa menerima pesanan sesuai keinginan Customer seperti pemilihan warna dan motif.
“Alhamdulillah sampai sekarang songket itu berkembang dan dijalankan oleh anak saya, saya hanya sebagai Konsultannya. Semoga Mahasiswa/I FIB USU dapat memahami Songket dan tertarik untuk Tenun Songket.” Tutur T. Syarfina
.jpg)
Semoga Songket ini akan terus berkembang, dan menjadikan anak-anak muda tertarik dalam mengembangkan Songket.
Dilanjut Kuliah Umum tentang IR Songket