home icon
search icon
menu icon

> Berita > Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara FIB USU dan FIB Universitas Lancang Kuning (UNILAK)

Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara FIB USU dan FIB Universitas Lancang Kuning (UNILAK)

Dipublikasi Pada

31 Januari 2024

Dipublikasi Oleh

Anita Kartika Pasaribu

Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara FIB USU dan FIB Universitas Lancang Kuning (UNILAK)
Thumbnail Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara FIB USU dan FIB Universitas Lancang Kuning (UNILAK)

"Kami berharap SDM kami juga dapat menjadi Team Teaching, adanya kolaborasi dalam Penelitian serta Pengabdian kepada Masyarakat dan hal-hal yang bisa dilakukan untuk menggalih masalah-masalah fenomenal disekitar kita. FIB USU menurunkan strategi RENSTRA dari USU yaitu TALENTA salah satunya muatan lokal yang perlu diangkat. Kita semua mendukung Indikator Kinerja Utama 1-8, kemudian RENSTRA tahap 2 menuju Internasionalisasi. Tahun 2025 nanti Insya Allah sudah Internasionalisasi." tutur Dekan FIB USU. 

 

 

facebookinstagram

 

HUMAS FIB USU - Pada hari Rabu, 31 Januari 2024 Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Sumatera Utara (USU) melaksanakan kegiatan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan FIB Universitas Lancang Kuning (UNILAK). PKS tersebut berlangsung di Ruang Rapat FIB USU. PKS tersebut dihadiri oleh Dekan FIB USU Prof. Dr. Dra. T. Thyrhaya Zein, M.A, Wakil Dekan 2 Dra. Heristina Dewi, M.Pd, Wakil Dekan 3 Mhd. Pujiono, S.S., M.Hum., Ph.D, seluruh Ketua Program Studi dan Sekretaris Program Studi FIB USU, dan Dekan FIB UNILAK Muhammad Kafrawi, S.S., M.Sn.

 

Dekan FIB USU menyampaikan bahwa FIB USU sudah banyak menjalin kerjasama dengan FIB UNILAK. Hari ini FIB USU akan memperpanjang Kerjasama tersebut. FIB USU memiliki 15 program studi yang terdiri atas 10 Program Studi S-1 Sarjana, 4 Program Studi S2 (Pascasarjana) dan 1 Program Studi S3 (Doktor). FIB UNILAK dan FIB USU memiliki 4 program studi yang sama yaitu Sastra Melayu, Sastra Inggris, Ilmu Perpustakaan, dan Sastra Indonesia. Karena kesamaan program studi tersebut, FIB USU dan FIB UNILAK dapat realisasikan kerjasama dengan baik. Sebagaimana penanda-tanganan ini, FIB USU dan FIB UNILAK dapat bersama-sama mengembangkan pengajaran. Salah satunya dengan cara FIB USU mengundang FIB UNILAK menjadi Teamwork atau Team Teaching pada Program Studi FIB USU. 

 

"Kami berharap SDM kami juga dapat menjadi Team Teaching, adanya kolaborasi dalam Penelitian serta Pengabdian kepada Masyarakat dan hal-hal yang bisa dilakukan untuk menggalih masalah-masalah fenomenal disekitar kita. FIB USU menurunkan strategi RENSTRA dari USU yaitu TALENTA salah satunya muatan lokal yang perlu diangkat. Kita semua mendukung Indikator Kinerja Utama 1-8, kemudian RENSTRA tahap 2 menuju Internasionalisasi. Tahun 2025 nanti Insya Allah sudah Internasionalisasi." tutur Dekan FIB USU. 

 

Dekan FIB UNILAK menyampaikan USU sebagai rujukan bagi UNILAK. FIB UNILAK memiliki Program Studi baru yaitu Program Studi Pendidikan Bahasa Melayu. Hal tersebut dapat terjadi karena di Riau, muatan lokal melayu sangat luar biasa. Sekolah di riau sudah memiliki Mata Pelajaran Budaya Melayu, artinya budaya melayu ingin diterapkan di Universitas. UNILAK memilih USU karena sudah lama dan lebih berpengalaman dari UNILAK. 

 

"Peminat dalam FIB UNILAK juga sudah ada, UNILAK ini harus ada yang menjaga budaya makanya kita mempertahankan budaya. Hanya ada satu Universitas yang masih mempertahankan FIB, adalah UNILAK. Itu salah satu kebanggaan bagi UNILAK yang masih mempertahankan FIB sampai sekarang." tutur Dekan FIB UNILAK.

 

Berita