• FIB Terlihat dari sudut kanan
    FIB Terlihat dari sudut kanan
  • Tampilan Depan Fakultas Ilmu Budaya USU
    Tampilan Depan Fakultas Ilmu Budaya USU
  • FIB Terlihat dari sudut kiri
    FIB Terlihat dari sudut kiri
  • Foto Bersama Pimpinan dengan Pegawai
    Foto Bersama Pimpinan dengan Pegawai
  • FORUM GROUP DISCUSSION (FGD)
    FORUM GROUP DISCUSSION (FGD)

  • PENGAJIAN DARMA WANITA PERSATUAN USU
    PENGAJIAN DARMA WANITA PERSATUAN USU

 

FIB-USU. Bekerja sama dengan Dinas pemuda Olah Raga, Kebudayaan dan Pariwisata kab. Deli Serdang yang dihadiri oleh Dekan FIB. USU dan Kepala DISPORABUDPAR yang disaksikan oleh Sekretaris DISPORABUDPAR dan Wakil Dekan III FIB. USU. Rabu (14/6) di kantor DISPORABUDPAR Kab. Deli Serdang.

 Teken Meneken Wkl DS Teken      

Kerjasama ini bertujuan untuk meningkatkan kerjasama dibidang Kebudayaan dan Pariwisata. (aimd)

 

FIB-USU. Perguruan tinggi memiliki peran penting dalam pencerdasan bangsa. Pencerdasan bangsa adalah amanat bangsa yang harus diselenggarakan sepanjang masa. Pencerdasan bangsa terkait dengan institusi pendidikan. Semakin mantap dan terkelola baik insitusi pendidikan semakin terarah dalam pelaksaaan pencerdasan bangsa. Karena mempunyai misi suci dalam pencerdasan bangsa, maka perguruan tinggi harus dikelola sesuai dengan perubahan zaman. Dengan beradaptasi bersama perubahan zaman, perguruan tinggi dapat menjawab persoalan dan tantangan yang sedang berlangsung di tataran lokal, regional, dan global.

IMG 4073

Penerapan universitas menjadi perguruan berbadan hukum memerlukan persyarata ketat seperti tingginya publikasi ke jurnal Scopus dan terakreditasinya program studi bernilai A. Dalam perguruan berbadan hukum, perguruan tinggi mengelola keuangan secara otonom. Pengelolaan keuangan secara mandiri untuk menopang kegiatan akademik terencana dan percepatan pengembangan sumber daya manusia. Sebagai perguruan tinggi berbadan hukum, dalam merancang kegiatan akademis dan pengembangan sumber daya USU harus berkoordinasi dan bersinergi dengan berbagai pemangku kepentingan mulai dari pegawai, staf pengajar, unit kerja fakultas, unit kerja universitas, dekan, wakil rektor ke rektor. Adanya garis koordinasi ini tidak lain untuk memantabkan kinerja USU. Dengan demikian ritme koordinasi dan gagasan-gagasan segar dalam memerkuat sinergitas antar unit kerja dapat terjaga.

IMG 4130

Terjaganya ritme koordinasi antar unit kerja menjadi pondasi dalam mensiasati tantangan global. Untuk merawat ritme koordinasi inilah digelar Musyawarah Perencanaan dan Pengembangan (Musrenbang). Tujuan Musrenbang adalah mensinergikan agenda dan program kerja dari berbagai pemangku kepentingan untuk penguatan kinerja dan penyelarasan prioritas program. Untuk itu Murenbang menjadi media komunikasi dan media menjaring aspirasi dan masukan untuk pelaksanaan agenda kerja di masa mendatang.

Dalam kaitan itulah Fakultas Ilmu Budaya, Fakultas Ilmu Budaya, USU, melaksanakan Musrenbang Selasa, 13 Juni 2017. Peserta Musrenbang meliputi pimpinan fakultas, Ketua- Sekretaris Program Studi, Guru Besar, Kepala Sub Bagian, Perwakilan Pegawai dan Undangan lainnya.

Musrenbang Fakultas Ilmu Budaya, USU bertujuan pemerkuatan fokus prioritas agenda dan program kerja fakultas sekaligus memantabkan penyelarasan program fakultas dengan universitas. Semoga Musrenbang Fakultas Ilmu Budaya USU 2017 menjadi pedoman kerja dalam melayarkan visi dan misi fakultas ini di masa mendatang.(aimd)

Main Menu