home icon
search icon
menu icon

> Berita > Seminar Nasional "Isu-Isu Kontemporer Dalam Sejarah Indonesia: Perspektif Interdisipliner"

Seminar Nasional "Isu-Isu Kontemporer Dalam Sejarah Indonesia: Perspektif Interdisipliner"

Dipublikasi Pada

21 Februari 2024

Dipublikasi Oleh

Triko Altanzir

Seminar Nasional "Isu-Isu Kontemporer Dalam Sejarah Indonesia: Perspektif Interdisipliner"
Thumbnail Seminar Nasional "Isu-Isu Kontemporer Dalam Sejarah Indonesia: Perspektif Interdisipliner"

Dengan menghadirkan para pembicara yang ahli di bidangnya masing-masing, seminar ini diharapkan dapat menjadi wadah diskusi yang inspiratif dan informatif bagi para akademisi, peneliti, mahasiswa, dan pemerhati sejarah. Seminar ini juga diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membangun jaringan kerja yang lebih luas antara para ahli dan praktisi di bidang sejarah serta disiplin ilmu terkait lainnya.

 

facebookinstagram

 

HUMAS FIB USU - Pada Rabu, 21 Februari 2024, Dalam upaya untuk memahami dan merespons isu-isu penting yang dihadapi Indonesia saat ini, Program Studi S1 Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Sumatera Utara (USU) dengan bangga menghadirkan Seminar Nasional dengan tema "Isu-Isu Kontemporer Dalam Sejarah Indonesia: Perspektif Interdisipliner". Seminar ini bertujuan untuk mendiskusikan berbagai isu kontemporer dalam konteks sejarah Indonesia, dipandang dari berbagai perspektif disiplin ilmu. Seminar ini menghadirkan para pembicara yang ahli di bidangnya masing-masing, yaitu Prof. Dr. Bambang Purwanto dari Universitas Gadjah Mada, Prof. Dr. Reiza D. Dienaputra, M.Hum. dari Universitas Padjajaran, Mayjend TNI Dr. Pujo Widodo, S.E., S.H., S.T., M.A., MDS, M.Si. (Han) dari Universitas Pertahanan RI, dan Dr. Zaiyardam Zubir, M.Hum. dari Universitas Andalas.

 

 

Seminar Nasional ini secara resmi dibuka oleh Dekan FIB USU yang diwakilkan oleh Wakil Dekan III FIB USU. "Tentunya sebagai Wakil Dekan III dengan tupoksi kerjasama, penelitian, pengabdian dan informasi, maka dengan kegiatan ini saya bekerja sama dengan ketua prodi akan membuat Implementation Arrangement untuk Universitas Padjajaran, Universitas Gadjah Mada dan Universitas Andalas. Besok akan dibuat penandatanganan, kebetulan disini hadir Mayjend TNI Dr. Pujo Widodo, kami akan membuat MoA yang akan menghasilkan IA dengan Universitas Pertahanan Indonesia. Jadi ini memberikan peluang yang cukup besar untuk prodi ilmu Sejarah. IA, MoA dan MoU adalah bagian terpenting dari perguruan tinggi negeri berbadan hukum. Sehingga hal ini harus dilakukan setiap ada kegiatan yang terkait dengan melibatkan para mitra terutama Lembaga-lembaga yang terlibat dalam kegiatan ini". tutur Wakil Dekan III FIB USU.

 

Sejarah dianggap sebagai cermin masa lalu yang memberikan pemahaman tentang perjalanan suatu bangsa dan peradaban. Namun, sejarah juga memiliki keterkaitan yang kuat dengan kondisi kontemporer yang dihadapi saat ini. Dalam konteks Indonesia, pemahaman terhadap sejarah menjadi landasan penting dalam memahami berbagai isu dan tantangan yang dihadapi oleh negara dan masyarakatnya.

 

Dalam upaya untuk mendalami dan merespons isu-isu kontemporer tersebut, kami dengan bangga mempersembahkan Seminar Nasional dengan tema "Isu-Isu Kontemporer Dalam Sejarah Indonesia: Perspektif Interdisipliner." Seminar ini bertujuan untuk menghadirkan wacana-wacana terkini seputar sejarah Indonesia yang dipandang dari berbagai perspektif disiplin ilmu, dengan harapan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif serta solusi yang lebih holistik terhadap isu-isu tersebut.

 

Dengan menghadirkan para pembicara yang ahli di bidangnya masing-masing, seminar ini diharapkan dapat menjadi wadah diskusi yang inspiratif dan informatif bagi para akademisi, peneliti, mahasiswa, dan pemerhati sejarah. Seminar ini juga diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membangun jaringan kerja yang lebih luas antara para ahli dan praktisi di bidang sejarah serta disiplin ilmu terkait lainnya. Para peserta yang diundang untuk bergabung dalam Seminar Nasional ini diharapkan dapat berkontribusi dalam mendukung pemahaman yang lebih mendalam tentang sejarah Indonesia serta isu-isu kontemporer yang tengah dihadapi.

Berita