Profil
Desri Maria Sumbayak adalah dosen senior Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sumatera Utara dengan perjalanan akademik yang kaya lintas benua—dari S1 di USU, S2 Ilmu Susastra di UI, hingga S2 TESOL di University of Canberra lewat Beasiswa Australian Partnership—yang kini membawanya menempuh PhD di Charles Sturt University dalam bidang eko-puisi dan ekofeminisme. Di ruang kelas, ia dikenal sebagai pengajar yang membumikan sastra lewat isu-isu nyata seperti gender dan lingkungan, terbukti dari proyek mahasiswa berupa Antologi Puisi: Human, Love, and Nature (2024) yang mengantarkannya meraih gelar Dosen Favorit 2023. Namun jangkauannya jauh melampaui kampus: ia pernah mewakili perempuan Asia di forum global United Evangelical Mission, menjabat Wakil Presiden Wilayah Asia di Lutheran World Federation selama enam tahun, dan memimpin proyek keadilan iklim senilai miliaran rupiah—menjadikannya sosok yang memadukan dunia akademik, aktivisme, dan kepemimpinan internasional dalam satu jalur karier yang konsisten memperjuangkan keadilan gender dan lingkungan.