Bahasa Mandarin - Program Studi Bahasa Mandarin Universitas Sumatera Utara (USU) bekerja sama dengan Himpunan Mahasiswa Bahasa Mandarin (HUASHAN) sukses menyelenggarakan Art and Fundraising Exhibition (藝術與捐血活動) pada Kamis, 26 Juni 2025. Mengusung pesan “Satu ruang, dua makna: Keindahan karya seni bertemu hangatnya aksi kemanusiaan”, kegiatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menyalurkan kreativitas sekaligus memperkuat kepedulian terhadap sesama.


Kegiatan tersebut memadukan ekspresi seni dan budaya dengan aksi sosial dalam satu ruang kegiatan. Melalui konsep tersebut, mahasiswa tidak hanya diberikan kesempatan untuk menampilkan karya dan bakat seni, tetapi juga didorong untuk berkontribusi secara langsung dalam kegiatan kemanusiaan.


Salah satu rangkaian utama kegiatan adalah pameran seni visual dan lukisan. Galeri menampilkan berbagai karya mahasiswa yang mengangkat tema kebudayaan Tiongkok. Karya-karya tersebut tidak hanya menonjolkan nilai estetika, tetapi juga merepresentasikan berbagai makna filosofis dan perspektif mahasiswa terhadap seni dan budaya Tiongkok.


Selain pameran visual, pengunjung juga disuguhkan dengan berbagai pertunjukan seni dan budaya, mulai dari tari kreasi dengan balutan busana tradisional, pertunjukan alat musik daerah, hingga peragaan busana khas Tiongkok seperti Cheongsam dan Hanfu. Beragam penampilan tersebut menciptakan suasana yang semarak sekaligus menjadi sarana bagi mahasiswa untuk memperkenalkan kekayaan seni dan budaya kepada masyarakat.


Tidak hanya berorientasi pada seni, kegiatan ini juga menghadirkan aksi donor darah dan penggalangan dana sebagai bagian dari kepedulian sosial. Bekerja sama dengan lembaga sosial, mahasiswa dan pengunjung diberikan kesempatan untuk berpartisipasi dalam aksi donor darah guna membantu masyarakat yang membutuhkan.


Tingginya antusiasme mahasiswa dan pengunjung terlihat dari partisipasi yang memenuhi area pameran maupun stan donor darah. Hal tersebut menunjukkan bahwa kegiatan seni dapat menjadi ruang yang efektif untuk membangun kepedulian, solidaritas, dan semangat berbagi di kalangan mahasiswa dan masyarakat.


Melalui Art and Fundraising Exhibition, mahasiswa Program Studi Bahasa Mandarin USU tidak hanya menunjukkan kreativitas dan apresiasi terhadap seni serta kebudayaan Tiongkok, tetapi juga mengimplementasikan nilai-nilai kemanusiaan dalam kehidupan sosial. Kegiatan ini menjadi contoh bahwa pendidikan seni dan kebudayaan dapat berjalan beriringan dengan penguatan karakter serta kepedulian terhadap masyarakat.


Penyelenggaraan kegiatan tersebut diharapkan dapat terus mendorong mahasiswa untuk aktif berkontribusi melalui kegiatan kreatif dan sosial, sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam membangun generasi muda yang kreatif, berbudaya, peduli, dan memiliki tanggung jawab sosial.