Mewujudkan komitmen menuju pendidikan berkelas dunia, Program Studi Sastra Batak, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Sumatera Utara kembali menghadirkan kegiatan World Class University dengan tema "Comparative Historical Linguistics". Kegiatan ini menjadi salah satu langkah strategis dalam memperluas wawasan akademik mahasiswa melalui kolaborasi dengan akademisi internasional. Tidak hanya memperkenalkan konsep-konsep linguistik historis komparatif, kegiatan ini juga membuka ruang diskusi mengenai perkembangan bahasa, hubungan kekerabatan antarbahasa, serta pentingnya pelestarian bahasa daerah dalam perspektif global.
Kegiatan yang berlangsung secara daring pada 2–3 Desember 2024 ini diawali dengan sambutan dari Dekan Fakultas Ilmu Budaya USU, Prof. Dr. Dra. T. Thyrhaya Zein, M.A., dan Ketua Program Studi Sastra Batak, Drs. Jekmen Sinulingga, M.Hum. Kuliah menghadirkan William Hesse dari University of Cologne, Jerman, yang membagikan pengetahuan mengenai metode kajian linguistik historis komparatif, rekonstruksi bahasa, serta dinamika perubahan bahasa dari masa ke masa. Antusiasme mahasiswa terlihat melalui diskusi yang aktif, memperkaya pemahaman mereka terhadap perkembangan ilmu kebahasaan dalam konteks internasional.
Melalui penyelenggaraan program ini, Program Studi Sastra Batak terus memperkuat budaya akademik yang terbuka terhadap perkembangan ilmu pengetahuan global tanpa meninggalkan nilai-nilai budaya lokal. Kehadiran narasumber dari universitas luar negeri diharapkan mampu memberikan inspirasi baru bagi mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi akademik, meningkatkan kemampuan berpikir kritis, serta membangun jejaring internasional. Program World Class University menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi lintas negara dapat menjadi jembatan dalam melahirkan generasi yang unggul, berdaya saing, dan tetap berakar pada kekayaan bahasa serta budaya Indonesia.