Program Studi Sastra Jepang, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Sumatera Utara (FIB USU), berkolaborasi dengan Program Studi Sastra Jepang, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Andalas (FIB UNAND), serta didukung oleh The Japan Foundation, Jakarta, menyelenggarakan Seminar Nasional Kolaborasi Seri-2. Kegiatan berlangsung di Gedung T. Amin Ridwan, FIB USU, Medan, dengan mengangkat tema “Digitalisasi Budaya Jepang: Transformasi Film, Drama, Animasi, Manga, Lagu, dan Karya Sastra Lainnya Menjadi Media Literasi Global”.
Seminar Nasional Kolaborasi ini menjadi wadah pertukaran pengetahuan dan pengembangan kolaborasi akademik dalam kajian bahasa, sastra, dan budaya Jepang. Melalui tema digitalisasi budaya, kegiatan ini membahas potensi berbagai produk budaya Jepang sebagai media literasi global serta sarana untuk memperluas pemahaman lintas budaya di era digital.

Acara dibuka secara resmi oleh Dekan FIB USU, Mhd. Pujiono, S.S., M.Hum., Ph.D. Sambutan turut disampaikan oleh Director General of The Japan Foundation, Jakarta, Inami Kazumi; Ketua Program Studi Sastra Jepang USU, Alimansyar, M.A., Ph.D.; serta Ketua Panitia Pelaksana, Irwan, S.S., M.Si. Pelaksanaan Seminar Nasional Kolaborasi ini juga dihadiri oleh jajaran Wakil Dekan FIB USU dan delapan dosen dari Program Studi S1 Sastra Jepang FIB UNAND.
Dalam sambutannya, Ketua Panitia Pelaksana, Irwan, S.S., M.Si., menekankan pentingnya kolaborasi lintas institusi dalam memperluas perspektif keilmuan, berbagi pengetahuan, dan menghasilkan karya akademik yang bermakna. Beliau berharap pelaksanaan seminar ini dapat menjadi awal bagi pengembangan riset bersama dan penguatan jejaring akademik yang berkelanjutan.

Sesi pemaparan utama (keynote session) dimoderatori oleh Ghaisani Adnjani CH, S.S., M.Si., dari USU, dengan menghadirkan empat narasumber dari USU, Universitas Indonesia (UI), dan UNAND. Keempat narasumber membahas budaya dan sastra Jepang dari perspektif pendidikan, budaya populer, penerjemahan, serta kajian historis dan linguistik.
Prof. Hamzon Situmorang, M.S., Ph.D., dari USU, memaparkan materi “Perkuliahan Pengantar Budaya Jepang Dewasa Ini” yang menyoroti pendekatan pengajaran budaya Jepang dalam konteks kontemporer. Selanjutnya, Himawan Pratama, Ph.D., dari UI, membahas “Keragaman Jepang dalam Sports Manga” dengan menelaah representasi inklusivitas dan keberagaman masyarakat Jepang melalui manga bertema olahraga.
Narasumber berikutnya, Idrus, S.S., M.Hum., Ph.D., dari UNAND, menyampaikan materi “Manga Jepang dan Penerjemahan Interkultural” yang mengulas peran penerjemahan dalam menjembatani pemahaman makna budaya antarbangsa. Sementara itu, Rani Arfianty, S.S., M.Phil., dari USU, membawakan materi “Bahasa Figuratif dalam Majalah Bilingual Djawa Baroe” yang menelusuri penggunaan bahasa figuratif dalam media cetak dwibahasa pada masa lampau.

Seminar diselenggarakan secara hibrida (hybrid) dan mendapat antusiasme dari kalangan dosen, peneliti, pemakalah, serta mahasiswa. Beragam perspektif yang disampaikan dalam sesi pemaparan memperkaya diskusi mengenai pemanfaatan budaya populer dan karya sastra Jepang dalam pengembangan literasi global.
Melalui Seminar Nasional Kolaborasi Seri-2, Program Studi Sastra Jepang FIB USU dan FIB UNAND berharap kerja sama akademik antarperguruan tinggi dapat terus berkembang melalui pertukaran pengetahuan, penelitian bersama, dan penguatan jejaring. Seminar Nasional Kolaborasi USU DAN UNAND diharapkan dapat mendukung pengembangan kajian bahasa, sastra, dan budaya Jepang serta memperluas literasi lintas budaya di era digital.