home icon
search icon
menu icon

Linguistik

Program Studi Doktoral (S-3)

Untuk mengetahui lebih lanjut tentang berbagai opsi Peminatan Program Studi, mengeksplorasi Kurikulum yang tersedia, memahami Peraturan Akademik yang berlaku, mempelajari Prosedur Skripsi, menyesuaikan Jadwal Kuliah dengan kebutuhan Anda, dan memperhitungkan Biaya Studi yang dibutuhkan, memahami Standar Pencapaian yang Diharapkan, Mengevaluasi Capaian Pembelajar. Semua informasi yang Anda butuhkan untuk memulai perjalanan akademik Anda ada di sini.

ornament

Peminatan

Berikut adalah daftar peminatan yang terdapat pada Program Studi Doktoral Linguistik | Akademik

Psikolinguistik

Psikolinguistik

Psikolinguistik dalam bidang Linguistik adalah disiplin ilmu yang memfokuskan pada bagaimana manusia memperoleh, memproses, dan menggunakan bahasa dalam pikiran dan tindakan. Peneliti di bidang ini mempelajari mekanisme otak yang terlibat dalam produksi dan pemahaman bahasa, serta menganalisis bagaimana faktor-faktor psikologis seperti persepsi, memori, dan motivasi mempengaruhi bahasa. Salah satu fokus utama dalam psikolinguistik adalah memahami bagaimana bahasa diproses di otak manusia. Ini meliputi penelitian tentang struktur bahasa, sintaksis, dan makna kata. Para peneliti juga memeriksa bagaimana otak memahami dan memproduksi suara bahasa, kata-kata, dan kalimat. Selain itu, mereka mempelajari bagaimana memori bekerja dalam konteks bahasa, baik memori jangka pendek maupun jangka panjang. Perbedaan individu dalam penguasaan bahasa juga menjadi fokus studi psikolinguistik. Hal ini mencakup penelitian tentang perbedaan kognitif dan perkembangan bahasa pada anak-anak, hambatan yang dihadapi dalam penguasaan bahasa, dan bagaimana faktor psikologis mempengaruhi perkembangan bahasa seseorang sepanjang hidup. Tujuan utama dari kelompok ini adalah memahami dan menguji teori dan konsep dalam psikolinguistik. Dengan memahami lebih dalam bagaimana otak manusia memproses bahasa dan bagaimana faktor psikologis mempengaruhi bahasa, diharapkan dapat memberikan wawasan kritis tentang penggunaan bahasa dalam konteks psikologis dan sosial.
Neurolinguistik

Neurolinguistik

Neurolinguistik, sebagai cabang dalam bidang Linguistik, secara khusus memfokuskan penelitiannya pada hubungan antara bahasa dan sistem saraf manusia. Kelompok ini mempelajari bagaimana bahasa diproses di otak, termasuk proses penyimpanan dan pengambilan informasi bahasa dari memori. Fokus utama adalah menganalisis peran area otak yang terlibat dalam pemrosesan bahasa dan bagaimana kerusakan pada area tersebut dapat mempengaruhi kemampuan bahasa seseorang. Salah satu aspek penting adalah memahami mekanisme otak dalam memproses dan memahami bahasa. Ini meliputi pemahaman tentang bagaimana informasi bahasa diubah menjadi sinyal saraf, diterjemahkan, dan dianalisis oleh otak. Para peneliti memeriksa struktur otak yang terlibat dalam bahasa, seperti area Broca dan Wernicke, serta jaringan saraf yang terlibat dalam berbicara, mendengarkan, membaca, dan menulis. Tujuan utama dari kelompok ini adalah memahami hubungan antara bahasa dan sistem saraf manusia dengan mendalam. Selain itu, kelompok ini berupaya memberikan kontribusi yang signifikan dalam pengembangan intervensi dan terapi bagi individu dengan gangguan bahasa atau kerusakan otak. Dengan pemahaman yang lebih baik tentang dasar neurologis dari bahasa, diharapkan akan tercipta metode intervensi yang lebih canggih untuk membantu individu yang mengalami tantangan bahasa.
Semantik-Pragmatik

