Untuk mengetahui lebih lanjut tentang berbagai opsi Peminatan Program Studi, mengeksplorasi Kurikulum yang tersedia, memahami Peraturan Akademik yang berlaku, mempelajari Prosedur Skripsi, menyesuaikan Jadwal Kuliah dengan kebutuhan Anda, dan memperhitungkan Biaya Studi yang dibutuhkan, memahami Standar Pencapaian yang Diharapkan, Mengevaluasi Capaian Pembelajar. Semua informasi yang Anda butuhkan untuk memulai perjalanan akademik Anda ada di sini.
Kurikulum
Mempelajari hak dan kewajiban warga negara, pendidikan bela negara, demokrasi indonesia. Hak azasi manusia, wawasan nusantara, ketahanan nasional, politik, dan strategi nasional.
Menguraikan sejarah perkembangan Bahasa Indonesia, ragam bahasa indonesia. EYD, kata bentukan dan frase, kalimat efektif, penggabungan kalimat, dan pilihan kalimat.
Memaparkan pendekatan morfologi struktural dalam mengidentifikasi morfem, jenis dan distribusi morfem, proses morfofonemis, derivasi, dan proses morfologis dalam bahasa Melayu.
Memaparkan pendekatan morfologi struktural dalam mengidentifikasi morfem, jenis dan distribusi morfem, proses morfofonemis, derivasi, dan proses morfologis dalam bahasa Melayu.
Memperkenalkan teori-teori yang terdapat dalam berbagai aliran linguisitk.
Memberikan pengengetahuan dasar tentang hakikat dan fungsi kesusastraan, kedudukan, dan peranan sastra sebagai ilmu, pembidangan dalam kesusasatraan dan hubungan sastra dengan bahasa, dengan kenyataan dan dengan pembacanya.
Membahas aksara arab Melayu dalam berbagai naskah lama.
Kesusastraan Melayu dari sejarah awal dan perkembangannya dari zaman ke zaman
Membahas praktik berbahasa Melayu dalam berbagai konteks, situasi, khususnya pada pelaksanaan upacara adat Melayu.
Menerangkan konsep dan teori sastra Melayu Islam dan hubungannya dengan nilai serta norma-norma kehidupan bermasyarakat.
Membahas iman, kitabullah, sunah dan Al-Hadits, rasul, nabi Muhammad, aliran-aliran ilmu kalam,akunul Islam, zakat, serta haji dan aspek-aspeknya
Menghapus masalah iman dan ilmu pengetahuan, pengharapan kristen, alkitab, manusia dan unsur-unsurnya. Tuhan, apologi, hukum taurat, injil, dan gereja.
Menerangkan sejarah agama, metode kritis historis, musa dan penyebaran mau laut merah, prinsip sosial mansia, disclosure dan sejarah struktur gereja Khatolik, kelemahan agama kodrati, magisterium dan morlitas, dan sejarah kesematan.
Mata kuliah ini belum pernah diajarkan di Program Studi Sarjana Sastra Melayu.
Mata kuliah ini belum pernah diajarkan di Program Studi Sarjana Sastra Melayu.
Mata kuliah ini belum pernah diajarkan di Program Studi Sarjana Sastra Melayu.
Mempelajari hak dan kewajiban warga negara, pendidikan bela negara, demokrasi indonesia. Hak azasi manusia, wawasan nusantara, ketahanan nasional, politik, dan strategi nasional.
Mengembangkan cara berpikir mahasiswa secara kritis dan matematis melalui masalah-masalah yang terkait dengan bidang sosial humaniora.
Mengulas perkembangan teori-teori sastra mutakhir seperti dekonstruksi, feminisme, dan hermeneutika.
Menyajikan penulisan aksara arab Melayu.
Setelah menyelesaikan seluruh mata kuliah ini, mahasiswa Program Studi Sarjana Sastra Melayu mampu memahami seluk beluk sejarah kebudayaan Melayu.
Setelah menyelesaikan seluruh mata kuliah ini, mahasiswa Program Studi Sarjana Sastra Melayu mampu memahami seluk beluk Folklor Melayu.
