Mahasiswa Program Studi S1 Sastra Jepang Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sumatera Utara (FIB USU) kembali menorehkan prestasi dalam kompetisi bahasa Jepang tingkat nasional. Julia berhasil meraih Juara 1, sedangkan Muhammad Alqi Sihombing meraih Juara 2 dalam Lomba Esai Bahasa Jepang Tingkat Nasional Tahun 2025.
Lomba esai bahasa Jepang tingkat nasional tahun 2025 menjadi ajang bagi mahasiswa pembelajar bahasa Jepang untuk mengembangkan kemampuan berbahasa Jepang melalui penulisan esai. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa tidak hanya dituntut untuk menggunakan bahasa Jepang secara tepat, tetapi juga menyampaikan gagasan secara tertulis melalui karya esai.

Program Studi S1 Sastra Jepang FIB USU mengikutsertakan dua mahasiswa dalam kegiatan tersebut, yaitu Julia dan Muhammad Alqi Sihombing. Keduanya tercatat sebagai mahasiswa Program Studi Sastra Jepang dan mengikuti rangkaian kegiatan lomba serta penganugerahan hadiah pada tingkat nasional.
Rangkaian Lomba Esai Bahasa Jepang dan Penganugerahan Hadiah Lomba Tingkat Nasional Tahun 2025 dilaksanakan pada Sabtu hingga Senin, 15–17 Maret 2025. Kegiatan berlangsung mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai di Gedung Kementerian Perindustrian, Jalan Gatot Subroto Kav. 52–54, Jakarta.
Dalam kompetisi tersebut, Julia berhasil meraih Juara 1, sementara Muhammad Alqi Sihombing meraih Juara 2. Pencapaian keduanya menjadi prestasi yang membanggakan bagi Program Studi S1 Sastra Jepang FIB USU sekaligus menunjukkan kemampuan mahasiswa dalam mengikuti kompetisi bahasa Jepang pada tingkat nasional.

Keikutsertaan Julia dan Muhammad Alqi Sihombing dalam kompetisi tersebut juga memberikan pengalaman akademik dalam mengembangkan kemampuan bahasa Jepang dan keterampilan menyampaikan gagasan melalui tulisan. Prestasi yang diraih menjadi salah satu bentuk pencapaian mahasiswa dalam mengembangkan kompetensi di bidang bahasa Jepang melalui kegiatan kompetitif.
Melalui prestasi tersebut, Program Studi S1 Sastra Jepang FIB USU terus memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan bahasa Jepang melalui berbagai kegiatan akademik dan kompetisi. Keberhasilan Julia dan Muhammad Alqi Sihombing meraih Juara 1 dan Juara 2 di tingkat nasional diharapkan dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus meningkatkan kemampuan dan berpartisipasi dalam berbagai ajang kompetisi bahasa Jepang.
