home icon
search icon
menu icon

> Berita > Workshop “Karya Musik Baru Berbasis Tradisi” Program Studi Etnomusikologi FIB USU

Workshop “Karya Musik Baru Berbasis Tradisi” Program Studi Etnomusikologi FIB USU

Dipublikasi Pada

31 Oktober 2023

Dipublikasi Oleh

Triko Altanzir

Workshop “Karya Musik Baru Berbasis Tradisi” Program Studi Etnomusikologi FIB USU
Thumbnail Workshop “Karya Musik Baru Berbasis Tradisi” Program Studi Etnomusikologi FIB USU

Di dalam workshop ini para peserta juga terlibat langsung dalam mempraktekkan bagaimana menciptakan karya baru dan aransemen yang sederhana sebagai luaran dari workshop ini. Walaupun hanya berlangsung selama satu hari diakhir kegiatan workshop ini telah mampu menghasilkan satu karya baru hasil kolaborasi yang mengangkat unsur musik tradisi Kalimantan, Mandailing, Toba dan Melayu.

 

facebookinstagram

 

 

HUMAS FIB USU - Pada hari Selasa, 31 Oktober 2023 Program Studi Etnomusikologi Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Sumatera Utara (USU) mengadakan Workshop yang bertajuk "Karya Musik Baru Berbasis Tradisi". Workshop tersebut menghadirkan Tengku Ryo Rizqan, B.Mus.Ed  yang baru saja terlibat sebagai Dosen Praktisi Program Studi Etnomusikologi sebagai Narasumber.  Tengku Ryo adalah seorang pemain biola yang cukup berpengalaman dalam musik klasik Barat dan juga musik Melayu dan sudah berpengalaman dalam berbagai festival musik di dalam maupun luar negeri.

 

Sejumlah penghargaan telah diraih seperti Anugerah Tunak (pembaharu music Melayu) dari Dewan Kebudayaan Melayu Dumai, Riau 2010 dan International Male Artiste Award, 6th CHT International Award, KualaLumpur Malaysia 2017. Workshop berlangsung di Studio Lt. 2 Program Studi Etnomusikologi diikuti oleh dua puluh delapan peserta.  

 

Kegiatan workshop ini dibuka oleh Wakil Dekan III Muhammad Pujiono, S.S., M.Hum., Ph.D.,  yang sangat menyambut baik terselenggaranya workshop ini. Selanjutnya, dalam sambutannya Ketua Prodi Etnomusikologi yang juga bertindak sebagai moderator Dra. Rithaony Hutajulu, M.A. menyampaikan bahwa tujuan diadakannya workshop ini adalah sejalan dengan profil dari lulusan etnomusikologi yang mencakup etnomusikologi terapan.  Diharapkan bahwa mahasiswa mampu mengeksplorasi kekayaan musik tradisi Nusantara khususnya Sumatera Utara kedalam karya musik baru.  

 

Diawali dengan menyampaikan pengalaman narasumber terhadap berbagai eksplorasi musik-musik tradisi khususnya Sumatera Utara, workshop dilanjutkan dengan demonstrasi dari permainan musik dan pemutaran contoh-contoh karya dari sejumlah composer yang berasal dari Sumatera Utara seperti kelompok world music Suarasama, Vicky Sianipar serta karya Tengku Ryo sendiri.

 

Di dalam workshop ini para peserta juga terlibat langsung dalam mempraktekkan bagaimana menciptakan karya baru dan aransemen yang sederhana sebagai luaran dari workshop ini. Walaupun hanya berlangsung selama satu hari diakhir kegiatan workshop ini telah mampu menghasilkan satu karya baru hasil kolaborasi yang mengangkat unsur musik tradisi Kalimantan, Mandailing, Toba dan Melayu. Diharapkan kedepan kegiatan workshop semacam ini semakin rutin dilaksanakan di Prodi Etnomusikologi FIB USU.

 

Berita