Setelah menyelesaikan seluruh mata kuliah ini, mahasiswa Program Studi Sarjana Sastra Melayu semester I mampu menjelaskan Sejarah Etnik dari sejarah awal dan perkembangannya dari waktu ke waktu dan mampu mengidentifikasi berbagai identitas etnis pada umumnya dan Melayu pada khususnya. Dengan demikian mahasiswa dapat menjadi seorang yang memahami dan menguasai informasi mengenai sejarah etnik pada umumnya dan sejarah etnik Melayu pada khususnya.
Mahasiswa dapat memahami, mengetahui dan menjelaskan, baik itu konsep, teori dan implementasi yang berkaitan dengan Ilmu Budaya, Kasus-kasus Ilmu Kebudayaan yang terjadi di dalam karya sastra maupun di sekitar masyarakat Melayu, khususnya pada masyarakat Melayu Sumatera Utara sehingga dapat memberi solusi atas berbagai permasalahan yang berkaitan dengan Kebudayaan.
Mahasiswa mampu menerapkan tunjuk ajar Melayu yang terdapat di dalam teks sastra sebagai falsafah hidup sehingga dapat diterapkan pada kehidupan sehari-hari.
Mempelajari sejarah Kesultanan Melayu yang pernah menguasai wilayah Sumatera Timur. Mengetahui fakta sejarah Kesultanan Melayu dengan melakukan observasi ke lapangan.
Membicarakan upacara adat Melayu terutama upacara kelahiran, perkawinan dan upacara ritual lain yang pernah hidup dan berkembang dalam masyarakat Melayu.
Mengetengahkan pendekatan sistaksis struktural dalam tatanan frasa, klausa, dan kalimat bahasa Melayu.
Membicarakan pendekatan semantik struktural dalam mengkaji berbagai jenis makna, perubahan dan perkembangan makna, nilai rasa, dan relasi makna dalam bahasa Melayu.
Membicarakan hasil karya sastra Melayu tradisional dan modern dan membahas latar belakang para pengarang karya sastra tersebut.
Membahas latar belakang lahirnya filsafat (ilmu). Perbedaan filsafat dengan pengetahuan-pengetahuan lain. Kebenaran filosofis, aliran-aliran pemikiran dalam filsafat, hubungan filsafat dengan ilmu pengetahuan, serta fungsi filsafat dalam kehidupan manusia.
Menerangkan pengertian dialektologi, perkembangan dialektologi, tujuan kajian dialektologi, dialektologi diakronis, deskripsi perbedaan unsur-unsur kebahasaan, pemetaan bahasa, metode dan teknik dalam penelitian dialektologi, dan berlatih mengkaji berbagai dialek bahasa daerah di Sumatera Utara.
Memberikan pemahaman tentang bahasa tidak serumpun, memnetukan glos yang akan diperbandingkan, menetapkan prinsip-prinsip analisis kontrastif, tujuan kontrastif, bidang ketatabahasaan yang dibandingkan, dan praktik perbandingan bhasa tidak serumpun.
Memaparkan pendekatan morfologi struktural dalam mengidentifikasi morfem, jenis dan distribusi morfem, proses morfofonemik, infleksi dan proses morfologis dalam bahasa Melayu.
Mengetengahkan teori tanda dalam hubungannya dengan karya sastra dan beberapa model pendekatan karya sastra.
Setelah menyelesaikan seluruh mata kuliah ini, mahasiswa Program Studi Sarjana Sastra Melayu mampu memahami seluk beluk Struktur Masyarakat Melayu
Memperkenalkan dasar-dasar filologi, sejarah perkembangan filologi, peranan filologi, metode penelitian filologi, praktik ahli aksara dari naskah lama.
Membicarakan penelitian, metode, dan teknik, objektifitas dan subjektivitas, induktif dan deduktif, perbedaan teori, paradigma dan pendekatan, penelitian ilmiah dan non ilmiah, penelitian kualitatif dan kuantitatif, penentuan masalah, asumsi dan hipotesis, korpus, data/ sumber data, populasi, sampel, prosedur sampling, metode dan teknik pengumpulan data, metode dan teknik pengkajian data, telaah kepustakaan, sistem perujukan penyusanan daftar pustaka, dan praktek penyusunan draf proposal penelitian.
Mempelajari pengertian pragmatik, deiksis, implikatur, pranggapan, pertuturan, dan struktur percakapan dan penerapan ke dalama data bahasa Melayu.
Menjelaskan berbagai teknik penulisan kreatif seperti dalam cerpen, novel, dan skenario.
