home icon
search icon
menu icon

> Berita > “Pusat Studi Songket USU Laksanakan FGD Telusuri Sejarah Songket”

“Pusat Studi Songket USU Laksanakan FGD Telusuri Sejarah Songket”

Dipublikasi Pada

21 Desember 2023

Dipublikasi Oleh

Anita Kartika Pasaribu

“Pusat Studi Songket USU Laksanakan FGD Telusuri Sejarah Songket”
Thumbnail “Pusat Studi Songket USU Laksanakan FGD Telusuri Sejarah Songket”

Organisasi ini bertujuan untuk berkontribusi kepada masyarakat dengan memberikan pelatihan tenun, penelitian serat alam, pewarna alami dari limbah, dan motif-motif baru dalam produksi songket yang inovatif, berkelanjutan, dan berdampak sosial. Hal ini relevan dengan bagian jargon USU yang disebut TALENTA yaitu Kearifan Lokal dan Seni. Organisasi ini dimaksudkan untuk mendukung inisiatif global seperti Tujuan Pembangunan Berkelanjutan dan Ekonomi Hijau. Lebih lanjut beliau menyampaikan terima kasih kepada Wakil Rektor III USU yang konsisten mendukung kegiatan CSS dan juga para pembicara dalam FGD ini.

 

facebookinstagram

 

HUMAS FIB USU - [Repost dari Lembaga Penelitian USU] Pusat Studi Songket (CSS) Universitas Sumatera Utara (USU) menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) bertema penelusuran sejarah songket yang dilaksanakan di Auditorium Lembaga Penelitian USU pada tanggal 21 Desember 2023. Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Rektor III USU, anggota Pusat Kajian Songket, Seripeduka Sultan Deli XIV Tuanku Sultan Mahmud Lamantjiji Perkasa Alam, Guru Besar USU, Akademisi, sejarawan, praktisi budayawan, dan Dewan Kerajinan Daerah Sumut. Kegiatan diawali dengan laporan dari Ketua CSS, Dr. T. Syarfina, M.Hum. Ia menyatakan, organisasi ini bertujuan untuk berkontribusi kepada masyarakat dengan memberikan pelatihan tenun, penelitian serat alam, pewarna alami dari limbah, dan motif-motif baru dalam produksi songket yang inovatif, berkelanjutan, dan berdampak sosial. Hal ini relevan dengan bagian jargon USU yang disebut TALENTA yaitu Kearifan Lokal dan Seni. Organisasi ini dimaksudkan untuk mendukung inisiatif global seperti Tujuan Pembangunan Berkelanjutan dan Ekonomi Hijau. Lebih lanjut beliau menyampaikan terima kasih kepada Wakil Rektor III USU yang konsisten mendukung kegiatan CSS dan juga para pembicara dalam FGD ini.

 

Wakil Rektor III USU, Prof. Dr. Poppy Anjelisa Zaitun Hasibuan S.Si., M.Si., Apt dalam sambutannya mengapresiasi kegiatan ini dan berharap dapat memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat dengan secara praktis membantu perbaikan. perekonomian perajin songket di Sumatera Utara dan melakukan penelitian dan inovasi dalam produksi songket. Prof Poppy juga menambahkan, luaran berupa artikel ilmiah harus tersedia agar informasi terkait songket dapat dikenal secara global dan juga mendukung prestasi USU.

 

Kegiatan FGD ini dimoderatori oleh M. Aziz Rizky Lubis, M.A. (Dosen Sejarah USU) dan menghadirkan narasumber atau provokator yaitu Seripeduka Sultan Deli XIV Tuanku Sultan Mahmud Lamantjiji Perkasa Alam, dan Prof. T. Silvana Sinar, M.A., Ph. D. Dalam pemaparannya, Tuanku Sultan Deli XIV menekankan pentingnya kolaborasi berbagai pihak seperti akademisi, pemangku kepentingan, dan influencer untuk mempopulerkan songket. “Kami berharap suatu saat nanti Songket bisa tampil di kancah dunia, dan ini perlu upaya dan kolaborasi yang kuat. Saya bangga USU menginisiasi hal ini,” pungkas Tuanku Aji. Di sisi lain, sebagai akademisi dan intelektual Melayu, Prof. T. Silvana Sinar menyoroti perlunya pengembangan motif-motif baru yang dapat memberikan makna baru dan menarik minat masyarakat untuk memakainya. “Motif-motif baru dengan bahan baku baru perlu dicari agar lebih diminati masyarakat,” kata Prof. Tina. Acara diakhiri dengan pemaparan kesimpulan dan rekomendasi hasil FGD dan diakhiri dengan foto bersama.”

 

Berita