Semantik-Pragmatik

Semantik-Pragmatik dalam bidang Linguistik adalah fokus utama yang mempelajari makna bahasa, termasuk makna kata dan frasa, serta bagaimana makna tersebut digunakan dalam konteks percakapan dan situasi komunikatif lainnya. Peneliti di kelompok ini menganalisis perbedaan antara makna literal (makna harfiah) dan makna yang tersirat atau disiratkan dalam bahasa, memahami bagaimana konteks sosial, budaya, dan situasional mempengaruhi penggunaan bahasa. Salah satu aspek penting dalam penelitian semantik-pragmatik adalah menganalisis bagaimana bahasa digunakan untuk mempengaruhi perilaku dan pikiran orang lain. Ini mencakup memahami tindak tutur, yaitu bagaimana pernyataan bahasa seperti permintaan, janji, ancaman, dan lainnya mempengaruhi interaksi sosial. Selain itu, penelitian ini melibatkan analisis makna implisit, konvensi bahasa, dan pola-pola komunikasi yang tidak selalu tersurat dalam teks atau percakapan. Selain memahami makna kata dan frasa, kelompok ini menganalisis bagaimana konteks sosial dan budaya mempengaruhi penggunaan bahasa. Ini meliputi memeriksa bagaimana norma budaya dan nilai-nilai sosial memengaruhi makna yang diungkapkan dan dipahami dalam suatu komunikasi. Hal ini membuka ruang untuk mengidentifikasi nuansa dan konotasi yang mungkin lebih kompleks daripada makna harfiah. Tujuan utama dari kelompok ini adalah memahami dan menguji teori dan konsep dalam semantik-pragmatik. Dengan demikian, mereka dapat memberikan pandangan yang kritis terhadap cara-cara penggunaan bahasa dalam berbagai situasi komunikasi.
Anthrofolinguistik

Anthrofolinguistik

Anthrofolinguistik adalah subbidang dalam Linguistik yang meneliti hubungan erat antara bahasa dan budaya. Kelompok ini memusatkan perhatian pada bagaimana bahasa digunakan sebagai alat untuk mengungkapkan dan membentuk identitas budaya, serta dampak bahasa terhadap cara berpikir, perilaku, dan persepsi manusia terhadap dunia di sekitarnya. Salah satu fokus utama dalam antrofolinguistik adalah memahami bagaimana bahasa mencerminkan dan membentuk identitas budaya. Bahasa bukan hanya sekadar alat komunikasi, tetapi juga cerminan dari nilai-nilai, norma, dan budaya suatu komunitas. Para peneliti menganalisis penggunaan bahasa dalam konteks sosial dan budaya, mengidentifikasi bagaimana bahasa merefleksikan keunikan suatu budaya, serta bagaimana bahasa memengaruhi cara individu mengartikan dan merespons dunia di sekitarnya. Selain itu, antrofolinguistik mempelajari variasi bahasa dalam komunitas bahasa yang berbeda dan bagaimana bahasa berkembang dan berubah seiring waktu. Proses evolusi bahasa tercermin dalam budaya dan dinamika sosial masyarakat. Penelitian ini membantu memahami pengaruh perubahan sosial, migrasi, globalisasi, dan interaksi antarbudaya terhadap variasi bahasa dan identitas budaya. Tujuan utama dari kelompok antrofolinguistik adalah untuk memahami dan menguji teori dan konsep dalam bidang ini, serta memberikan pandangan kritis terhadap peran bahasa dalam membentuk identitas budaya dan hubungan kompleks antara bahasa dan masyarakat.
Linguistik Komparatif

Linguistik Komparatif

Linguistik Komparatif dalam bidang Linguistik adalah disiplin ilmu yang berfokus pada perbandingan antara bahasa-bahasa yang berbeda, baik dari segi struktur maupun fungsi. Kelompok ini melakukan perbandingan mendalam dalam aspek fonologi, morfologi, sintaksis, dan semantik untuk mengidentifikasi perbedaan dan kesamaan antara bahasa-bahasa tersebut. Salah satu tujuan utama dari Linguistik Komparatif adalah memahami bagaimana bahasa-bahasa berbeda dapat memperlihatkan variasi dan pola struktural yang unik. Para peneliti membandingkan sistem suara, kata, tata bahasa, dan makna antarbahasa untuk mendapatkan wawasan yang lebih dalam tentang karakteristik masing-masing bahasa. Studi ini membantu mengidentifikasi prinsip universal bahasa dan elemen-elemen unik dari setiap bahasa. Selain perbandingan struktur bahasa, kelompok ini mempelajari hubungan antara bahasa dan budaya. Perbedaan budaya dapat mempengaruhi struktur bahasa, penggunaan bahasa, dan pola komunikasi. Analisis ini membantu memahami bagaimana nilai, norma, dan pandangan dunia masyarakat tercermin dalam bahasa yang mereka gunakan. Tujuan utama dari kelompok ini adalah memahami dan menjelaskan perbedaan dan kesamaan antara bahasa-bahasa yang berbeda. Dengan melakukan penelitian mendalam dan perbandingan yang cermat, diharapkan akan memberikan kontribusi pada pengembangan teori dan metodologi untuk membandingkan bahasa.
Ekolinguistik

