home icon
search icon
menu icon

> Berita > Kuliah Umum “Kognisi, Literasi, dan Opera Batak”

Kuliah Umum “Kognisi, Literasi, dan Opera Batak”

Dipublikasi Pada

02 Mei 2025

Dipublikasi Oleh

Anita Kartika Pasaribu

Kuliah Umum “Kognisi, Literasi, dan Opera Batak”
Thumbnail Kuliah Umum “Kognisi, Literasi, dan Opera Batak”

 

 

facebookinstagram

 

 

HUMAS FIB USU - Pada hari Rabu, 2 Mei 2025 Program studi Sastra Batak Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sumatera Utara (FIB USU) menyelenggarakan Kuliah Umum bertajuk “Kognisi, Literasi, dan Opera Batak” sebagai bagian dari upaya penguatan kajian akademik terhadap seni pertunjukan dan budaya lokal, khususnya Opera Batak sebagai warisan budaya masyarakat Sumatera Utara.

 


Kuliah umum ini bertujuan untuk memperluas wawasan sivitas akademika mengenai keterkaitan antara aspek kognisi, literasi, dan seni pertunjukan dalam Opera Batak. Opera Batak tidak hanya dipahami sebagai bentuk hiburan tradisional, tetapi juga sebagai media ekspresi budaya yang merepresentasikan cara berpikir, sistem nilai, serta tradisi lisan dan tulisan masyarakat Batak.

 


Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan bahwa aspek kognisi berperan penting dalam proses penciptaan dan pemaknaan pertunjukan Opera Batak, sementara literasi menjadi sarana transmisi pengetahuan budaya dari satu generasi ke generasi berikutnya. Melalui pendekatan tersebut, Opera Batak dapat dikaji sebagai ruang interaksi antara bahasa, budaya, dan pola pikir masyarakat pendukungnya.

 


Kegiatan ini juga menekankan pentingnya pelestarian dan pengembangan Opera Batak di tengah arus modernisasi dan globalisasi. Pemanfaatan pendekatan akademik yang berbasis kognisi dan literasi diharapkan mampu mendorong inovasi tanpa menghilangkan nilai-nilai tradisional yang melekat pada seni pertunjukan tersebut.

 


Melalui penyelenggaraan kuliah umum ini, FIB USU menegaskan komitmennya dalam mendukung pelestarian budaya lokal melalui kajian ilmiah yang berkelanjutan. Diharapkan, kegiatan ini dapat memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu budaya serta meningkatkan kesadaran generasi muda akan pentingnya menjaga dan mengembangkan warisan budaya daerah.

 

Berita