Sebagai upaya melestarikan warisan budaya lokal sekaligus memperkuat identitas generasi muda, Program Studi Sastra Batak, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Sumatera Utara menyelenggarakan Program Pembelajaran Digitalisasi Aksara Batak Simalungun di SMP Negeri 1 Dolok Silau pada Tahun Ajaran 2024/2025. Kegiatan yang berlangsung pada 12 April hingga 3 Mei 2025 ini merupakan bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah dalam menghadirkan pembelajaran budaya yang inovatif, kontekstual, dan selaras dengan perkembangan teknologi digital.

Melalui program ini, siswa diperkenalkan pada sejarah, filosofi, serta kaidah penulisan Aksara Batak Simalungun sebagai salah satu kekayaan budaya yang memiliki nilai historis dan identitas masyarakat Simalungun. Pembelajaran dilaksanakan secara interaktif melalui penyampaian materi, praktik membaca dan menulis aksara, diskusi, serta pemanfaatan media digital sebagai sarana belajar. Pendekatan tersebut memberikan pengalaman belajar yang lebih menarik sekaligus mendorong siswa untuk memahami bahwa pelestarian budaya dapat dilakukan seiring dengan kemajuan teknologi.

Program Pembelajaran Digitalisasi Aksara Batak Simalungun diharapkan menjadi langkah nyata dalam menjaga keberlanjutan warisan budaya di tengah era digital. Tidak hanya meningkatkan pengetahuan siswa mengenai aksara daerah, kegiatan ini juga menumbuhkan rasa bangga, kepedulian, dan tanggung jawab terhadap pelestarian budaya lokal. Dengan mengusung semangat "Sosialisasi Aksara Batak pada Generasi Masa Depan yang Berprestasi, Beradab, dan Berkarakter," Program Studi Sastra Batak FIB USU terus berkomitmen menciptakan generasi yang mampu mengintegrasikan nilai-nilai budaya dengan inovasi teknologi demi menjaga eksistensi Aksara Batak untuk masa depan.