home icon
search icon
menu icon

> Berita > Etnomusikologi menggelar Seminar, Workshop dan Pegelaran “Musik Tradisi dan Kreasi Baru: Estetika dan Etika” dengan 3 kampus (USU, UNP, UNIMED)

Etnomusikologi menggelar Seminar, Workshop dan Pegelaran “Musik Tradisi dan Kreasi Baru: Estetika dan Etika” dengan 3 kampus (USU, UNP, UNIMED)

Dipublikasi Pada

22 Mei 2025

Dipublikasi Oleh

Anita Kartika Pasaribu

Etnomusikologi menggelar Seminar, Workshop dan Pegelaran “Musik Tradisi dan Kreasi Baru: Estetika dan Etika” dengan 3 kampus (USU, UNP, UNIMED)
Thumbnail Etnomusikologi menggelar Seminar, Workshop dan Pegelaran “Musik Tradisi dan Kreasi Baru: Estetika dan Etika” dengan 3 kampus (USU, UNP, UNIMED)

 

 

 

facebookinstagram

 

 

HUMAS FIB USU - Pada hari Kamis 22 Mei 2025, Program Studi S1 Etnomusikologi Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Sumatera (USU) melaksanakan Kegiatan Seminar, Workshop dan Pegelaran “Musik Tradisi dan Kreasi Baru: Estetika dan Etika” Bersama Mahasiswa Universitas Negeri Padang, Universitas Negeri Medan dan Universitas Sumatera Utara. yang turut hadir Mhd. Pujiono, S.S., M.Hum., Ph.D. (Wakil Dekan III), Dra. Rithaony Hutajulu, MA., (Kaprodi), Ayuthia Mayang Sari, M.Sn., Dr. Pulumun P. Ginting, S.Sn., M.Sn. (Narasumber), Sekretaris Prodi, Dosen, Humas dan Mahasiswa FIB USU di Gedung T. Amin Ridwan, Studio Etnomusikologi Lt. 2 dan 3 FIB USU.

 

 

Dra. Rithaony Hutajulu, MA., (Kaprodi) menyampaikan acara ini diadakan sebagai bentuk silaturahmi tiga universitas yang memiliki kesamaan prodi yang berbasis pada seni “Program ini adalah upaya kerjasama yang dilakukan oleh program studi seni. Awalnya kegiatan ini digagas oleh alumni Etnomusikologi USU yang banyak menjadi pengajar di UNP. Mereka punya program rutin untuk membawa mahasiswa untuk uji karya dan mencari pengalaman, kali ini memilih USU”.

 

 

Tiga rangkaian acara yang dilakukan hari ini dijelaskan sebagai bentuk perwujudan dari pembelajaran yang dilakukan dalam prodi seni dimana ada teori yang diwujudkan lewat seminar kemudian praktek yang diwujudkan dalam Workshop dan Pagelaran.

 

 

“Kegiatan ini memang baru diwujudkan untuk pertama kalinya, tapi lewat MoU yang disepakati bersama tadi, program ini akan berlanjut menjadi sebuah kegiatan rutin dan tuan rumahnya akan berganti,”tuturnya.

 

 

Seminar yang menjadi pembuka rangkaian kegiatan ini menghadirkan tiga narasumber yang kompeten di bidangnya, yaitu Ayuthia Mayang Sari, M.Sn., Dra. .Rithaony Hutajulu, MA., dan Dr. Pulumun P. Ginting, S.Sn., M.Sn.

 

 

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan lima sesi workshop yang dirancang untuk memperkaya pemahaman mahasiswa terhadap kekayaan budaya musik nusantara. Empat di antaranya ditujukan khusus bagi mahasiswa Universitas Negeri Padang, yakni: Workshop Musik Gamelan Jawa bersama Josua Kristopel Samosir, S.Sn.; Musik & Tari Nias oleh Hubari Gulo, S.Sn., M.Sn.; Musik & Vokal Simalungun bersama Sapna Sitepu, S.Pd., M.Sn. dan Hiskia Anry Purba, S.Sn.; serta Musik Mandailing yang dipandu oleh Drs. M. Bakhsan Parinduri. Sementara itu, satu workshop lainnya, Musik & Tari Minang, ditujukan untuk mahasiswa Universitas Sumatera Utara dan Universitas Negeri Medan, dibimbing oleh Robby Ferdian, S.Sn., M.Sn. dan Venny Rosalia, S.Sn., M.Sn.

 

 

Puncak rangkaian acara diisi dengan pagelaran yang menampilkan berbagai macam penampilan dari tiga kampus yakni Prodi Etnomusikologi USU, Prodi Pendidikan Sendratasik UNIMED dan Prodi Pendidikan Sendratasik UNP. Beberapa penampilan seperi Puisi, penampilan dari mahasiswa Sendratasik UNIMED, Penampilan Tari dan Musik Tradisional Sumatera Utara yang dilakukan secara Medley, dan penampilan dari Sendratasik UNP yang menampilkan grup musik tradisional. Acara pagelaran ini ditutup dengan tari bersama sebagai wujud bentuk silaturahmi dan keterikatan satu sama lain.

 

 

Johan Sitanggang Ketua Ikatan Mahasiswa Etnomusikologi (IME FIB USU), menjelaskan bahwa sebagai tuan rumah, panitia kegiatan ini adalah hasil kolaborasi antara IME sebagai HMJ dengan Prodi Etnomusikologi.

 

 

“Pagelaran musik ini memang baru digelar tahun ini dan kebetulan Etnomusikologi diberi kesempatan menjadi tuan rumah, kedepannya kegiatan ini akan dilakukan dan mungkin UNP akan menjadi tuan rumahnya”.

 

 

Rio Mak Adang (pengajar UNP) menyambut hangat rencana untuk melanjutkan kegiatan ini.

“Saya tadi sudah berbicara dengan Kak Rithaony, tahun depan akan diadakan di Padang, semoga dapat terealisasi”. Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini bukan sekedar pertunjukan semata. “Kegiatan ini adalah upaya untuk menyatukan visi diantara prodi seni sehingga dapat mengungguli kampus kampus di Jawa dalam bidang kebudayaan, kami juga berharap mahasiswa kami di UNP memiliki kesempatan untuk berkenalan dengan sesama mahasiswa seni lainnya dikampus lain”.

Berita