Program Studi Sastra Batak, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Sumatera Utara menyelenggarakan Workshop Digitalisasi Aksara Batak Toba di SMP Negeri 1 Balige sebagai bentuk komitmen dalam melestarikan warisan budaya melalui pendidikan dan inovasi teknologi. Kegiatan yang dilaksanakan pada Rabu, 30 April 2025 ini menghadirkan narasumber dari kalangan akademisi dan praktisi budaya untuk memperkenalkan Aksara Batak Toba kepada generasi muda secara lebih menarik, interaktif, dan relevan dengan perkembangan era digital.
Workshop ini memberikan kesempatan kepada para siswa untuk memahami sejarah, filosofi, serta kaidah penulisan Aksara Batak Toba melalui pemaparan materi, diskusi, dan praktik langsung. Selain mempelajari bentuk dan fungsi aksara, peserta juga dikenalkan pada pemanfaatan teknologi digital sebagai media pelestarian budaya, sehingga Aksara Batak Toba tidak hanya dipahami sebagai peninggalan sejarah, tetapi juga dapat diimplementasikan dalam kehidupan modern sebagai bagian dari identitas budaya yang terus berkembang.
Melalui kegiatan ini, Program Studi Sastra Batak FIB USU berharap dapat menumbuhkan kesadaran dan kebanggaan generasi muda terhadap kekayaan budaya daerah. Kolaborasi antara perguruan tinggi, sekolah, dan pemangku kepentingan budaya menjadi langkah strategis dalam menjaga keberlanjutan warisan leluhur di tengah arus globalisasi. Dengan semangat pelestarian dan inovasi, Workshop Digitalisasi Aksara Batak Toba diharapkan mampu menginspirasi lahirnya generasi yang berprestasi, berkarakter, serta memiliki kepedulian untuk menjaga dan mengembangkan budaya Batak sebagai bagian dari jati diri bangsa.