Dosen Ilmu Sejarah FIB USU Jadi Pembicara Seminar Internasional di Unhas
BeritaPelepasan Mahasiswa Sastra Melayu untuk Penelitian dan Pengabdian di Desa Pahang
BeritaFIB USU Laksanakan Apel Pagi Perdana Pascapelantikan Pimpinan Baru
04 Maret 2024
Triko Altanzir, S.K.M
HUMAS FIB USU - Pada hari Senin, 4 Maret 2024, Fakultlas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Sumatera Utara (USU) menerima kunjungan dari National Institute of Education (NIE) Nanyang Technological University (NTU), Singapura. Kunjungan tersebut dihadiri oleh Dr. Sa’eda Buang yang merupakan Ketua Rombongan NTU serta Ketua Jabatan Program Bahasa dan Kebudayaan Melayu The Asian Languanges and Cultures (ALC), Kepala Kantor Urusan Internasional (KUI) USU Prof. Dr. Rudy Sofyan, M.Hum., Dekanat FIB USU, Ketua dan Sekretaris Program Studi (Prodi) Sastra Inggris, Sastra Indonesia, Sastra Batak, Sastra Melayu, Etnomusikologi, dan Ilmu Sejarah, serta mahasiswa prodi. Pada kunjungan ini, FIB USU mengadakan diskusi tentang budaya Melayu dan Batak di Sumatera Utara. Diskusi tersebut mengundang Prof. T. Silvana Sinar, M.A., Ph.D., dan Drs. Warisman Sinaga M.Hum. sebagai narasumber. Dalam kunjungan tersebut, diadakan pula penandatangan Letter of Intent dengan pihak NIE NTU.

Dekan FIB USU Prof. Dr. Dra. T. Thyrhaya Zein M.A. menyampaikan bahwa Memorandum of Understanding (MoU) antar USU dengan NTU akan dilakukan, kegiatan kolaborasi harus dimulai dan dijalankan. FIB USU dengan hangat menyambut kunjungan dari NIE NTU. Tentunya kunjungan ini akan mempererat dan memfokuskan bidang kerja sama akademik. Pada pertemuan ini, kedua institusi dapat berbagi ilmu, ide, pengalaman, dan kemudian dapat menghadirkan pemikiran untuk kolaborasi terbaik dalam bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada Masyarakat.
Dekan FIB USU berharap dapat tercapai kolaborasi dalam menjalankan joint conference (seminar bersama) terkait dengan bahasa, sastra, budaya, sejarah dan musik. FIB juga akan mengundang NTU dalam seminar yang dijalankan setiap tahunnya yaitu ISLCH, yang pada tahun 2024 ini merupakan tahun ke-6. FIB juga mengharapkan ada pakar dari NTU khususnya NIE dan program Bahasa Melayu sebagai pembicara. Harapannya pertemuan ini juga akan membuahkan kesempatan untuk program pertukaran mahasiswa dalam bentuk pertukaran selama satu semester, Short Course dan Summer Course.
"Semua tujuan mulia ini adalah untuk memberi kontribusi dalam memperkuat program internasionalisasi. Saat ini universitas sedang gencarnya, sedang semangat-semangatnya untuk menjalani program internasionalisasi. Tentunya kami harapkan program internasionalisasi antar USU dengan NTU dapat terwujud. Dan tentunya kegiatan ini juga mempererat hubungan yang lebih baik" tutur Dekan FIB USU.
Prof. Dr. Rudy Sofyan, M.Hum menyampaikan ada tiga kegiatan yang akan dilaksanakan pada tahun 2024 ini dan harapannya NTU dapat ikut berpartisipasi. Kegiatan yang pertama adalah KKN Bersama Internasional yang melibatkan 38 Perguruan Tinggi Negeri Wilayah Barat dan Perguruan Tinggi dari luar negeri. USU, sebagai tuan rumah pelaksanaan KKN Bersama Internasional, mengundang NIE NTU untuk mengirimkan mahasiswanya sebagai peserta yang akan dilaksanakan pada periode 5 Agustus – 5 September 2024.
Kegiatan kedua adalah Summer Course. Di Tahun 2024 ini, USU akan menyelenggarakan 25 program Summer Course. Salah satu program Summer Course berasal dari FIB USU bertajuk "North Sumatra Cultural Diversity: Introducing Malay and Batak Cultural Diversity". Pada tahun 2024 ini, FIB USU akan melaksanakan Summer Course untuk kedua kalinya. Kegiatan ketiga adalah dosen FIB dapat bekerjasama dengan dosen asing melakukan kegiatan pengabdian. USU menyediakan dana sharing cost dalam kegiatan kolaborasi ini. Selanjutnya adalah Guest Lecture atau team teaching yang merupakan kegiatan kelas bersama antara mahasiswa/dosen USU dengan mahasiswa/dosen asing berupa join project, join research, join publication, dan mirror classroom.

Dr. Sa’edah Buang berterimakasih kepada FIB USU karena sudah menerima NIE NTU datang untuk berkunjung. Dr. Saedah menyampaikan, tujuan NTU datang adalah untuk memungut butiran ilmu yang akan disampaikan oleh dosen FIB USU Prof. T. Silvana dan Drs. Warisman. Rombongan dari NIE NTU merupakan bagian dari kursus tertentu. Kursus tersebut memiliki bahan kurikulum untuk mengetahui suku-suku bangsa melayu, budayanya, perubahan, pengekalan budaya, bahasa dan sebagainya. Maka dari itu NIE NTU ingin menutip data tersebut sampai ke FIB USU. Saban tahun, biasanya NIE NTU akan membawa para pelajar ke tempat-tempat yang diketahui memiliki suku bangsa Melayunya. Sebelum itu NIE NTU pernah ke minang, padang, bahkan irak.
"Insya Allah tahun depan kami akan ke Madagaskar untuk mengetahui tentang masyarakat Melayu disana. Jadi ini merupakan sebagian dari program kami, dan kami akan menjelajah ke tempat-tempat dimana ada suku masyarakat Melayu. Supaya kami tahu tentang leluhur kami, supaya mahasiswa tahu leluhur mereka, dan dapat merasakan betapa murninya, betapa bangganya, leluhur melayu dan bagaimana ia dapat dipertahankan dalam menghadapi dunia" tutur Dr. Sa'eda.
