home icon
search icon
menu icon

> Berita > Pelepasan Mahasiswa Sastra Melayu untuk Penelitian dan Pengabdian di Desa Pahang

Pelepasan Mahasiswa Sastra Melayu untuk Penelitian dan Pengabdian di Desa Pahang

Dipublikasi Pada

11 Mei 2026

Dipublikasi Oleh

Anita Kartika Pasaribu

Pelepasan Mahasiswa Sastra Melayu untuk Penelitian dan Pengabdian di Desa Pahang
Thumbnail Pelepasan Mahasiswa Sastra Melayu untuk Penelitian dan Pengabdian di Desa Pahang

facebookinstagram

50 mahasiswa Program Studi Sastra Melayu FIB USU melaksanakan kegiatan penelitian dan pengabdian bahasa, sastra, dan budaya Melayu di Desa Pahang, Kabupaten Batu Bara, pada 11–14 Mei 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi tridarma perguruan tinggi dalam mendukung pelestarian budaya Melayu serta penguatan kompetensi akademik dan penelitian mahasiswa melalui keterlibatan langsung di masyarakat.


HUMAS FIB USU  - Pada hari, Senin 11 Mei 2026, Program Studi Sastra Melayu Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sumatera Utara bersama Ketua Sekretaris Program Studi Sastra Melayu melepas  keberangkatan 50 mahasiswa Program Studi Sastra Melayu untuk melaksanakan kegiatan penelitian dan pengabdian bahasa, sastra, dan budaya Melayu di Desa Pahang, Kecamatan Talawi, Kabupaten Batu Bara.


Kegiatan yang berlangsung selama empat hari, mulai 11 hingga 14 Mei 2026 ini merupakan bagian dari implementasi tridarma perguruan tinggi, khususnya dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Program ini melibatkan dosen dan mahasiswa Sastra Melayu FIB USU dalam upaya pengembangan, pelestarian, serta pendokumentasian bahasa dan budaya Melayu di tengah masyarakat.


Adapun target dan tujuan kegiatan ini adalah terlaksananya penelitian dan pengabdian dosen Program Studi Sastra Melayu sekaligus melatih mahasiswa sebagai pendamping penelitian guna mengasah kemampuan mereka dalam menulis karya ilmiah. Melalui keterlibatan langsung di lapangan, mahasiswa diharapkan mampu meningkatkan kemampuan akademik, keterampilan penelitian, serta pemahaman terhadap budaya Melayu secara lebih mendalam.


Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana promosi Program Studi Sastra Melayu kepada masyarakat Melayu, khususnya di wilayah Kabupaten Batu Bara. Kehadiran mahasiswa dan dosen di tengah masyarakat diharapkan dapat mempererat hubungan antara institusi pendidikan dengan masyarakat sekaligus memperkenalkan peran dan kontribusi Program Studi Sastra Melayu dalam pelestarian budaya lokal.


Dr. Zulfan S.S., M.Hum. (Wakil Dekan Bidang Pendidikan, kemahasiswaan dan kealumnian FIB USU) menyampaikan harapannya agar seluruh mahasiswa dapat mengikuti kegiatan dengan penuh tanggung jawab, menjaga nama baik institusi, serta memanfaatkan kesempatan ini sebagai pengalaman berharga dalam pengembangan akademik maupun sosial.


Melalui kegiatan penelitian dan pengabdian ini, FIB USU terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pelestarian bahasa, sastra, dan budaya Melayu serta menciptakan lulusan yang unggul, adaptif, dan memiliki kepedulian terhadap masyarakat dan budaya lokal.

Berita