Di era global, budaya bukan lagi sekadar identitas lokal, tetapi juga menjadi bagian dari percakapan dunia. Melihat pentingnya pelestarian warisan budaya takbenda, Program Studi Sastra Batak, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Sumatera Utara kembali menghadirkan World Class University sebagai ruang belajar lintas negara. Mengangkat tema "Preserving Intangible Cultural Heritage through the Documentation of Southeast Asian Oral Traditions," program ini menghadirkan Asst. Prof. Jirayudh Sinthuphan, Ph.D. dari Chulalongkorn University, Thailand, untuk berbagi pengalaman dan perspektif mengenai dokumentasi tradisi lisan di kawasan Asia Tenggara.
Selama tiga hari pelaksanaan, peserta akan mendalami berbagai topik penting, mulai dari memahami parameter kearifan lokal, mempelajari metode pengumpulan data, hingga menguasai teknik analisis data dalam penelitian budaya. Melalui diskusi interaktif dan berbasis riset, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan akademik, tetapi juga diajak melihat bagaimana tradisi lokal dapat didokumentasikan secara ilmiah sehingga tetap hidup, relevan, dan mampu menjawab tantangan zaman.
Program ini menjadi bukti nyata komitmen Program Studi Sastra Batak dalam memperkuat kolaborasi akademik internasional sekaligus mengangkat potensi budaya lokal ke tingkat global. Dengan mempertemukan mahasiswa dan akademisi dari berbagai latar belakang, World Class University diharapkan mampu melahirkan generasi peneliti yang kritis, adaptif, dan bangga terhadap warisan budayanya. Sebab, budaya yang terdokumentasi dengan baik bukan hanya akan dikenang, tetapi juga akan terus menginspirasi dunia.