Membicarakan pengertian dan klasifikasi kamus, sejarah perkamusan, fungsi dan metode dan tahapan penyusunan kamus, dan praktik penyusunan kamus yang sederhana.
Menguraikan jenis-jenis pertunjukan Melayu dan menejemen seni petunjukan Melayu yang berhubungan dengan teks dan sastra.
Mengemukakan sejarah perkembangan puisi Melayu, jenis-jenis puisi Melayu, unsur-unsur dalam puisi Melayu dan hubungan antar unsur yang membentuknya, fungsi dan hakikat puisi Melayu dalam masyarakat lama dan modern.
Setelah menyelesaikan seluruh mata kuliah ini, mahasiswa Program Studi Sarjana Sastra Melayu semester VI mampu melakukan kritik terhadap karya sastra terutama pada karya sastra Melayu dengan menggunakan teori stilistika. Dengan demikian, mahasiswa mampu menjelaskan, meneliti, dan menerapkan konsep, ruang lingkup, ragam/ jenis, dan kegunaan ilmu stilistika dalam berkomunikasi secara lisan dan melalui tulisan, baik tulisan kreatif, maupun tulisan ilmiah.
Membahas penilaian teks sastra Melayu berdasarkan pertimbangan dan penghakiman nilai baik dan buruk dengan mengacu pada pengertian, fungsi, dan falsafah kritik sastra.
Membicarakan tentang hubungan sastra dan perfilman.
Setelah menyelesaikan seluruh mata kuliah ini, mahasiswa Program Studi Sarjana Sastra Melayu semester I mampu melakukan telaah terhadap karya sastra terutama pada karya sastra drama Melayu dengan menggunakan beberapa pendekatan dan teori sastra. Dengan demikian, mahasiswa mampu mengidentifikasi dan menganalisis serta karya-karya sastra drama Melayu sehingga dapat menjadi seorang yang memahami dan menguasai permasalahan pada karya sastra drama Melayu
Membicarakan pengertian analisis wacana, elemen bahasa dalam wacana, struktur informasi, struktur wacana, wacana sebagai dialog, pengetahuan dalam wacana, dan toeri tindak tutur.
Menerangkan pengertian teks Melayu klasik, sejarah pertumbuhan teks Melayu klasik, dan jenis teks Melayu Klasik.
Menguraikan sejarah perkembangan prosa Melayu, bentuk dan jenis prosa Mlayu, dan unsur-unsur prosa seperti alur, tema, penokohan, dan latar
Mengulas jenis-jenis pantun Melayu, cara berpantun, konteks, penggunaan pantun, dan fungsi pantun dalam masyarakat Melayu
Mempelajari bahasa asing yang berada di daftar mata kuliah MBKM
Mengulas hubungan ocial dengan kebudayaan, makna kebudayaan, norma ocial dan budaya, perubahan dan kebudayaan dan berlatih mengkaji terhadap data ocial Melayu.
Mengulas hubungan sastra dengan kebudayaan, makna kebudayaan, norma sastra dan budaya.
Membentangkan hubungan ocial dengan pikiran, psikolinguistik perkembangan, dan pemerolehan ocial.
Membahas pemakaian sastra oleh anak-anak sesuai dengan perkembangan ocial, kognitif, pribadi, dan ocial beserta ciri-ciri dan implikasinya.
Mengarahkan perubahan bunyi, tipe-tipe perubahan fonetis, perubahan fonetik dan fonemis , penulisan kaidah, metode perbandingan, metode rekontruksi, dan metode pengelompokan kata-kata kerabat.
Mempelajari berbagai mazhab, prinsip, dan metode dalam sastra bandingan.
Membahas megenai gangguan berbahasa pada masyarakat, khususnya Melayu
Mempelajari kasus-kasus yang terjadi pada pergerakan perempuan khususnya pada Melayu/Sastra Melayu dan kesusastraan lainnya
Mempelajari tehnik story telling dan penyampaian cerita dongeng, khususnya dongeng yang berasal dari Melayu
Memperkenalkan alat-alat musik tradisional melayu, menjelaskan fungsi dan cara pemakaian, waktu, pemakaian alat-alat, dan mempelajari tentang tari Melayu, jenis-jenis gerakan dalam tari, tata cara menari, fungsi dan makna tari sebagai wujud Kearifan Lokal Melayu, dan praktik menari.
