home icon
search icon
menu icon

> Berita > Bimbingan Teknis Kurikulum Outcome Based Education (OBE) Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Sumatera Utara (USU)

Bimbingan Teknis Kurikulum Outcome Based Education (OBE) Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Sumatera Utara (USU)

Dipublikasi Pada

23 Februari 2024

Dipublikasi Oleh

Triko Altanzir

Bimbingan Teknis Kurikulum Outcome Based Education (OBE) Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Sumatera Utara (USU)
Thumbnail Bimbingan Teknis Kurikulum Outcome Based Education (OBE) Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Sumatera Utara (USU)

"Beberapa prodi yang ada di FIB memiliki kekhasan, yaitu Prodi Etnomusikologi, Prodi Sastra Batak. Kami sangat berharap mendapat pengetahuan dari Prof. I Made Narsa bagaimana mengaitkan profil lulusan dengan kearifan lokal, kebutuhan lokal atau dikaitkan dengan kekhasan prodi. Lancarnya tukar pendapat dalam workshop ini akan sangat tergantung pada pertanyaan-pertanyaan yang mendorong para peserta untuk berfikir lebih mendalam" tutur dekan FIB USU.

 

facebookinstagram

 

HUMAS FIB USU - Pada hari Jumat, 23 Februari 2024, Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Sumatera Utra (USU) melaksanakan Bimbingan Teknis Kurikulum Outcome Based Education (OBE) yang bertempat di Hotel Le Polonia. Bimbingan tersebut dihadiri oleh Dekan FIB USU Prof. Dr. T. Thyrhaya Zein, M.A., Wakil Dekan I Prof. Drs. Mauly Purba, M.A., Ph.D., Ketua dan Sekretaris Program Studi Sastra Batak, Sastra Jepang, Etnomusikologi, Ilmu Sejarah, dan Perpustakaan dan Sains Informasi. Bimbingan tersebut turut mengundang Prof. Dr. I Made Narsa, SE.,M.Si., Ak.,CA. dari Universitas Airlangga sebagai Narasumber.

 

 

Saat ini USU sedang melakukan Transformasi melalui tagline yang digagas oleh Rektor USU Prof. Dr. Murianto Amin, S.Sos., M.Si., yaitu Transformation Towards the Ultimate. USU juga sedang menjalankan Tahap II RENSTRA yaitu USU Menuju Internasionalisasi melalui program-program World Class University (WCU). Disamping itu, USU juga mengejar target Indikator Kinerja Utama (IKU) 1- 8 sebagaimana perguruan tinggi yang lain berjuang di liga Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTNBH). Salah satunya penguatan kurikulum Berbasis OBE.

 

FIB terus berbenah diri dan tetap berusaha melakukan perubahan untuk mencapai target dan hasil yang maksimal. FIB memiliki 10 prodi S1 dan 4 prodi S2 dan 1 prodi S3. Lima prodi yang diantaranya Prodi S1 Sastra Inggris, Sastra Arab, Sastra Indonesia, Bahasa Mandarin, Sastra Melayu telah menyerahkan SER kepada Lembaga Internasional FIBAA yang difasilitasi oleh Badan Penjaminan Mutu (BPM) USU. FIB mempersiapkan diri menuju Akreditasi Internasional, beberapa prodi di lingkungan FIB telah dipilih oleh Badan Penjaminan Mutu Universitas untuk diikutsertakan dalam program akredreditasi internasional.  Untuk itu Badan Penjaminan Mutu USU dan LINK UP USU telah merancang beberapa kegiatan untuk mempersiapkan prodi-prodi di USU menuju akreditasi internasional. 


"Kita ketahui bahwa salah satu komponen penting menuju akreditasi internasional adalah penerapan kurikulum berbasis Outcome Based Education (OBE) yang tepat. Kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan dunia pendidikan dalam menghadapi kecepatan pemanfaatan teknologi dan produksi inovasi. Kita ketahui juga bahwa kurikulum OBE dapat menjembatani kesenjangan antara proses pendidikan di Perguruan Tinggi dengan dunia nyata (dunia kerja)" tutur Dekan FIB USU.

 

Dekan FIB USU berharap pada workshop hari ini, Prof. Dr. I Made Narsa dapat menjelaskan tentang penyusunan profil lulusan/Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) dengan menyesuaikan Sumber Daya Manusia (SDM) dan kemudian bagaimana diturunkan menjadi Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK). Demikian pula dapat mereview kurikulum OBE yang sebelumnya telah dirancang oleh beberapa prodi di lingkungan FIB. 

 

"Beberapa prodi yang ada di FIB memiliki kekhasan, yaitu Prodi Etnomusikologi, Prodi Sastra Batak. Kami sangat berharap mendapat pengetahuan dari Prof. I Made Narsa bagaimana mengaitkan profil lulusan dengan kearifan lokal, kebutuhan lokal atau dikaitkan dengan kekhasan prodi. Lancarnya tukar pendapat dalam workshop ini akan sangat tergantung pada pertanyaan-pertanyaan yang mendorong para peserta untuk berfikir lebih mendalam" tutur dekan FIB USU. 

 

Semoga para ketua dan sekretaris prodi, dosen prodi, serta staf ahli yang hadir di ruang ini antusias untuk melayangkan pertanyaan perihal pengembangan kurikulum berbasis OBE ini dan perkembangan penggalakkan MBKM saat ini.

Berita