Program Studi Sastra Jepang Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sumatera Utara (FIB USU) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat Internasional dalam bentuk Monitoring dan Evaluasi (Monev) Program Magang Internasional di Shigira Seven Miles Resort (Nansai Rakuen Resort), Okinawa-Jepang. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Program Studi dalam memantau pelaksanaan program magang sekaligus memperoleh masukan mengenai pengalaman mahasiswa selama menjalani kegiatan di lingkungan kerja Jepang.

Program magang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memperoleh pengalaman kerja secara langsung di perusahaan dalam periode tertentu serta mengembangkan keterampilan teknis dan interpersonal sesuai bidang studi. Bagi mahasiswa Program Studi Sastra Jepang, pengalaman magang di Jepang juga menjadi kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat Jepang serta menerapkan kemampuan bahasa dan memahami budaya Jepang dalam kehidupan dan lingkungan kerja yang nyata.

Program magang yang menjadi bagian dari kegiatan ini merupakan kerja sama antara pihak swasta Go Gakko dan Program Studi Sastra Jepang FIB USU dalam penyelenggaraan Program Magang Bersertifikat. Berdasarkan laporan kegiatan, kerja sama tersebut dituangkan melalui MoU No. 011/GO GAKKO-MoU/VIII/2022 dan 10608.1/UN5.1.R/KPM/2022. Program tersebut dirancang untuk membantu mahasiswa memenuhi persyaratan akademik sekaligus memperoleh pengalaman langsung di lapangan.

Pada 18 Februari 2025, Program Studi Sastra Jepang melaksanakan kegiatan Pengabdian Internasional dalam bentuk monitoring dan evaluasi Program Internship Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Internasional di Shigira Seven Miles Resort (Nansai Rakuen Resort), Kota Miyakojima, Prefektur Okinawa, Jepang. Kegiatan dilakukan melalui peninjauan hotel, wawancara, serta diskusi dengan jajaran direksi perhotelan dan mahasiswa yang sedang mengikuti program magang.

Monitoring tidak hanya dilakukan terhadap lingkungan kerja mahasiswa, tetapi juga terhadap tempat tinggal mereka selama berada di Jepang. Peninjauan tersebut memberikan kesempatan kepada tim pengabdian untuk memperoleh gambaran secara langsung mengenai lingkungan yang menjadi bagian dari keseharian mahasiswa selama mengikuti program magang.

Salah satu fokus utama kegiatan adalah monitoring dan evaluasi performa serta etika mahasiswa selama menjalani magang. Tim pengabdian melakukan wawancara dengan mahasiswa dan berdiskusi secara langsung dengan pihak pimpinan hotel mengenai pelaksanaan program serta performa mahasiswa. Kegiatan tersebut menjadi sarana untuk memperoleh informasi mengenai pelaksanaan tugas mahasiswa dalam lingkungan kerja yang sesungguhnya.

Melalui pengalaman bekerja secara langsung di Jepang, mahasiswa juga memperoleh kesempatan untuk menerapkan pengetahuan yang telah diperoleh selama perkuliahan sekaligus mengembangkan kemampuan komunikasi, kerja sama, dan tanggung jawab. Interaksi dengan masyarakat Jepang dalam kehidupan dan lingkungan kerja sehari-hari diharapkan dapat membantu mahasiswa memahami tuntutan dunia kerja sekaligus memperluas pengalaman mereka dalam menerapkan bahasa dan budaya Jepang.

Kegiatan monitoring dan evaluasi juga diarahkan untuk mendukung kesiapan mahasiswa menghadapi dunia kerja di Jepang. Pengalaman langsung di lingkungan kerja dapat memberikan gambaran mengenai tuntutan pekerjaan yang sebenarnya serta membantu mahasiswa beradaptasi dengan lingkungan dan budaya kerja yang berbeda. Pengalaman tersebut juga dapat menjadi salah satu pertimbangan bagi mahasiswa yang memiliki keinginan untuk bekerja di Jepang setelah menyelesaikan pendidikan.

Hasil monitoring dan evaluasi memberikan informasi mengenai performa mahasiswa serta aspek yang masih perlu dikembangkan, khususnya dalam penguasaan bahasa dan pemahaman budaya Jepang. Berdasarkan laporan kegiatan, hasil wawancara dan diskusi tersebut akan dijadikan referensi dalam pengembangan mata ajar dan kurikulum Program Studi Sastra Jepang pada masa mendatang.

Selain memantau pelaksanaan program magang, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat Internasional ini diharapkan dapat memperkuat kerja sama Program Studi Sastra Jepang FIB USU dengan industri perhotelan di Jepang. Kerja sama tersebut tidak hanya berkaitan dengan pelaksanaan Internship Program MBKM Internasional, tetapi juga diharapkan dapat membuka peluang bagi lulusan dan alumni Program Studi Sastra Jepang yang berminat berkarier di industri perhotelan di berbagai prefektur di Jepang.

Dokumentasi kegiatan memperlihatkan interaksi tim pengabdian dengan Direktur Shigira Seven Miles Resort dan mahasiswa yang sedang mengikuti program magang, kegiatan bersama staf hotel dan mahasiswa di depan dormitori, serta diskusi dengan dewan direksi dan mahasiswa magang. Dokumentasi lainnya menunjukkan suasana salah satu venue restoran tempat mahasiswa melaksanakan tugas pada malam hari.

Kegiatan ini dikoordinasikan oleh Alimansyar, S.S., M.A., Ph.D., sebagai ketua, dengan Rani Arfianty, S.S., M.Phil., Drs. Eman Kusdiyana, M.Hum., Adriana Hasibuan, S.S., M.Hum., dan Irwan, S.S., M.Si., sebagai anggota. Keterlibatan dosen Program Studi Sastra Jepang menjadi bagian dari upaya monitoring dan evaluasi berkelanjutan terhadap pelaksanaan program magang internasional.

Monitoring dan Evaluasi Program Magang Internasional di Shigira Seven Miles Resort, Okinawa, Jepang, menjadi salah satu bentuk komitmen Program Studi Sastra Jepang FIB USU dalam menjaga kualitas pengalaman magang mahasiswa. Melalui peninjauan langsung, wawancara, dan diskusi bersama pihak hotel serta mahasiswa, Program Studi memperoleh informasi mengenai performa, penguasaan bahasa, pemahaman budaya, dan etika mahasiswa selama mengikuti program. Hasil kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi bahan pengembangan pembelajaran dan kurikulum sekaligus memperkuat kerja sama Program Studi Sastra Jepang dengan industri perhotelan di Jepang.