Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Sumatera Utara (USU) telah menyelenggarakan kuliah tamu bertajuk “Teori Sastra: Kajian Maskulinitas, Sastra Anak dan Remaja, serta Teori Kritis dalam Penelitian Sastra”. Kegiatan ini berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting pada Kamis, 8 Oktober 2026, mulai pukul 10.00 WIB. Kuliah tamu ini digelar untuk memperluas wawasan teoretis sivitas akademika, khususnya mahasiswa, sekaligus mendorong lahirnya penelitian sastra yang lebih beragam dan mutakhir.

Teori sastra menjadi fondasi bagi setiap penelitian sastra yang kritis dan berkelanjutan. Kajian maskulinitas, sastra anak dan remaja, serta teori kritis menawarkan sudut pandang baru dalam membaca teks sastra, terutama untuk melihat konstruksi gender, representasi tokoh muda, dan relasi kuasa yang tersembunyi dalam sebuah karya. Untuk itulah kegiatan ini menghadirkan Prof. Nur Wulan, M.A., Ph.D., Guru Besar bidang Ilmu Kajian Maskulinitas di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Airlangga (UNAIR) Surabaya, sebagai narasumber. Karya akademiknya dikenal luas dalam kajian maskulinitas, terutama mengenai bagaimana konsep kelelakian dan norma sosial dikonstruksikan serta diajarkan kepada generasi muda melalui sastra anak dan remaja. Dalam paparannya, beliau menekankan bahwa maskulinitas bukanlah sesuatu yang bersifat alamiah, melainkan konstruksi sosial yang bentuk idealnya bergantung pada konteks sosial, budaya, politik, dan ekonomi.

Acara dibuka oleh pembawa acara, dilanjutkan dengan sambutan Ketua Program Studi Sastra Indonesia FIB USU, Emma Marsella, S.S.,M.Si. Dalam sambutannya, beliau mengajak para mahasiswa untuk memanfaatkan kesempatan tersebut sebaik-baiknya agar dapat menyerap ilmu sebanyak-banyaknya, sehingga bermanfaat dalam kegiatan perkuliahan. Selanjutnya, Dekan Fakultas Ilmu Budaya USU, Mhd. Pujiono, S.S., M.Hum., Ph.D., menyampaikan sambutan sekaligus membuka kegiatan secara resmi. Setelah sesi foto bersama dan pengenalan profil narasumber serta moderator, Prof. Nur Wulan menyampaikan materi kuliah tamu. Sesi tanya jawab dan diskusi interaktif kemudian dipandu oleh moderator, Dra. Nurhayati Harahap, M.Hum., dosen Program Studi Sastra Indonesia FIB USU. Rangkaian acara berjalan sesuai jadwal dan ditutup pada pukul 12.00 WIB. Sebagai bentuk apresiasi, panitia menyerahkan sertifikat penghargaan kepada narasumber.

Kegiatan ini diikuti oleh dosen dan mahasiswa Program Studi Sastra Indonesia FIB USU, serta peserta dari berbagai instansi. Diskusi berlangsung aktif dan banyak membahas penerapan teori sastra dalam penelitian, sehingga para peserta memperoleh wawasan konseptual sekaligus praktis mengenai kajian maskulinitas, sastra anak dan remaja, serta teori kritis sebagai landasan penelitian sastra.

Penyelenggaraan kuliah tamu ini juga sejalan dengan upaya mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDGs poin 4 tentang Pendidikan Berkualitas dan SDGs poin 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. Pada poin 4, kegiatan ini memperkaya budaya akademik dan meningkatkan mutu keilmuan sivitas akademika di bidang sastra. Pada poin 17, kehadiran narasumber dari Universitas Airlangga mencerminkan kolaborasi antarperguruan tinggi dalam berbagi pengetahuan dan pengalaman akademik. Ke depan, Program Studi Sastra Indonesia FIB USU berharap kegiatan ilmiah serupa terus diselenggarakan untuk memperkuat keahlian akademik serta jejaring kolaborasi di bidang kajian dan penelitian sastra.