Dosen Ilmu Sejarah FIB USU Jadi Pembicara Seminar Internasional di Unhas
BeritaPelepasan Mahasiswa Sastra Melayu untuk Penelitian dan Pengabdian di Desa Pahang
BeritaFIB USU Laksanakan Apel Pagi Perdana Pascapelantikan Pimpinan Baru
27 September 2024
Triko Altanzir
HUMAS FIB USU - Pada hari Jumat, 27 September 2024, Program Studi S2 Penciptaan dan Pengkajian Seni (PPS) Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Sumatera Utara (USU) melaksanakan Workshop Praktis "Strategi Menulis Artikel untuk Jurnal Bereputasi" secara online pada platform Zoom Meeting. Workshop tersebut turut mengundang narasumber dari Universitas Negeri Semarang (UNNES) Dr. Udi Utomo, M.Si. Moderator pada workshop tersebut adalah Dosen S2 PPS FIB USU Prof. Junita Batubara, S.Sn., M.Sn., Ph.D.
Ketua Program Studi S2 PPS Prof. Dr. Ikhwanuddin Nasution M.Si. berharap artikel mahasiswa dapat masuk ke Jurnal Internasional Bereputasi, terutama mahasiswa yang sedang menyusun tugas akhir. Syarat untuk ujian akhir adalah harus mengunggah artikel di jurnal nasional terakreditasi SINTA. Akan jauh lebih baik jika diunggah pada jurnal internasional bereputasi seperti Scopus. "Mudah-mudahan materi yang disampaikan pak Udi dapat diserap oleh para mahasiswa dan beberapa dosen. Harapannya kepada pak Udi dapat memberikan arahan, strategi dan langkah penting untuk masuk ke Jurnal Internasional Bereputasi" tutur Prof. Ikhwanuddin.

Dr. Udi Utomo, M.Si. dalam paparannya menyampaikan peneliti harus memastikan tersedianya data yang lengkap beserta prosedur analisisnya. Sebelum menulis artikel, dicari terlebih dahulu jurnal yang akan menerbitkan artikel tersebut. Dicari terlebih dahulu jurnal yang membahas tentang apa yang akan diteliti, setelah itu baru menyusun artikel. Untuk yang baru memulai menulis artikel untuk Jurnal Internasional Bereputasi, carilah jurnal dengan H-index yang rendah terlebih dahulu. Jurnal-jurnal bereputasi dapat dilihat pada website scimago.
Susun draf artikel berdasarkan temuan penelitian dari referensi awal yang tersedia sesuai dengan panduan. Karena biasanya setiap jurnal memiliki panduan yang berbeda-beda, contohnya ada jurnal yang memiliki batas kata pada abstrak sebanyak 150 kata, ada juga yang 250 kata, dan masih banyak contoh lainnya. Dr. Udi memberikan contoh artikel yang ditolak oleh pihak pengelola jurnal. Pada proses administrasi biasanya dianjurkan untuk revisi jika nama penulis ada huruf besar dan kecil, dan lain sebagainya yang berhubungan dengan panduan penulisan artikel. Setelah selesai pada bagian administrasi baru masuk ke bagian Peer Review. Proses peer review bisa sampai 2 bulan. Artikel dapat ditolak jika peer reviewer menilai abstrak, metode, hipotesis, tabel/gambar, diskusi/pembahasan dan lainnya itu "cacat" (unsound/fundamentally flawed).
Sering sekali terjadi artikel tidak sesuai dengan scope, penulisan komponen, sistematika, tata tulis dan referensi tidak sesuai panduan. Pendahulan harus secara jelas menguraikan latar belakang dan justifikasi artikel oleh penelitian sebelumnya. Metode penelitian memuat deskripsi yang jelas dengan alasan pemilihan desain penelitian. Hasil dan pembahasan sudah memuat what, why, what else, dan recommendation. Simpulan secara singkat dan jelas berisi jawaban atau tujuan permasalahan, simpulan logis berdasarkan fakta yang diperoleh, dan dapat juga mencantumkan implikasi penelitian terhadap ilmu pengetahuan.
Dr. Udi juga mempresentasikan tentang salah satu Jurnal Internasional Bereputasi di UNNES yaitu Harmonia: Journal of Arts and Education. Dokumen artikel pada jurnal tersebut ada di sistem sejak tahun 2000, volume terbit setiap bulan Juni dan Desember, dan jumlah artikel per terbit pada saat ini 17 artikel. Reviewer pada jurnal Harmonia dapat me-reject artikel yang telah disubmit oleh peneliti atau merekomendasikan kepada peneliti bahwa lebih baik ditujukan ke jurnal yang lebih sesuai dengan topik pembahasan artikel peneliti.