HUMAS FIB USU - Pada hari Rabu, 24 September 2025 Program Studi Bahasa Inggris Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sumatera Utara (FIB USU) menyelenggarakan kegiatan Guest Lecture bertajuk Should Language Be Planned.. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom dan menghadirkan dua narasumber Internasional Dr. Gaury Kopardekar (University India) dan Prof. Gaybullo Kulmuradovich (University Uzbekistan).
Kegiatan guest lecture ini merupakan bagian dari program pengayaan akademik yang secara rutin dilaksanakan oleh Program Studi Bahasa Inggris FIB USU dalam rangka memperluas wawasan mahasiswa terhadap isu-isu linguistik global. Tema Should Language Be Planned diangkat untuk memberikan pemahaman kritis mengenai perencanaan bahasa (language planning), kebijakan bahasa, serta implikasinya terhadap identitas, pendidikan, dan masyarakat multibahasa di berbagai negara.
Dalam sesi pemaparan, Dr. Gaury Kopardekar menjelaskan konsep dasar perencanaan bahasa serta urgensinya dalam konteks negara dengan keragaman linguistik yang tinggi. Beliau menguraikan bagaimana kebijakan bahasa dapat memengaruhi sistem pendidikan, penggunaan bahasa di ruang publik, serta pelestarian bahasa-bahasa minoritas. Melalui contoh kasus di India, Dr. Gaury Kopardekar menekankan pentingnya keseimbangan antara bahasa nasional, bahasa resmi, dan bahasa daerah dalam menjaga harmoni sosial.
Sementara itu, Prof. Gaybullo Kulmuradovich memaparkan pengalaman Uzbekistan dalam merancang dan menerapkan kebijakan bahasa pascakemerdekaan. Beliau menyoroti dinamika peralihan bahasa, peran pemerintah dalam standardisasi bahasa, serta tantangan globalisasi terhadap keberlangsungan bahasa nasional. Paparan tersebut memberikan perspektif komparatif yang memperkaya pemahaman peserta mengenai praktik perencanaan bahasa di berbagai belahan dunia.
Kegiatan guest lecture ini berlangsung secara interaktif, ditandai dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang diikuti dengan antusias oleh para peserta. Mahasiswa aktif mengajukan pertanyaan terkait penerapan perencanaan bahasa di Indonesia serta relevansinya dengan perkembangan bahasa Inggris sebagai bahasa global.
Ketua Program Studi Bahasa Inggris FIB USU menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat mendorong mahasiswa untuk berpikir kritis dan analitis terhadap isu-isu linguistik kontemporer. Kehadiran narasumber internasional juga menjadi sarana penting dalam memperluas jejaring akademik serta memperkaya perspektif keilmuan mahasiswa dan dosen.
Guest Lecture Should Language Be Planned ini diikuti oleh mahasiswa Program Studi Bahasa Inggris, dosen, serta peserta dari berbagai kalangan yang memiliki minat pada kajian linguistik dan kebijakan bahasa. Melalui kegiatan ini, Program Studi Bahasa Inggris FIB USU berharap dapat terus meningkatkan kualitas pembelajaran dan memperkuat pemahaman mahasiswa terhadap dinamika bahasa dalam konteks global.