HUMAS FIB USU - Senin, 10 Agustus 2026 Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sumatera Utara (FIB USU) menjajaki peluang kolaborasi dengan Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI) dalam upaya mendorong pelestarian dan pengembangan Aksara Nusantara melalui pemanfaatan teknologi digital.


Rencana kolaborasi tersebut disampaikan PANDI melalui surat permohonan audiensi kepada Dekan FIB USU pada 10 Agustus 2026. Audiensi diharapkan menjadi ruang untuk menyampaikan konsep, tujuan, serta rencana pelaksanaan Lomba Menulis Dongeng Anak Menggunakan Aksara Nusantara di Ruang Digital.


Kegiatan lomba tersebut dirancang sebagai salah satu upaya untuk memperkenalkan kekayaan aksara Nusantara kepada anak-anak secara kreatif dan kontekstual. Selain itu, kegiatan ini mendorong pemanfaatan teknologi digital sebagai media pelestarian budaya sekaligus penguatan literasi generasi muda.


Dalam penjajakan kerja sama tersebut, FIB USU memiliki peran strategis dalam memberikan dukungan dari aspek kebahasaan, kebudayaan, dan pelestarian aksara Nusantara. PANDI berharap keterlibatan FIB USU dapat memperkuat nilai akademik dalam upaya memperkenalkan aksara Nusantara kepada generasi muda serta mengembangkan pemanfaatannya di era digital.


Selain membahas rencana lomba, PANDI juga bermaksud menjajaki dukungan Universitas Sumatera Utara terkait penggunaan nama Universitas Sumatera Utara sebagai nama penghargaan bagi Juara 1 pada Lomba Aksara Batak. Hal ini menjadi bagian dari upaya membangun sinergi antara institusi pendidikan tinggi dan PANDI dalam memperkuat ekosistem pelestarian aksara Nusantara di ruang digital.


Melalui kolaborasi tersebut, pengembangan aksara Nusantara tidak hanya ditempatkan sebagai bagian dari pelestarian warisan budaya, tetapi juga diarahkan agar dapat terus hidup dan berkembang melalui medium digital. Pendekatan ini membuka ruang bagi generasi muda untuk mengenal, menggunakan, dan mengembangkan aksara daerah secara kreatif sesuai dengan perkembangan teknologi.


Dengan sinergi antara keilmuan kebudayaan dan kebahasaan yang dimiliki FIB USU serta kompetensi PANDI dalam pengembangan ekosistem internet Indonesia, kolaborasi ini diharapkan dapat menghadirkan pendekatan yang inovatif dalam memperkenalkan Aksara Nusantara kepada generasi muda.


Upaya tersebut sekaligus menegaskan pentingnya menjaga keberlanjutan warisan budaya di tengah perkembangan teknologi, sehingga Aksara Nusantara tidak hanya menjadi bagian dari sejarah, tetapi juga memiliki ruang untuk terus digunakan dan berkembang di era digital.