home icon
search icon
menu icon

> Berita > Workshop Penulisan Modul Mata Kuliah Prodi Sastra Indonesia FIB USU Menuju Akreditasi Internasional

Workshop Penulisan Modul Mata Kuliah Prodi Sastra Indonesia FIB USU Menuju Akreditasi Internasional

Dipublikasi Pada

23 Februari 2024

Dipublikasi Oleh

Triko Altanzir

Workshop Penulisan Modul Mata Kuliah Prodi Sastra Indonesia FIB USU Menuju Akreditasi Internasional
Thumbnail Workshop Penulisan Modul Mata Kuliah Prodi Sastra Indonesia FIB USU Menuju Akreditasi Internasional

“Kegiatan pelatihan diharapkan mampu membantu para dosen untuk menyusun modul dari mata kuliahnya. Selain menyusun modul, para dosen juga berdiskusi terkait penyusunan RPS OBE yang akan menunjang pembuatan modul,” ujar Dr. Dwi Widayati

 

facebookinstagram

 

Dikutip dari Analisadaily.com, Mempersiapkan akreditasi internasional, Program Studi (Prodi) Sastra Indonesia Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Sumatera Utara (USU) menggelar pelatihan modul mata kuliah kepada para dosen di Prodi Sastra Indonesia. Kegiatan yang digelar selama tiga hari, Rabu-Jumat (21-23/2/2024) di Wisma USU, Berastagi tersebut menghadirkan pemateri Sekretaris LINK-UP USU Ely Hayati Nasution, S.S., M.Si.

 

 

Ketua Program Studi Sastra Indonesia FIB USU, Dr. Dwi Widayati, M.Hum., saat membuka acara mengatakan, kegiatan pelatihan modul ini sejalan dengan persiapan akreditasi internasional yang disesuaikan dengan Akreditasi FIBAA. Karenanya tema yang diangkat dalam pelatihan adalah “Penulisan Modul Mata Kuliah Berbasis OBE: Program Studi Sastra Indonesia FIB USU untuk Akreditasi FIBAA”.

 

“Kegiatan pelatihan diharapkan mampu membantu para dosen untuk menyusun modul dari mata kuliahnya. Selain menyusun modul, para dosen juga berdiskusi terkait penyusunan RPS OBE yang akan menunjang pembuatan modul,” ujar Dr. Dwi Widayati yang pada kesempatan tersebut turut didampingi Sekretaris Prodi Sastra Indonesia FIB USU, Dra. Nurhayati Harahap, M.Hum.

 

Sekretaris LINK-UP USU Ely Hayati Nasution, S.S., M.Si., dalam pemaparan materinya, antara lain menyampaikan terkait dengan tata cara penulisan modul dan mengubah RPS OBE yang tepat sehingga sejalan dengan penyusunan modul. “Untuk outline dan isi dari modul, para dosen bisa menggunakan bantuan aplikasi gratis seperti Canva. Tujuannya adalah untuk memudahkan penyusunan desain modul serta proses asesmen yang diinginkan,” katanya.

 

Pembuatan modul yang baik, imbuhnya, akan membantu para dosen dalam memberikan mata kuliah. Modul yang lengkap juga akan memudahkan mahasiswa dalam menyerap materi yang diajarkan. Dosen-dosen Prodi Sastra Indonesia terlihat begitu antusias mengikuti pelatihan penyusunan modul tersebut, beberapa mata kuliah juga telah disusun RPS OBE-nya dan kemudian dilanjut dengan penyusunan modul serta praktik pembuatan desain melalui aplikasi Canva dan lain sebagainya.

Berita