Terdapat juga lomba-lomba umum seperti lomba mewarnai, dance, cover lagu, pidato dan lainnya. Lalu, terdapat juga lomba daring seperti storytelling dalam bahasa Mandarin. Lomba-lomba tersebut diikuti oleh lebih dari 200 peserta dari berbagai daerah. Selain itu terdapat juga acara seperti lokakarya masakan Tiongkok, seminar oleh perwakilan Konsulat Jenderal Tiongkok, serta acara nonton bareng bertemakan sejarah Tionghoa Medan.
HUMAS FIB USU - Pada tanggal 9 dan 10 November 2023, Program Studi Bahasa Mandarin Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Sumatera Utara (USU) mengadakan Kongres Nasional Kebudayaan Tiongkok ke-1, yang merupakan lanjutan dari Festival Kebudayaan Tiongkok yang digelar di lingkungan FIB USU. Festival Kebudayaan Tiongkok ini diawali dengan kata sambutan dari Ketua Program Studi Bahasa Mandarin Niza Ayuningtias, S.S., MTCSOL., Dekan FIB USU Prof. Dr. Dra. T. Thyrhaya Zein, M.A., perwakilan Konsulat Jenderal Tiongkok Xu Chunjuan dan pemukulan gong oleh perwakilan Rektor Universitas Sumatera Utara, Dr. Joiverdia Arifiyanto, S.H., M.H., menandai dibukanya acara ini.

Terdapat juga lomba-lomba umum seperti lomba mewarnai, dance, cover lagu, pidato dan lainnya. Lalu, terdapat juga lomba daring seperti storytelling dalam bahasa Mandarin. Lomba-lomba tersebut diikuti oleh lebih dari 200 peserta dari berbagai daerah. Selain itu terdapat juga acara seperti lokakarya masakan Tiongkok, seminar oleh perwakilan Konsulat Jenderal Tiongkok, serta acara nonton bareng bertemakan sejarah Tionghoa Medan.
Acara ini merupakan wujud karya oleh Program Studi Bahasa Mandarin yang tiap tahun diadakan. "Tahun ini sudah memasuki tahun ke-8, ya, dan kegiatan ini merupakan sarana memperkenalkan kebudayaan Tiongkok, dan sebagai wadah untuk mengembangkan potensi diri", ucap Niza Ayuningtias, S.S., MTCSOL., Ketua Program Studi Bahasa Mandarin.
Acara kongres ini juga menampilkan bermacam penampilan, seperti Tari Selendang Tiongkok, Barongsai, Musik Guzheng, Tari Kipas Tiongkok, dan lainnya. Selain itu tampak juga stan-stan bazaar kuliner di tempat. Ketua Program Studi Bahasa Mandarin tersebut berharap bahwa tahun selanjutnya, acara ini akan makin sukses dan makin meriah.
