Program Studi Sastra Jepang FIB USU Gelar Seminar Nasional 2022

“Jepang di Zaman Edo”

Program Studi Sastra Jepang Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sumatera Utara (FIB USU) menyelenggarakan Seminar Nasional Tahun 2022 dengan mengangkat tema “Jepang di Zaman Edo”. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 10 Maret 2022 secara hybrid, bertempat di Ruang Serbaguna FIB USU dan melalui Zoom Meeting. Seminar berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 18.00 WIB.

Mengangkat Sejarah dan Dinamika Jepang pada Zaman Edo

Zaman Edo (1600–1867) merupakan salah satu periode penting dalam sejarah Jepang. Periode ini ditandai dengan kepemimpinan Kesogunan Tokugawa yang berpusat di Edo, yang kini dikenal sebagai Tokyo. Pada masa tersebut berkembang berbagai aspek kehidupan masyarakat Jepang, mulai dari struktur sosial, perdagangan, pendidikan, seni, sastra, hingga kebudayaan.

Seminar ini mengangkat Zaman Edo karena periode tersebut dipandang memiliki peran penting sebagai salah satu landasan bagi perkembangan Jepang menuju negara modern. Pembahasan dalam kegiatan mencakup perkembangan perdagangan, pertanian, pendidikan, pertumbuhan masyarakat perkotaan, serta perkembangan seni seperti ukiyo-e, Kabuki, dan Bunraku. Sistem pendidikan masyarakat juga telah berkembang melalui Terakoya sebelum hadirnya sistem sekolah formal seperti sekarang.

Memperluas Wawasan Pembelajar dan Peneliti Kajian Jepang

Penyelenggaraan seminar bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan referensi mengenai sejarah, pendidikan, budaya, seni, dan sastra Jepang pada zaman Edo. Pengetahuan tersebut diharapkan dapat menambah wawasan para pembelajar, pengajar, peneliti, dan khususnya mahasiswa yang mempelajari sejarah Jepang serta mengembangkan skripsi dan karya ilmiah di bidang ke­jepangan

Selain aspek akademik, kegiatan ini juga diarahkan untuk menjalin kerja sama antarkelompok akademik, khususnya antara Program Studi Sastra Jepang FIB USU dengan program studi yang terkait dengan narasumber. Dengan demikian, seminar tidak hanya menjadi ruang berbagi pengetahuan, tetapi juga menjadi sarana untuk memperluas jejaring kerja sama dalam bidang pendidikan dan kebudayaan Jepang.

Menghadirkan narasumber dari akademisi dan perwakilan Jepang

Seminar Nasional menghadirkan empat pembicara utama, yaitu Prof. Dr. Iriyanto Widisuseno, M.Hum. dari Universitas Diponegoro; Mr. Suzuki Yushi, Deputi Konsul Jenderal Jepang di Medan; Ilma Sawindra Janti, Ph.D. dari Universitas Indonesia; dan Dinda Ranadireksa, M.A., Ph.D. dari Universitas Widyatama. Jalannya seminar dipandu oleh Irwan, M.Si., dosen Program Studi S-1 Sastra Jepang FIB USU.

Diikuti Sekitar 330 Peserta dari Berbagai Universitas

Seminar diikuti sekitar 330 peserta yang berasal dari berbagai universitas di Indonesia, meliputi mahasiswa, pengajar, peneliti, serta pemerhati kajian Jepang. Seminar dibuka oleh Dekan Fakultas Ilmu Budaya USU, Dr. T. Thyrhaya Zein, M.A., secara daring.

Setiap narasumber diberikan waktu selama 30 menit untuk menyampaikan presentasi yang kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan yang disampaikan sehingga sesi utama berlangsung hingga pukul 13.10 WIB sebelum dilanjutkan dengan ISHOMA.

Dilanjutkan dengan Sesi Presentasi Paralel

Setelah sesi utama, kegiatan dilanjutkan dengan sesi paralel pada pukul 14.00 WIB. Para peserta mengikuti sesi sesuai dengan tema makalah yang akan dipresentasikan. Presentasi berjalan hingga kegiatan kemudian ditutup secara resmi.

Seminar juga menjadi ruang bagi pemakalah untuk mempresentasikan karya ilmiah mereka. Laporan mencatat sebanyak 11 orang pemakalah mengikuti sesi paralel. Makalah yang telah dipresentasikan selanjutnya dikumpulkan dan diproses untuk diterbitkan dalam bentuk artikel jurnal pada jurnal terindeks SINTA 3 dan SINTA 4, yaitu KOIZUMI dan KIRYOKU dari Universitas Diponegoro.

Menjadi Ruang Penguatan Kajian Sejarah dan Kebudayaan Jepang

Seminar Nasional Program Studi Sastra Jepang FIB USU Tahun 2022 menjadi salah satu bentuk kegiatan akademik yang mempertemukan berbagai unsur dalam kajian kejepangan. Melalui pembahasan mengenai Zaman Edo, peserta memperoleh kesempatan untuk memahami lebih jauh sejarah, pendidikan, budaya, seni, dan sastra Jepang serta keterkaitannya dengan perkembangan Jepang menuju era modern.

Kegiatan ini sekaligus memperkuat komitmen Program Studi Sastra Jepang FIB USU dalam menyediakan ruang ilmiah bagi mahasiswa, dosen, peneliti, dan pemerhati Jepang untuk bertukar pengetahuan dan gagasan. Antusiasme peserta serta keterlibatan akademisi dan perwakilan Jepang menjadi bagian penting dari terselenggaranya seminar nasional ini.