Menjadi program studi yang unggul bukan hanya tentang mempertahankan kualitas, tetapi juga berani beradaptasi dengan perubahan. Berangkat dari semangat tersebut, Program Studi Sastra Batak, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Sumatera Utara menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertema "Tinjauan Kurikulum dan Persiapan Penyusunan Borang Akreditasi menuju Unggul dan Internasional." Kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi untuk menyusun strategi, mengevaluasi kurikulum, serta memastikan proses pembelajaran tetap relevan dengan perkembangan zaman dan kebutuhan dunia kerja.

Menghadirkan Dr. Ing. Ir. Ikhwansyah Isranuri dan Prof. Dr. Drs. Jonner Hasugian, M.Si. sebagai narasumber, serta dipandu oleh Drs. Warisman Sinaga, M.Hum. sebagai moderator, FGD berlangsung dinamis dengan berbagai gagasan dan masukan konstruktif. Diskusi membahas penguatan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE), peningkatan kualitas lulusan, hingga strategi penyusunan dokumen akreditasi yang mampu membawa Program Studi Sastra Batak menuju predikat unggul sekaligus memperluas pengakuan di tingkat internasional.

Lebih dari sekadar agenda akademik, FGD ini menjadi langkah nyata Program Studi Sastra Batak dalam membangun masa depan pendidikan yang lebih adaptif, inovatif, dan kompetitif. Dengan menggabungkan pengalaman para ahli, semangat kolaborasi, dan komitmen untuk terus berkembang, Program Studi Sastra Batak membuktikan bahwa melestarikan budaya lokal dapat berjalan seiring dengan pencapaian standar pendidikan global. Karena masa depan yang hebat selalu dimulai dari keberanian untuk terus berbenah dan berinovasi.