home icon
search icon
menu icon

Linguistik

Program Studi Magister (S-2)

Sebagai program studi lanjutan dari Program Studi Sarjana Ilmu Seni dan Sastra, Program Studi Magister Linguistik Universitas Sumatera Utara (USU) telah berdiri sejak 1997. Program Studi Magister Linguistik bertujuan mengembangkan pengetahuan linguistik terapan dalam kajian penerjemahan, kajian pendidikan bahasa dan sastra, serta kajian budaya dan bahasa. Dengan kehadiran individu-individu ahli di bidang linguistik yang memiliki sertifikasi ajar nasional dan didukung oleh kurikulum terpadu, kami bertekad memberikan bimbingan dan pengalaman belajar yang intensif dan efektif bagi mahasiswa kami. Tujuan utama kami adalah untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa dan mempersiapkan mereka untuk menjadi ahli linguistik yang kompeten dan unggul di bidangnya, sehingga mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional. Lulusan Program Magister Linguistik diharapkan mampu menerapkan dan mengembangkan pengetahuan serta teknologi dalam bidang linguistik teoretis, linguistik terapan, sastra, dan budaya.

icon
Tahun Berdiri 1997
icon
Guru Besar xxx
icon
Artikel Ilmiah xxx
icon
Mahasiswa 300
icon
Tendik xxx
icon
Alumni 1800
icon
Sitasi xxx
Prof. Dr. Mulyadi, M.Hum.

Dengan senang hati saya ucapkan selamat datang di Program Studi Magister Linguistik, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Sumatera Utara.

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Sebagai Ketua Program Studi Magister Linguistik Fakultas Ilmu Budaya USU, saya menyambut gembira hadirnya website ini. Dengan adanya website ini Program Studi Magister Linguistik akan makin dikenal luas oleh masyarakat, khususnya oleh para calon mahasiswa. Dalam website ini dapat dilihat profil program studi, seperti status akreditasi, kurikulum, topik riset, dan kompetensi dosen. Para calon mahasiswa tentu dapat menggunakan data akademik ini sebelum memutuskan untuk kuliah di Program Studi Magister Linguistik. Lebih lanjut, Program Studi Magister Linguistik Fakultas Ilmu Budaya USU memperoleh predikat akreditasi Unggul melalui Surat Keputusan Dewan Eksekutif BAN-PT No. 1704/SK/BAN-PT/Ak.KP/M/V/2023 yang berlaku mulai 10 Mei 2023 hingga 21 Juli 2023. Predikat ini berhasil dicapai tentu berkat kerja sama yang baik di antara anggota tim Instrumen Suplemen Konversi (ISK) yang terdiri atas dosen dan mahasiswa. Ke depan predikat ini tentu akan dipertahankan sembari berupaya untuk mendapatkan akreditasi internasional, yaitu akreditasi FIBAA. Setakat ini, jumlah mahasiswa Program Magister angkatan 2019–2022 sebanyak 55 orang. Program Studi Magister Linguistik menerima sebanyak 15–20 mahasiswa per tahun. Hal ini tentu sudah disesuaikan dengan rasio dosen dan mahasiswa di program studi. Kehadiran website ini sangat membantu program studi dalam menjaring mahasiswa tanpa dibatasi oleh ruang dan waktu. Sebagai Ketua Program Studi saya menyambut gembira hadirnya website ini. Wassalamu'alaikum warahmatullah wabarakatuh.

Prof. Dr. Mulyadi, M.Hum.
Ketua Program Studi S2 Linguistik
Program Studi S2 Linguistik Terakreditasi Unggul No. 1704/SK/BAN-PT/Ak.KP/M/V/2023
Lab Fasilkom-TI

Kurikulum Magister Linguistik | Informasi Umum

Kamu akan mempelajari hal-hal seperti:

  • Kajian Semantik
  • Antropolinguistik
  • Kajian Terjemahan
Kurikulum
ornament

Profil Lulusan

Berikut adalah daftar profil lulusan yang terdapat pada Magister Linguistik | Informasi Umum

Pengajar

Penulis

Peneliti Kebahasaan

Ahli Bahasa Komputasi

Leksikograf

Editor

Penulis Teknis

Reporter

Penerjemah

Profesor Linguistik

Ahli Bahasa Forensik

Ahli Patologi Bicara

Hubungi Kami

Magister Linguistik | Informasi Umum Universitas Sumatera Utara

Fakultas Ilmu Budaya

Universitas Sumatera Utara

ornament

Testimoni Alumni

-

Mengambil S-2 Prodi Linguistik Konsentrasi Terjemahan di USU memberikan saya pengalaman yang cukup untuk menekuni bidang profesi penerjemah. Tidak hanya sempat magang sebagai penerjemah, kami juga kerap kali menerima kunjungan dosen tamu dan praktisi di bidang penerjemahan. Lulus dari prodi tersebut, saya tidak hanya bisa menekuni profesi sebagai dosen, tetapi juga mampu menekuni profesi penerjemah.

