home icon
search icon
menu icon

> Berita > Kabinet Adhirajasa Resmi Dilantik sebagai Pengurus BEM FIB USU Periode 2026–2027

Kabinet Adhirajasa Resmi Dilantik sebagai Pengurus BEM FIB USU Periode 2026–2027

Dipublikasi Pada

02 Maret 2026

Dipublikasi Oleh

Anita Kartika Pasaribu

Kabinet Adhirajasa Resmi Dilantik sebagai Pengurus BEM FIB USU Periode 2026–2027
Thumbnail Kabinet Adhirajasa Resmi Dilantik sebagai Pengurus BEM FIB USU Periode 2026–2027

 

 

facebookinstagram

 

 

HUMAS FIB USU - Pada Senin, 2 Maret 2026, Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sumatera Utara (BEM FIB USU) resmi melantik kepengurusan baru periode 2026–2027 dalam sebuah prosesi yang berlangsung di Gedung Serbaguna FIB USU. Pelantikan ini menandai dimulainya estafet kepemimpinan mahasiswa melalui kabinet baru yang mengusung nama Kabinet Adhirajasa.

 

 

 

Kegiatan pelantikan turut dihadiri oleh Dr. Zulfan Lubis, M.Hum., selaku Staf Ahli Bidang Kemahasiswaan, dan Dr. Windi Chaldun, M.Hum., selaku Staf Ahli Bidang Akademik, serta perwakilan Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) di lingkungan FIB USU. Selain itu, hadir pula perwakilan organisasi kemahasiswaan eksternal, di antaranya PMII USU, HMI Komisariat FIB, dan KAMMI Merah Putih, serta mahasiswa FIB USU yang turut menyaksikan prosesi pengambilan sumpah jabatan pengurus baru.


Pelantikan berlangsung dengan khidmat dan menjadi momentum penting dalam keberlanjutan kepemimpinan organisasi mahasiswa di lingkungan FIB USU. Pergantian kepengurusan ini tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi juga sebagai awal dari tanggung jawab baru bagi pengurus yang dilantik dalam menjalankan fungsi organisasi secara aktif, aspiratif, dan bertanggung jawab.


Dalam sesi perkenalan, Ketua BEM FIB USU periode 2026–2027, Rifki Amansyah Siregar, menyampaikan komitmennya untuk menghadirkan kepengurusan yang terbuka terhadap aspirasi mahasiswa serta memperkuat komunikasi antara pengurus dan mahasiswa.


“Penting bagi kami untuk membangun komunikasi dua arah antara pengurus dan mahasiswa agar organisasi tidak berjalan secara eksklusif. BEM harus hadir sebagai representasi nyata dari kebutuhan mahasiswa FIB,” tegasnya.


Ia juga menjelaskan bahwa nama Adhirajasa dimaknai sebagai semangat kepemimpinan yang bertanggung jawab dan berani mengambil langkah demi kemajuan mahasiswa.


“Adhirajasa kami maknai sebagai semangat kepemimpinan yang bertanggung jawab dan berani mengambil langkah untuk kemajuan mahasiswa. Nama ini menjadi pengingat bagi kami untuk tetap konsisten dalam menjalankan amanah,” ujarnya.


Dalam struktur kepengurusan, Kabinet Adhirajasa membentuk beberapa divisi utama sebagai penunjang pelaksanaan program kerja, meliputi bidang pengembangan sumber daya manusia, advokasi dan kesejahteraan mahasiswa, komunikasi dan informasi, minat dan bakat, serta pengabdian kepada masyarakat. Pembagian bidang ini diharapkan dapat mendukung pelaksanaan program kerja secara lebih terarah, terstruktur, dan berkelanjutan.


Ke depan, kepengurusan BEM FIB USU periode 2026–2027 merencanakan berbagai program kerja yang berfokus pada penguatan aspirasi mahasiswa, pengembangan akademik, kegiatan sosial kemasyarakatan, serta peningkatan kolaborasi antarorganisasi mahasiswa di lingkungan kampus.


Melalui pelantikan ini, diharapkan Kabinet Adhirajasa dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab serta mampu menghadirkan kepemimpinan yang transparan, partisipatif, dan berorientasi pada kebutuhan mahasiswa FIB USU.

 


 

 

Berita