HUMAS FIB USU - Pada Senin, 26 Januari 2026 Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sumatera Utara melangsungkan kegiatan Workshop Hip-Hop Music Featuring Next Level, bertempat di Gedung Pagelaran FIB USU. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Program Studi Etnomusikologi FIB USU sebagai bagian dari upaya penguatan wawasan mahasiswa terhadap perkembangan musik populer dan budaya urban.

Ketua Program Studi Etnomusikologi FIB USU menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan memperluas pemahaman mahasiswa terhadap musik hip-hop sebagai bagian dari kajian etnomusikologi kontemporer.
“Hip-hop tidak hanya dipahami sebagai musik populer, tetapi juga sebagai ekspresi budaya yang memiliki nilai sosial, historis, dan akademik,” ujarnya.
Workshop menghadirkan Next Level sebagai narasumber yang membagikan pengetahuan dan pengalaman terkait musik hip-hop, mulai dari proses kreatif, teknik musikal, hingga peran hip-hop sebagai media ekspresi budaya. Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui pemaparan materi, diskusi, dan praktik, yang disambut antusias oleh mahasiswa.
Lisa Podolny Konsul Amerika Serikat di sumatera menyampaikan kegiatan ini berlangsung karena adanya bekerja sama dengan Meridian International Center. Program Hip Hop Next Level di Medan berlangsung sebagai bagian dari peringatan 250 tahun berdirinya Amerika Serikat.
Program yang berlangsung pada 26-28 Januari 2026 itu akan menampilkan rangkaian lokakarya dan pertunjukan publik yang merayakan pertukaran budaya melalui musik, tari, dan seni visual. Program ini mempertemukan seniman hip hop Amerika dengan komunitas hip hop Medan melalui lokakarya praktik langsung di bidang DJing, rap, break dance, dan seni aerosol.
Next Level merupakan inisiatif Departemen Luar Negeri Amerika Serikat dan Meridian International Center yang memanfaatkan budaya hip hop untuk mendorong saling pengertian lintas budaya, keterlibatan generasi muda, dan pembangunan komunitas.
Hip hop merupakan platform yang untuk pertukaran kreatif dan pemberdayaan generasi muda,” ujar Konsul Amerika Serikat.
Para seniman Amerika yang hadir yakni Tyler Smith (DJ), turntablist dan pendidik berbasis di New York dengan pengalaman lebih dari dua dekade Irie Givens (MC), seniman dan pendidik interdisipliner dari Miami Chrybaby Cozie (Dance), salah satu pendiri gerakan freestyle Lite Feet dari Harlem dan Alice Mizrachi (Aerosol Art), seniman seni publik yang karyanya telah dipamerkan secara internasional.
Hip hop adalah bahasa global,” ujar Chrybaby Cozie, salah satu seniman tamu program ini.
“Ketika seniman dari berbagai negara dan daerah berkumpul, kami tidak hanya berbagi gerakan atau beat, kami berbagi cerita dan membangun penghargaan satu sama lain.
Melalui workshop ini, Program Studi Etnomusikologi FIB USU mendorong mahasiswa untuk memahami hip-hop tidak hanya sebagai genre musik modern, tetapi juga sebagai fenomena budaya yang memiliki nilai akademik dan sosial. Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud komitmen FIB USU dalam menghadirkan pembelajaran kontekstual yang relevan dengan perkembangan seni dan budaya kontemporer.