Ekolinguistik

Ekolinguistik dalam bidang Linguistik adalah fokus utama yang mempelajari keterkaitan antara bahasa dan lingkungan alam, serta bagaimana bahasa mempengaruhi persepsi manusia terhadap lingkungan dan dampaknya terhadap pelestarian atau degradasi lingkungan. Kelompok ini menginvestigasi cara manusia menggunakan bahasa untuk mendeskripsikan, merujuk, dan berinteraksi dengan lingkungan alam. Salah satu aspek penting dalam ekolinguistik adalah memahami peran bahasa dalam mencerminkan dan membentuk persepsi manusia terhadap lingkungan. Bahasa mempengaruhi cara manusia memandang alam, sumber daya alam, dan keberlanjutan lingkungan. Pemilihan kata, frasa, dan konstruksi bahasa dapat mencerminkan nilai-nilai budaya terkait dengan lingkungan, misalnya, bagaimana bahasa menggambarkan konsep-konsep seperti keanekaragaman hayati, keberlanjutan, atau perubahan iklim. Tujuan utama dari kelompok ini adalah untuk memahami dan mengembangkan konsep dan teori tentang hubungan antara bahasa dan lingkungan, serta memberikan pandangan yang kritis terhadap peran bahasa dalam upaya pelestarian lingkungan. Dengan mendalami keterkaitan ini, diharapkan akan tercipta kesadaran yang lebih besar akan peran bahasa dalam mempengaruhi sikap dan tindakan terhadap lingkungan, dan mendorong upaya pelestarian alam yang lebih berkelanjutan.
Analisis Wacana

Analisis Wacana

Analisis Wacana dalam bidang Linguistik adalah disiplin ilmu yang memfokuskan pada kajian struktur, fungsi, dan makna teks dalam konteks sosial, politik, dan budaya. Kelompok ini mendalami bagaimana bahasa digunakan untuk mempengaruhi opini, pandangan publik, merepresentasikan kekuasaan, dan menyebarkan ideologi. Salah satu aspek penting dalam analisis wacana adalah memahami peran bahasa dalam mempengaruhi pemikiran dan sikap manusia terhadap suatu isu atau topik tertentu. Bahasa tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi, tetapi juga sebagai alat persuasi yang kuat. Dalam konteks sosial dan politik, bahasa digunakan secara strategis untuk mempengaruhi masyarakat, membentuk opini, dan membangun naratif yang sesuai dengan tujuan politik atau ideologis tertentu. Selain itu, kelompok ini memperdalam pemahaman tentang bagaimana bahasa digunakan untuk merepresentasikan kekuasaan dan membangun identitas kelompok. Bahasa dapat mencerminkan struktur kekuasaan di masyarakat dan mewakili nilai-nilai budaya yang melekat dalam suatu komunitas. Identitas kelompok juga tercermin dalam bahasa yang digunakan, dan bahasa memainkan peran kunci dalam membentuk dan mempertahankan identitas budaya. Tujuan utama dari kelompok ini adalah memahami dan menjelaskan bagaimana bahasa digunakan dalam konteks sosial, serta memberikan pandangan yang kritis terhadap penggunaan bahasa dalam berbagai situasi komunikasi.
Penerjemahan

