home icon
search icon
menu icon

> Berita > AOTAKE MATSURI Tema “IROZUKU SEKAI” arti Dunia yang Penuh Warna

AOTAKE MATSURI Tema “IROZUKU SEKAI” arti Dunia yang Penuh Warna

Dipublikasi Pada

26 Oktober 2024

Dipublikasi Oleh

Anita Kartika Pasaribu

AOTAKE MATSURI Tema “IROZUKU SEKAI” arti Dunia yang Penuh Warna
Thumbnail AOTAKE MATSURI Tema “IROZUKU SEKAI” arti Dunia yang Penuh Warna

 

 

facebookinstagram

 

HUMAS FIB USU - Program Studi Sastra Jepang Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Sumatera Utara (USU) menggelar Kegiatan “AOTAKE MATSURI (Festival Kebudayaan Jepang) 2024” dengan tema “色づく世界 (いろずくせかい)” yang berarti “Dunia yang Penuh Warna” dan dengan sub-tema “To Create a Colorful World In The Future”, yang artinya “Untuk menciptakan dunia yang penuh warna di masa depan” pada tanggal 26 – 27 Oktober 2024 yang di hadiri Oleh Wakil Dekan III FIB Mhd. Pujiono, S.S., M.Hum., Ph.D. Konsulat Jenderal Jepang di Medan Takonai Susumu, Kepala Dinas Pariwisata Medan M.ODI Anggi Batubara,S.S.T.P.,M.M, Kaprodi dan Sekprodi Sastra Jepang , Alumni juga Mahasiswa/I Sastra Jepang di Lingkungan Fakultas Ilmu Budaya USU.

 

 

    Indonesia dan Jepang memiliki sejarah panjang dalam hubungan bilateral yang kuat, baik di bidang ekonomi, pendidikan, maupun budaya. Indonesia dan Jepang telah menjalin kerjasama yang saling menguntungkan di berbagai sektor, hal ini menunjukkan betapa pentingnya hubungan ini bagi perkembangan dan kemajuan masing-masing negara. Salah satu cara untuk mempererat hubungan ini adalah melalui diplomasi budaya yang dapat meningkatkan pengertian dan apresiasi antara kedua negara. 

 


Diplomasi budaya tidak hanya berfungsi sebagai alat untuk memperkenalkan budaya masing-masing, tetapi juga sebagai jembatan untuk membangun ikatan emosional dan intelektual yang lebih dalam. Indonesia telah mengalami peningkatan yang signifikan dalam ketertarikan terhadap budaya Jepang dalam beberapa dekade terakhir. Diantaranya yaitu anime, manga, musik J-Pop, hingga kuliner Jepang seperti sushi dan ramen telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia. 

 


Namun, minat masyarakat terhadap budaya Jepang terhambat oleh kurangnya fasilitas yang mendukung untuk mempelajari budaya tersebut. Oleh karena itu, Festival Kebudayaan Jepang "Aotake Matsuri" hadir untuk merayakan dan memperdalam kecintaan ini dengan menyediakan platform untuk lebih mengenal dan merasakan budaya Jepang secara langsung. Festival ini tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai sarana edukasi yang kaya akan informasi dan pengalaman. Melalui berbagai kegiatan seperti lomba, pameran, pertunjukan kejepangan dan lainnya. 

 


Oleh sebab itu, kami dari Himpunan Mahasiswa Program Studi Sastra Jepang (AOTAKE) bersepakat dan bekerjasama untuk mengadakan Festival Kebudayaan Jepang (AOTAKE MATSURI) USU sebagai upaya untuk memberikan kesempatan kepada mahasiswa/i dan masyarakat umum khususnya yang berada diMedan, untuk mempelajari dan memahami nilai-nilai, tradisi, serta seni budaya Jepang secara langsung. Kegiatan-kegiatan ini dirancang untuk melibatkan peserta secara aktif, sehingga para peserta dapat merasakan dan mengapresiasi kekayaan budaya Jepang dengan cara yang mendalam dan berkesan.
 

Berita