home icon
search icon
menu icon

> Berita > Kuliah Umum “Sinergi Pendidikan dan Kuliner: Kunci Sukses Menjadi Entrepreneur Multisektor”

Kuliah Umum “Sinergi Pendidikan dan Kuliner: Kunci Sukses Menjadi Entrepreneur Multisektor”

Dipublikasi Pada

26 September 2025

Dipublikasi Oleh

Anita Kartika Pasaribu

Kuliah Umum “Sinergi Pendidikan dan Kuliner: Kunci Sukses Menjadi Entrepreneur Multisektor”
Thumbnail Kuliah Umum “Sinergi Pendidikan dan Kuliner: Kunci Sukses Menjadi Entrepreneur Multisektor”

 

 

 

facebookinstagram

 

 

HUMAS FIB USU - Pada hari Jumat, 26 September 2025 Program Studi Bahasa Mandarin Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sumatera Utara (FIB USU) menyelenggarakan Kuliah Umum dengan tema “Sinergi Pendidikan dan Kuliner: Kunci Sukses Menjadi Entrepreneur Multisektor”. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa, dosen, serta sivitas akademika FIB USU dan dilaksanakan sebagai bagian dari upaya penguatan wawasan kewirausahaan lintas bidang.

 

Kuliah umum ini bertujuan untuk memberikan pemahaman komprehensif kepada mahasiswa mengenai pentingnya sinergi antara latar belakang pendidikan dengan sektor industri kreatif, khususnya bidang kuliner, dalam membangun usaha yang berkelanjutan. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan memperoleh gambaran nyata mengenai peluang dan tantangan menjadi entrepreneur multisektor di tengah perkembangan ekonomi kreatif dan globalisasi.

 

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Ketua prodi yang dalam sambutannya menekankan pentingnya pembekalan kompetensi kewirausahaan bagi mahasiswa, tidak hanya dari aspek teori, tetapi juga dari pengalaman praktis para pelaku usaha. Disampaikan pula bahwa Program Studi Bahasa Mandarin memiliki peran strategis dalam menyiapkan lulusan yang mampu beradaptasi dan bersaing di dunia usaha, khususnya yang berkaitan dengan jejaring internasional dan kerja sama lintas budaya.

 

Pada sesi pemaparan materi, narasumber menyampaikan pengalaman dan strategi dalam mengembangkan usaha yang mengintegrasikan bidang pendidikan dan kuliner. Berbagai aspek dibahas, mulai dari pemanfaatan kompetensi bahasa dan budaya sebagai nilai tambah, inovasi produk dan layanan, hingga pentingnya manajemen, pemasaran, serta pemanfaatan teknologi digital dalam mengelola usaha multisektor. Penyampaian materi dilakukan secara komunikatif dan disertai dengan contoh-contoh praktik kewirausahaan yang relevan dengan kondisi saat ini.

 

Diskusi dan sesi tanya jawab berlangsung interaktif, dengan antusiasme peserta yang tinggi. Mahasiswa aktif mengajukan pertanyaan terkait langkah awal membangun usaha, pengelolaan risiko, serta strategi menjaga keberlanjutan bisnis di tengah persaingan pasar. Melalui dialog ini, peserta memperoleh wawasan dan motivasi untuk mengembangkan potensi diri serta berani merintis usaha sejak dini.

 

Program Studi Bahasa Mandarin FIB USU berharap kuliah umum ini dapat menjadi sarana inspiratif bagi mahasiswa untuk mengembangkan jiwa kewirausahaan, sekaligus memperkuat keterkaitan antara kompetensi akademik dengan kebutuhan dunia kerja dan industri. Kegiatan ini juga diharapkan mampu mendorong lahirnya lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kreatif, inovatif, dan berdaya saing tinggi.

 

Melalui penyelenggaraan Kuliah Umum bertema Sinergi Pendidikan dan Kuliner: Kunci Sukses Menjadi Entrepreneur Multisektor ini, FIB USU menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan soft skills dan hard skills mahasiswa secara seimbang, sebagai bekal menghadapi tantangan dunia kerja dan kewirausahaan di masa depan.
 

 

Berita