Penerjemahan

Penerjemahan dalam bidang Linguistik adalah disiplin ilmu yang memfokuskan pada studi proses dan strategi penerjemahan, baik secara teoretis maupun praktis, serta implikasinya dalam konteks sosial, budaya, dan politik. Kelompok ini memperdalam pemahaman tentang bagaimana bahasa sumber dan bahasa target berinteraksi dalam proses penerjemahan dan strategi yang digunakan untuk memperoleh kesetaraan makna. Salah satu aspek penting dalam penerjemahan adalah memahami perbedaan tata bahasa, struktur, dan budaya antara bahasa sumber dan bahasa target. Penerjemah harus mempertimbangkan konteks budaya dan memastikan bahwa terjemahan mempertahankan nuansa, konotasi, dan makna asli teks. Proses ini membutuhkan pemahaman mendalam tentang konteks sosial dan budaya dari kedua bahasa yang terlibat dalam penerjemahan. Tujuan utama dari kelompok ini adalah untuk memahami dan menjelaskan prinsip-prinsip dasar penerjemahan, serta memberikan pandangan kritis terhadap penggunaan penerjemahan dalam berbagai situasi komunikasi.
ornament

Kurikulum

Berikut ini adalah daftar lengkap mata kuliah yang akan diambil pada setiap semester.

Kode Mata Kuliah :
Semua expand_more
Cari Mata Kuliah
ornament

Jadwal Kuliah

Alternative text - include a link to the PDF!

ornament

Biaya Studi

Berikut adalah biaya studi Program Studi S3 Linguistik
Program Studi Uang Kuliah Tunggal (UKT)
Reguler Rp10.000.000
Kerja Sama Internasional Rp26.250.000
UKT dibayarkan setiap semester selama masa studi
Program Studi Iuran Pengembangan Institusi (IPI) (Khusus Jalur Mandiri)
Reguler Rp10.000.000
Kerja Sama Internasional Rp15.000.000
IPI dibayarkan satu kali saja, yaitu pada saat awal registrasi sebagai mahasiswa
Program Studi Sumbangan Pengembangan Pendidikan
Rp10.000.000 Per Mahasiswa / 1 Semester
Program Studi Dana Kelengkapan Akademik
Rp10.500.000 Per mahasiswa/ 1 semester
ornament

Capaian Pembelajaran

Lulusan Doktoral Linguistik diharapkan mampu untuk membekali setiap mahasiswa Doktoral Linguistik untuk memiliki keahlian professional dalam ilmu tentang bahasa atau penyelidikan bahasa secara ilmiah.

Capaian Pembelajaran
1 Menguasai filsafat ilmu dan teori linguistik teoritis, terapan, dan interdisipliner serta aplikasi teori linguistik yang relevan.
2 Menguasai paradigma, teori dalam bidang ilmu linguistik teoritis terapan dan interdisipliner untuk memahami berbagai fenomena untuk pengembangan ilmu linguistik teoritis dan terapan.
3 Menguasai metode penelitian linguistik dan metode penelitian interdisipliner.
4 Menguasai ilmu penerjemahan dan menganalisis berbagai ragam teks dari satu bahasa ke dalam bahasa lain dengan menerapkan teori dan metode ilmu penerjemahan.
5 Menguasai teknik publikasi hasil terjemahan berbagai ragam teks dari satu bahasa ke dalam bahasa lain yang mendapat pengakuan lokal atau nasional.
6 Menguasai ilmu kebahasaan dan terapannya untuk disampaikan pada pertemuan ilmiah dan nonilmiah tingkat lokal, nasional, dan internasional.
7 Mampu mengadaptasi dan mengombinasi konsep & metode yang dikembangkan oleh disiplin lain melalui pendekatan inter, multi, atau transdisipliner.
8 Menguasai prinsip dan isu terkini tentang kebijakan dan perencanaan bahasa pada tingkat daerah dan nasional.
9 Menguasai teori dan ilmu pengetahuan kebahasaan yang inovatif.
10 Menguasai konsep teoritis pengetahuan tentang pembinaan bahasa dan perkembangan.
11 Menguasai peta jalan penelitian dan kajian kebahasaan.
12 Menguasai teori dan metode untuk pemecahan masalah terhadap perkembangan kebahasaan.
13 Menguasai pengetahuan tentang penelitian kebahasaan yang inovatif dan bermanfaat bagi masyarakat.
14 Menguasai penulisan karya ilmiah, karya popular pada taraf lokal dan nasional dengan menerapkan teori dan metode penulisan ilmiah.