home icon
search icon
menu icon

> Berita > Bincang Tokoh Sastra: Mozasa sebagai Sastrawan Pujangga Baru dari Medan Warnai Peringatan Hari Sumpah Pemuda

Bincang Tokoh Sastra: Mozasa sebagai Sastrawan Pujangga Baru dari Medan Warnai Peringatan Hari Sumpah Pemuda

Dipublikasi Pada

15 Oktober 2025

Dipublikasi Oleh

Anita Kartika Pasaribu

Bincang Tokoh Sastra: Mozasa sebagai Sastrawan Pujangga Baru dari Medan Warnai Peringatan Hari Sumpah Pemuda
Thumbnail Bincang Tokoh Sastra: Mozasa sebagai Sastrawan Pujangga Baru dari Medan Warnai Peringatan Hari Sumpah Pemuda

 

 


facebookinstagram

 

 

HUMAS FIB USU -  Pada hari Rabu, 15 Oktober 2025 Dalam rangka menyambut Hari Sumpah Pemuda yang diperingati setiap 28 Oktober, Program Studi Sastra Melayu Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sumatera Utara (FIB USU), menyelenggarakan kegiatan Bincang Tokoh Sastra. Kegiatan ini mengangkat tema “Mozasa sebagai Tokoh Sastrawan Pujangga Baru dari Medan” dan diikuti oleh mahasiswa, dosen, serta pegiat sastra di lingkungan FIB USU.

 

Kegiatan Bincang Tokoh Sastra ini bertujuan untuk mengenalkan dan mengapresiasi kiprah tokoh sastra asal Medan dalam perkembangan sastra Indonesia, khususnya yang memiliki keterkaitan dengan semangat kebangsaan dan kepemudaan. Melalui forum diskusi ini, peserta diajak untuk memahami perjalanan kreatif Mozasa sebagai sastrawan Pujangga Baru serta kontribusinya dalam memperkaya khazanah sastra nasional.


dalam pemaparan materi, sejarah posisi Mozasa sebagai sastrawan Pujangga Baru dari Medan yang mampu menghadirkan perspektif lokal ke dalam wacana sastra nasional. Karya-karyanya dipandang tidak hanya merepresentasikan dinamika masyarakat daerah, tetapi juga menyuarakan kegelisahan dan idealisme kaum muda melalui bahasa sastra yang reflektif dan kritis.

 

Suasana diskusi berlangsung interaktif. Mahasiswa Sastra Melayu FIB USU tampak antusias mengajukan pertanyaan seputar proses kreatif, tantangan menjadi sastrawan di era modern, serta relevansi sastra dalam kehidupan generasi muda saat ini. Dialog yang terbangun mencerminkan semangat intelektual dan kreativitas yang sejalan dengan nilai-nilai kepemudaan.

 

Ketua Program Studi Sastra Melayu FIB USU dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya program studi untuk menghadirkan pembelajaran yang kontekstual dan inspiratif bagi mahasiswa. Melalui pertemuan langsung dengan tokoh sastra, mahasiswa diharapkan dapat memperoleh motivasi, wawasan, serta pemahaman yang lebih mendalam tentang peran sastra dalam pembangunan karakter bangsa.

 

Melalui penyelenggaraan Bincang Tokoh Sastra bertema “Mozasa sebagai Tokoh Sastrawan Pujangga Baru dari Medan” ini, FIB USU menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan sastra dan budaya, sekaligus menumbuhkan semangat Sumpah Pemuda di kalangan generasi muda akademik. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat apresiasi mahasiswa terhadap sastra sebagai medium ekspresi, refleksi, dan perjuangan nilai-nilai kebangsaan.

 

 

Berita