Dosen Ilmu Sejarah FIB USU Jadi Pembicara Seminar Internasional di Unhas
BeritaPelepasan Mahasiswa Sastra Melayu untuk Penelitian dan Pengabdian di Desa Pahang
BeritaFIB USU Laksanakan Apel Pagi Perdana Pascapelantikan Pimpinan Baru
11 November 2025
Anita Kartika Pasaribu
HUMAS FIB USU - Pada tanggal 11 dan 24 November 2025 Program Studi Etnomusikologi Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sumatera Utara (FIB USU) menyelenggarakan kegiatan Guest Lecture bertajuk Music of Mainland Southeast Asia. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom dan menghadirkan narasumber Internasional, Dr. Sam-Ang Sam, seorang etnomusikolog terkemuka yang telah lama menekuni kajian musik Asia Tenggara Daratan.
Kegiatan guest lecture ini merupakan bagian dari upaya Prodi Etnomusikologi FIB USU dalam memperkaya wawasan akademik mahasiswa serta memperluas perspektif keilmuan mengenai musik tradisi di kawasan Asia Tenggara. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu memahami karakteristik, fungsi sosial, serta konteks budaya musik-musik tradisional yang berkembang di wilayah Thailand, Kamboja, Laos, Myanmar, dan Vietnam.
Pada pertemuan pertama yang dilaksanakan pada 11 November 2025, Dr. Sam-Ang Sam memaparkan gambaran umum mengenai konsep Mainland Southeast Asia serta keragaman tradisi musik yang hidup di kawasan tersebut. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan keterkaitan erat antara musik, sejarah, kepercayaan, dan kehidupan sosial masyarakat setempat. Dr. Sam-Ang Sam juga menyoroti peran musik sebagai medium ekspresi identitas budaya dan sarana pewarisan nilai-nilai tradisional dari generasi ke generasi.
Sesi kedua yang berlangsung pada 24 November 2025 difokuskan pada pembahasan instrumen musik, struktur musikal, serta praktik pertunjukan dalam tradisi musik Asia Tenggara Daratan. Melalui contoh-contoh audiovisual, narasumber menguraikan ciri khas tangga nada, pola ritme, serta bentuk ansambel yang membedakan musik di kawasan tersebut dengan tradisi musik dari wilayah Asia Tenggara Maritim. Diskusi berlangsung secara interaktif dengan antusiasme tinggi dari para peserta yang aktif mengajukan pertanyaan dan tanggapan.
Ketua Program Studi Etnomusikologi FIB USU menyampaikan bahwa kegiatan guest lecture ini merupakan salah satu bentuk komitmen program studi dalam menghadirkan pembelajaran yang kontekstual dan berorientasi global. Kehadiran narasumber internasional diharapkan dapat memberikan pengalaman akademik yang berharga serta membuka peluang kolaborasi keilmuan di masa mendatang.
Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa Program Studi Etnomusikologi, dosen, serta peserta dari berbagai latar belakang yang memiliki ketertarikan terhadap kajian musik tradisi dan budaya Asia Tenggara.
Dengan terselenggaranya Guest Lecture Music of Mainland Southeast Asia ini, Prodi Etnomusikologi FIB USU berharap dapat terus meningkatkan kualitas akademik dan memperkuat pemahaman lintas budaya dalam bidang etnomusikologi.