home icon
search icon
menu icon

> Berita > Kolokium Sastra & Budaya Indonesia-USU & Deakin University Australia

Kolokium Sastra & Budaya Indonesia-USU & Deakin University Australia

Dipublikasi Pada

24 Juni 2025

Dipublikasi Oleh

Anita Kartika Pasaribu

Kolokium Sastra & Budaya Indonesia-USU & Deakin University Australia
Thumbnail Kolokium Sastra & Budaya Indonesia-USU & Deakin University Australia

 

 

facebookinstagram

 

 

HUMAS FIB USU - Pada hari Selasa, 24 Juni 2025, Program Studi Sastra Indonesia Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sumatera Utara (FIB USU), menyelenggarakan Kolokium Sastra dan Budaya Indonesia bekerja sama dengan Deakin University, Australia. Kegiatan ini menjadi wadah akademik strategis untuk memperkuat kerja sama internasional sekaligus memperluas diskursus keilmuan di bidang sastra dan budaya Indonesia dalam perspektif global.

 

Kolokium ini dihadiri oleh dosen, peneliti, mahasiswa, serta akademisi dari FIB USU dan Deakin University. Kehadiran para pemateri dari kedua institusi memberikan ruang dialog ilmiah yang konstruktif terkait perkembangan kajian sastra dan budaya Indonesia, khususnya dalam konteks lintas budaya dan kajian kontemporer.

 

Dekan FIB USU Dalam sambutannya menyampaikan bahwa kolokium ini merupakan bagian dari komitmen FIB USU dalam mendorong internasionalisasi program studi serta peningkatan kualitas akademik melalui kolaborasi dengan perguruan tinggi luar negeri. Kerja sama dengan Deakin University dinilai sebagai langkah strategis untuk memperluas jejaring riset dan pertukaran pengetahuan antara akademisi Indonesia dan Australia.

 

Kolokium Sastra dan Budaya Indonesia ini mengangkat berbagai topik, antara lain dinamika sastra Indonesia modern dan kontemporer, kajian budaya dalam perspektif global, representasi identitas dan budaya lokal dalam karya sastra, serta tantangan dan peluang pengajaran sastra Indonesia di tingkat internasional. Para pemateri memaparkan hasil penelitian dan gagasan akademik yang kemudian didiskusikan secara interaktif bersama peserta.

 

Diskusi yang berlangsung menunjukkan antusiasme tinggi dari para peserta, khususnya mahasiswa Program Studi Sastra Indonesia, yang memperoleh kesempatan untuk berdialog langsung dengan akademisi internasional. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan dapat memperluas wawasan akademik, meningkatkan kemampuan berpikir kritis, serta memahami posisi sastra dan budaya Indonesia dalam konteks kajian global.

 

Kolokium ini juga menjadi sarana penting untuk memperkuat hubungan institusional antara FIB USU dan Deakin University, sekaligus membuka peluang kerja sama lanjutan di bidang penelitian bersama, pertukaran dosen dan mahasiswa, serta penyelenggaraan kegiatan akademik internasional lainnya.

 

Dengan terselenggaranya Kolokium Sastra dan Budaya Indonesia ini, Program Studi Sastra Indonesia FIB USU menegaskan perannya sebagai pusat pengembangan kajian sastra dan budaya yang adaptif terhadap dinamika global, tanpa meninggalkan akar budaya dan identitas nasional. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan serta memperkuat posisi FIB USU di tingkat nasional dan internasional.

 

 

 


 

 

Berita