Taufik Afdal

Taufik Afdal

2014 - Dosen

-

Tahun 1997 saya menyelesaikan pendidikan S-1 saya dari Universitas Sumatera Utara. Berbekal ijazah S-1 Jurusan Sastra Inggris itu saya diterima mengajar di beberapa sekolah swasta dan mengajar bahasa Inggris. Beberapa tahun pun berlalu, tahun 2005 saya mencoba peruntungan ikut tes CPNS yang dibuka di Balai Bahasa Sumatera Utara. Syukur Alhamdulillah, saya lulus walaupun ditempatkan di Balai Bahasa Aceh. Instansi itu pula yang memberi saya kesempatan S-2 tahun 2010.
Saya termotivasi karena ada beberapa teman kantor yang sudah S-2. Niat awal saya menggunakan biaya sendiri. Untuk itu saya “menyekolahkan” SK PNS saya ke salah satu bank pemerintah untuk mendapatkan biaya. Berbekal formulir yang saya peroleh, saya menyampaikan kepada pimpinan mengenai niat saya itu sekaligus menandatangani formulir pendaftaran. Mengetahui saya akan melanjutkan pendidikan ke S-2, pimpinan malah menawari saya beasiswa. Rezeki anak saleh tidak ke mana. Tentu saja saya tidak menolak. Jadilah saya melanjutkan kuliah S-2 saya itu dengan beasiswa dari Pusat Bahasa, saat ini bernama Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa di Jakarta.
Mengingat latar belakang pendidikan S-1 saya merupakan linguistik murni ditambah lagi dengan ketiadaan fasilitas program magister seperti itu di Aceh maka pilihan saya jatuh pada Sekolah Pascasarjana Universitas Sumatera Utara. Sekolah ini merupakan yang terdekat dari lokasi instansi saya yang berada di Aceh. Sempat muncul keraguan dalam hati saya mengingat usia saya tidak muda lagi. Masihkah otak saya mampu diajak belajar keras setelah 13 tahun berlalu?
Alhamdulillah, saya diterima juga sebagai mahasiswa di Sekolah Pascasarjana Universitas Sumatera Utara tahun 2010. Kami diberikan matrikulasi selama beberapa hari di awal perkuliahan. Kegiatan ini dimaksudkan untuk mengembalikan memori mengenai mata kuliah yang pernah diperoleh dulu. Satu mata kuliah yang sangat saya senangi sekaligus menginspirasi saya, yaitu mata kuliah Metode Penelitian. Mata kuliah itu membuka wawasan saya mengenai metode penelitian sekaligus menginspirasi judul tesis saya kemudian.
Saya memiliki kawan-kawan kuliah yang baik hati dan kompak. Setiap tugas yang diberikan kami usahakan untuk mengadakan diskusi bersama, bahkan kami pernah diskusi di sebuah rumah makan cepat saji. Dari itu semua, satu hal yang paling berkesan buat saya adalah tugas dari dosen. Saya pernah tidak tidur satu harian dibuat satu tugas kuliah. Begitu pagi selesai dan akan memejamkan mata, eh... ada pula kesenian Jawa yang bernama Jaran Kepang digelar di depan rumah. Tentu saja suara musiknya itu telah sukses membuat saya melek terus sampai mereka selesai. Gelaran selesai pada malam hari pula itu.
Sebagai penerima beasiswa yang terikat dengan sejumlah perjanjian dengan instansi pemberi membuat saya mencari cara bagaimana supaya dapat selesai dalam waktu dua tahun. Kondisi itu pula yang membuat saya tidak dapat berleha-leha selama kuliah. Makanya sejak awal semester saya sudah mendapatkan judul untuk tesis saya meskipun belum saya ajukan. Menurut penelusuran saya, kajian Dialektologi belum pernah ada yang melakukannya, khususnya di Sumatra Utara. Mengingat saya pernah dibekali ilmu tentang bidang ilmu itu membuat saya yakin dapat menyelesaikan tesis saya itu sesuai waktu yang ditargetkan.
Saya berhasil melakukannya berkat bantuan dari para dosen, pegawai, dan kawan-kawan lainnya. Terima kasih buat kalian semua.

Muhammad Toha, M.Si.

Muhammad Toha, M.Si.

2010 - -