Membahas mengenai penggunaan bahasa yang berkaitan dengan alam
Mampu menganalisis wacana-wacana kolonialisme yang terdapat di alam Melayu yang memiliki hegemoninya hingga masyaraat pasca kolonial baik dalam teks maupun fenomena budaya
Mendalami hubungan bahasa dan masyarakat, variasi bahasa, bilingualisme dan diglosia, alih kode dan campur kode, inteferensi dan integrasi, perubahan, pergeseran, dan permertahanan bahasa, perencanaan bahasa, dan pembakuan kata-kata kerabat.
Mampu menganalisis keberadaan sastra dalam sosiobudaya masyarakat Melayu dengan mengacu kepada paradigmasosiologi sastra atau sastra sebagai dokumen nilai budaya masyarakat.
Mampu mengidentifikasi bahasa Melayu yang ada di Nusantara dan juga bahasa Melayu yang digunakan oleh kelompok masyarakat minoritas di luar wilayah Nusantara.
Menjelaskan tentang bisnis dan plan, konsep dasar kewirausahaan, hakikat kewirausahaan, model hirarki kewirausahaan, seminar kewirausahaan, dan bisnis plan.
Ada pada panduan MBKM
Mempelajari bahasa asing yang berada di daftar mata kuliah MBKM
Memberikan petunjuk tentang penulisan karya ilmiah mencakup latar belakang masalah, perumusan masalah, penggunaan teori, penentuan metode dan teknik, jenis-jenis seminar, etika dalam seminar, dan mempresentasikan karya ilmiah yang di tulis.
Mempelajri tehnik penulisan dan publikasi karya ilmiah pada jurnal dan media massa
Mempelajari pengarsiapan
Membahas keterampilan menulis naskah berita dan praktik kemampuan berbicara sebagai penyiar (pembaca berita, pembaca acara).
Mempelajari nilai-nilai yang terdapat pada budaya-budaya khusunya Melayu
Mempelajari tata cara retorika Melayu yang baik
Membahas konsep dasar jurnalistik, sumber, dan jenis berita, penulisan artikel, feature, opini, tajuk, rencana, dan praktik jurnalistik.
Mempelajari keterampilan untuk mengahsilkan inovasi yang berasal dari Kebudayaan Melayu
Membahas praktik berbahasa Melayu dalam berbagai konteks, situasi, khususnya pada pelaksanaan upacara adat Melayu.
Memberikan pengetahuan tentang penyusunan GBPP, SAP, SILABUS, pemilihan metode yang tepat, penguasaan kelas, persiapan materi, dan evaluasi.
Menyajikan praktik penyusunan sebuah skripsi dan mempresentaksikan dihadapan dosen penguji.
Menyajikan praktik penyusunan sebuah skripsi dan mempresentasikannya dihadapan dosen penguji.
Jadwal Kuliah
Biaya Studi
Capaian Pembelajaran
Sarjana Sastra Melayu memperoleh keahlian melakukan analisis, implementasi, dan mengembangkan budaya melayu berdasarkan teori sastra.
| Capaian Pembelajaran | |
| 1 | Mampu mengaplikasikan model analisis dan implementasi kajian bahasa, sastra, dan budaya secara umum dan Melayu secara khusus. |
| 2 | Mampu menerapkan konsep bahasa, sastra, dan budaya Melayu baik dari teori sastra maupun dari teori sosial lainnya secara lisan maupun tulisan, secara akademis maupun nonakademis. |
| 3 | Mampu melakukan riset dalam bidang bahasa, sastra, dan budaya Melayu guna memperkaya khazanah ilmu budaya dan sosial. |
| 4 | Mampu menerapkan konsep manajerial dan keterampilan interpersonal, serta tata budaya Melayu dan manajemen produksi seni pertunjukan Melayu guna melestarikan budaya Melayu. |
| 5 | Mampu mengembangkan kepekaan sosial serta kepedulian dengan berkontribusi dalam peningkatan mutu kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara, dan peradaban berdasarkan Pancasila. |
| 6 | Mampu menyajikan alternatif penanganan masalah bahasa, sastra, dan budaya secara umum dan Melayu secara khusus untuk dapat berkontribusi dalam mengambil kebijakan dan keputusan strategis dan ide untuk mendorong perubahan dan inovasi dalam masyarakat Melayu untuk menjaga dan melestarikan budaya |