Profil
Yoe Anto Ginting lahir di Medan, pada tanggal 6 Maret 1963. Menamatkan pendidikan Sekolah Dasar di SD Negeri 6 Medan tamat pada tahun 1972. Setelah itu berturut-turut menimba ilmu di SMP Negeri 3 Medan tamat tahun 1977, SMA Kesatria Medan tamat 1981. Kemudian melanjutkan pendidikan di Universitas Sumatera Utara (USU) tamat tahun 1988, dan meneruskan jenjang Pendidikan Magister di University Sains Malaysia (Pulau Pinang, Malaysia) tamat tahun 2011. Bekerja sebagai staff pengajar di Fakultas Ilmu Budaya USU, Prodi Etnomusikologi sejak tahun 2003-sampai sekarang. Beberapa kali ikut tur tim kesenian Sumut ke Eropah Barat (Belanda, Jerman, dan Francis) pada kurun waktu tahun 2003-2004. Pada tahun 2007 mengikuti Program UEM (United Evangelical Mission) membawa kesenian Sumatera Utara ke Tanzania dan Zanzibar. Beberapa kali mengikuti program IMT-GT ke Malaysia dan Thailand utusan Universitas Sumatera Utara (USU). Beberapa kali menjadi nara sumber pada acara Seni Budaya Karo di TVRI Medan, sekaligus menampilkan Musik dan Tari Tradisional Karo. Yang terakhir pada bulan Oktober tahun 2022 menjadi nara sumber pada program yang sama dengan topik Drama Tari Gundala-Gundala dan Landek Sada Tan. Selanjutnya pada kurun waktu 10 tahun terakhir aktif sebagai aktor dalam berbagai Film Drama Karo, dengan peran sebagai bapak/ayah. Film Drama Karo tersebut saat ini banyak beredar di chanel Youtube. Pada tahun 2018 sebagai pemakalah pada Seminar Pakaian Adat Karo (Rose) di Brastagi, dengan judul makalah Peranan Kain Adat Dalam Seni Pertunjukan Karo. Pada tahun 2019 melakukan kegiatan pengabdian masyarakat : Pelatihan Pembuatan dan Teknik Permainan Alat Musik Gendang Telu Sendalanen Pada Panti Asuhan Kristen GBKP Gelora Kasih, Di Desa Sukamakmur, Kec. Sibolangit, Kab. Deli Serdang. Pada tahun 2022 turut serta sebagai penulis dua untuk buku Menenun Asa : Uis Karo dan Eksistensinya. Kajian koleksi Museum Negeri Provinsi Sumatera Utara. Pada tgl 12 November 2022 mengikuti Seminar Internasional dengan tema Menakar Wacana Ekologi, Religi, dan Edukasi dalam Etnomusikologi di ISI Yogjakarta, serta ikut mengirimkan tulisan dengan judul Drama Tari Gundala yang akan diterbitkan dalam Jurnal ISI Yogjakarta.