HUMAS FIB USU - Pada Jumat 10 Juli 2026 – Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Sumatera Utara (USU) menyelenggarakan Workshop Koordinasi dan Harmonisasi Kinerja Lintas Unit Berbasis Indikator Kinerja Utama (IKU) dan Indikator Kinerja Pendukung (IKP) di Gedung Serbaguna T. Amin Ridwan FIB USU. Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk memperkuat sinergi antarunit dalam mendukung pencapaian target kinerja fakultas dan universitas.

Workshop dibuka oleh Wakil Dekan Bidang Pendidikan, Kemahasiswaan, dan Kealumnian Fakultas Ilmu Budaya USU serta dihadiri oleh pimpinan fakultas, ketua dan sekretaris program studi, kepala tata usaha, kepala subbagian, serta tenaga kependidikan di lingkungan Fakultas Ilmu Budaya USU. Kegiatan ini juga menghadirkan Ishbir Mujahid Adha, S.E., M.Si., Manajer Pengendalian, Evaluasi, dan Pelaporan Program Direktorat Perencanaan, Pengembangan, dan Evaluasi Program Universitas Sumatera Utara sebagai narasumber.

Dalam pemaparannya, narasumber menekankan bahwa Indikator Kinerja Utama (IKU) bukan sekadar instrumen administratif, melainkan tolok ukur yang berorientasi pada dampak nyata bagi mahasiswa, dunia kerja, masyarakat, industri, dan negara. Setiap capaian kinerja harus didukung oleh data, dokumen, sistem, serta bukti implementasi yang valid sehingga mampu menjadi dasar evaluasi dan pengambilan kebijakan secara berkelanjutan.

Materi workshop juga membahas strategi harmonisasi pelaksanaan IKU dan IKP di tingkat universitas, fakultas, hingga program studi. Peserta memperoleh pemahaman mengenai peran masing-masing satuan kerja dalam mendukung pencapaian target universitas melalui penguatan tata kelola, peningkatan mutu akademik, riset, kerja sama, publikasi internasional, keterlibatan dalam Sustainable Development Goals (SDGs), serta pengembangan sumber daya manusia.

Sesi diskusi berlangsung interaktif dengan membahas berbagai tantangan dalam pelaporan dan pencapaian indikator kinerja. Melalui forum ini, peserta menyampaikan berbagai masukan mengenai mekanisme koordinasi, validasi data, serta penguatan kolaborasi antarunit agar pelaksanaan program kerja berjalan lebih efektif dan terintegrasi.

Sebagai tindak lanjut, workshop menghasilkan beberapa rekomendasi, antara lain mengintegrasikan pembahasan capaian IKP ke dalam rapat rutin program studi, membentuk grup komunikasi khusus bagi operator program studi dan staf penjaminan mutu fakultas, serta melakukan verifikasi silang terhadap data sebelum disampaikan ke tingkat universitas guna meminimalkan kesalahan dan meningkatkan kualitas pelaporan.

Melalui penyelenggaraan workshop ini, Fakultas Ilmu Budaya USU menegaskan komitmennya untuk terus membangun budaya kerja yang kolaboratif, akuntabel, dan berbasis data dalam mendukung pencapaian Indikator Kinerja Utama dan Indikator Kinerja Pendukung. Sinergi yang terbangun diharapkan mampu meningkatkan kualitas tata kelola, efektivitas pelaksanaan program, serta mendukung terwujudnya visi Universitas Sumatera Utara sebagai perguruan tinggi berdaya saing global.