home icon
search icon
menu icon

> Berita > Satgas PPKS di FIB USU

Satgas PPKS di FIB USU

Dipublikasi Pada

21 November 2025

Dipublikasi Oleh

Anita Kartika Pasaribu

Satgas PPKS di FIB USU
Thumbnail Satgas PPKS di FIB USU

 

 

 

facebookinstagram

 

HUMAS FIB USU - Pada hari Jumat, 21 November 2025, Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Sumatera Utara (USU) melaksanakan kegiatan Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS) sebagai bagian dari komitmen fakultas dalam menciptakan lingkungan akademik yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan seksual. Kegiatan ini dibawakan oleh Dr. Meutia Nauly, S.Psi., M.Si., Ketua Satgas PPKS USU, selaku narasumber. Acara tersebut turut dihadiri oleh Prof. Dr. Dra. T. Thyrhaya Zein, M.A. selaku Dekan FIB USU, Taulia, M.Hum. selaku Ketua Darma Wanita FIB, beserta seluruh pengurus dan anggota Darma Wanita FIB, serta seluruh pegawai dan dosen FIB USU.

 

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Prof. Dr. Dra. T. Thyrhaya Zein, M.A. selaku Dekan FIB USU mengucapkan Kegiatan ini merupakan ruang penting bagi kita semua untuk memahami langkah-langkah, kebijakan, serta komitmen USU dalam mencegah dan menangani kekerasan seksual, khususnya di lingkungan pendidikan.

 

Dekan juga menghimbau untuk menyimak bersama paparan yang akan disampaikan oleh Ibu Dr. Meutia Nauly. Semoga ilmu yang dibagikan mampu membuka wawasan kita, menguatkan kepedulian kita, dan meneguhkan komitmen kita untuk mencegah, mengecam, dan melawan segala bentuk kekerasan, terutama terhadap perempuan dan kelompok rentan.

 

Kegiatan “Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual: Implementasi Praktik Baik Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Universitas Sumatera Utara” merupakan upaya nyata untuk menciptakan lingkungan kampus yang aman, inklusif, dan bebas dari kekerasan seksual. Melalui kegiatan ini, Universitas Sumatera Utara menegaskan komitmennya dalam menjalankan mandat regulasi nasional sekaligus memperkuat budaya kampus yang menghormati martabat setiap sivitas akademika.

 

Dalam kegiatan ini, Satgas PPKS USU memaparkan berbagai praktik baik yang telah dijalankan, mulai dari mekanisme pelaporan yang ramah penyintas, prosedur penanganan kasus yang berperspektif korban, hingga program edukasi yang melibatkan mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan. Beragam strategi pencegahan seperti sosialisasi, kampanye kesadaran, dan pelatihan kapasitas juga diperkenalkan sebagai bentuk langkah proaktif mencegah terjadinya kekerasan seksual di lingkungan kampus.

 

Peserta kegiatan mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam mengenai pentingnya sistem penanganan yang terstruktur, responsif, dan dapat dipercaya. Selain itu, forum diskusi yang diselenggarakan membuka ruang bagi berbagi pengalaman, tantangan, dan inovasi antar pemangku kepentingan, sehingga dapat memperkuat jejaring kerja dan mendorong penyempurnaan kebijakan ke depan.

 

Melalui kegiatan ini, USU berharap tercipta komunitas kampus yang lebih peka, bertanggung jawab, dan berani bertindak untuk menghentikan segala bentuk kekerasan seksual. Implementasi praktik baik Satgas PPKS diharapkan menjadi model yang dapat direplikasi dan dikembangkan, tidak hanya di lingkup universitas tetapi juga di institusi pendidikan lainnya.


 

Berita